
Padamkan Api, Nyalakan Empati
Bantu Warga Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia
Langit akhir-akhir ini berwarna kelabu bahkan jingga dan oranye. Bukan karena musim atau fenomena indah alam, melainkan kebakaran hutan yang besar. Bayangkan saudara kita harus menjalani hari ketika udara di sekitar rumah tak lagi bersih. Asap menyelimuti lingkungan, aktivitas jadi terbatas, dan setiap kali keluar rumah, ada kekhawatiran tentang kesehatan keluarga.
Bukan sehari dua hari saja, sudah berminggu-minggu bahkan hingga hari ini saudara kita di Sumatera dan Kalimantan harus terpaksa menghirup udara yang penuh polusi.
Hutan terbakar, bukan cuma pohon yang terdampak. Ada kehidupan banyak orang yang ikut dipertaruhkan.
Menurut data SiPongi Kementerian Kehutanan, sepanjang Januari hingga Juli 2026, sekitar 202 ribu hektare hutan dan lahan di Indonesia telah terbakar.
Situasinya pun belum sepenuhnya usai. Dalam laporan BNPB per 12 Oktober 2026, masih terdapat 639,23 hektare area kebakaran yang ditangani di enam provinsi prioritas. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah.
Di balik angka-angka itu, ada masyarakat yang harus tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Ada anak-anak, lansia, dan keluarga yang lebih rentan terhadap dampak buruk asap. Ada hewan-hewan yang ada di hutan yang terjebak dan bahkan terbunuh. Belum lagi para petugas dan relawan yang terus berupaya menangani kebakaran di lapangan.
Asap karhutla bukan sekadar mengganggu jarak pandang. Paparannya juga dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Dan ketika kondisi seperti ini berlangsung, saudara-saudara kita membutuhkan lebih dari sekadar perhatian. Mereka membutuhkan uluran tangan kita.
Melalui gerakan Padamkan Api, Nyalakan Empati, Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama para influencer dan komunitas kebaikan mengajak lebih banyak orang untuk ikut membantu masyarakat terdampak karhutla.
Donasi yang terkumpul direncanakan untuk mendukung kebutuhan darurat sesuai hasil asesmen lapangan, meliputi:
Bantuan perlindungan dari paparan asap, berupa masker respirator yang sesuai kebutuhan dan perlengkapan kesehatan dasar.
Paket kebutuhan harian, seperti air minum, makanan, dan kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak.
Dukungan respons kemanusiaan, berupa kebutuhan logistik bagi relawan serta bantuan penanganan darurat sesuai koordinasi tim di lapangan.
Edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat, untuk membantu warga mengurangi risiko paparan asap dan menghadapi dampak karhutla.
Layanan kesehatan pascakebakaran, khususnya pemeriksaan kesehatan dan pendampingan bagi warga yang mengalami keluhan akibat paparan asap.
Pemulihan kehidupan masyarakat, berupa dukungan kebutuhan dasar serta bantuan pemulihan mata pencaharian bagi keluarga yang kehilangan sumber penghasilan akibat kebakaran.
Pemulihan lingkungan terdampak, melalui kegiatan rehabilitasi dan penghijauan pada lokasi yang dinilai sesuai, bekerja sama dengan pihak berwenang dan masyarakat setempat.
Bentuk bantuan dan titik penyaluran akan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas yang telah diverifikasi oleh tim kemanusiaan Dompet Dhuafa.
Sahabat Baik, mungkin kita belum bisa berada langsung di tengah saudara-saudara kita yang terdampak. Tapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu.
Dari tempat kita berada, kita tetap bisa ikut menjaga dan menguatkan mereka.
Yuk, sisihkan sebagian rezeki terbaikmu untuk membantu warga terdampak karhutla.
Tak harus menunggu punya banyak untuk bisa membantu. Karena sekecil apa pun kebaikan yang kita hadirkan, bisa menjadi dukungan yang berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit.
Mari bergerak bersama. Padamkan Api, Nyalakan Empati. ❤️
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik