

Di Chiba, Jepang, ribuan Muslim hidup di tengah keteraturan kota yang maju. Mereka bekerja, belajar, membangun keluarga, dan menjaga iman sekuat yang mereka mampu. Namun, untuk sekadar bersujud dengan tenang, banyak dari mereka masih harus mencari ruang seadanya.


Ada yang shalat di tempat sewaan kecil. Ada yang menunaikan ibadah di apartemen, lorong gedung, bahkan ruang sementara yang sewaktu-waktu bisa hilang. Bukan karena mereka tak ingin memiliki masjid. Tapi karena lahan mahal, akses terbatas, dan komunitas Muslim di sana masih berjuang dengan segala keterbatasan.

Masjid yang hanya mengandalkan kontrakan bisa berhenti kapan saja. Ketika masa sewa berakhir dan pemilik tak lagi memperpanjang, ruang yang dulu menjadi tempat shalat, mengaji, belajar Islam, dan membimbing para mualaf pun tinggal kenangan.
Karena itu, Masjid Al-Muttaqin Chiba ini dihadirkan sebagai ruang aman dan nyaman.

Bukan sekadar bangunan untuk shalat, tetapi rumah iman bagi Muslim di Matsudo, Chiba. Tempat anak-anak belajar Al-Qur’an. Tempat keluarga Muslim berkumpul. Tempat mualaf menemukan bimbingan. Tempat saudara-saudara kita merasa bahwa Islam tidak harus dijalani sendirian.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa membangun masjid karena mengharap wajah Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya bangunan yang semisalnya di surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hari ini, kebaikan kita dari Indonesia bisa menjadi cahaya bagi Muslim di Jepang. Satu wakaf yang ditunaikan, insyaAllah menjadi bagian dari sujud, doa, ilmu, dan hidayah yang terus hidup di Masjid Al-Muttaqin Chiba.
Mari ikut membangun rumah Allah di Negeri Sakura.
Agar tak ada lagi yang harus shalat di ruang sempit dan berpindah-pindah.
Agar anak-anak Muslim punya tempat belajar yang layak.
Agar para mualaf memiliki tempat pulang yang aman dan menenangkan.

Tunaikan wakaf terbaikmu hari ini.
Semoga menjadi pahala jariyah yang terus mengalir kebaikannya 💚
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik