Header Dompet Dhuafa Jatim
60 TAHFIDZ CILIK GEMA AL-QUR’AN DI PLAZA SURABAYA, SEMARAKKAN MAULID NABI

60 TAHFIDZ CILIK GEMA AL-QUR’AN DI PLAZA SURABAYA, SEMARAKKAN MAULID NABI

Surabaya, 23 Agustus 2026 – Sebanyak 60 peserta cilik mengikuti Lomba Tahfidz Surat Pendek yang digelar Setia Edutaiment berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Minggu (23/8), di Plaza Surabaya. Kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ayat-ayat suci melalui perlombaan yang edukatif dan menyenangkan.

Satu per satu peserta tampil penuh keberanian melantunkan surat-surat pendek yang telah mereka hafalkan. Suasana perlombaan terasa hangat dengan tepuk tangan dan dukungan keluarga yang mengiringi setiap penampilan para tahfidz cilik.

Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran “Bang Siddik”, maskot Dompet Dhuafa Jawa Timur. Kehadirannya langsung menyita perhatian anak-anak dan menghadirkan tawa serta keceriaan di sela rangkaian perlombaan.

Kolaborasi Setia Edutaiment dan Dompet Dhuafa Jawa Timur ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan Maulid Nabi semata, tetapi menjadi langkah untuk mendekatkan generasi muda kepada Al-Qur’an sejak dini. Dari panggung kecil di Plaza Surabaya, tumbuh harapan lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an, mengamalkan nilai-nilainya, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: M. Hafiar Baidlowi
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: M. Hafiar Baidlowi

BANTUAN GURU NGAJI PELOSOK NEGERI, APRESIASI KECIL UNTUK DEDIKASI DI PINGGIRAN TRENGGALEK

BANTUAN GURU NGAJI PELOSOK NEGERI, APRESIASI KECIL UNTUK DEDIKASI DI PINGGIRAN TRENGGALEK

Trenggalek, 23 Agustus 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur kembali menyalurkan amanah donatur melalui Program Bantuan Guru Ngaji Pelosok Negeri kepada para guru ngaji di Desa Ngrambingan, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Minggu (23/8). Bantuan ini menjadi bentuk apresiasi atas keteguhan para guru yang terus menjaga pendidikan Al-Qur’an dan ilmu agama di tengah keterbatasan ekonomi serta jauhnya akses wilayah.

Di pelosok Trenggalek, para guru ngaji menjadi penjaga cahaya ilmu bagi generasi desa. Mereka mengajarkan membaca Al-Qur’an, fikih, hingga dasar-dasar pemahaman agama tanpa menjadikan imbalan sebagai alasan utama untuk mengabdi.

Dalam kesehariannya, sebagian besar guru menggantungkan nafkah dari bertani, berkebun, hingga menjadi buruh bangunan. Ketika jadwal mengajar tiba, pekerjaan tersebut harus ditinggalkan sementara agar mereka dapat hadir mendampingi para santri di madrasah.

“Kami di sini mengajar secara bergantian sesuai jadwal yang disusun pengurus. Kalau mendapat jadwal, aktivitas kerja harus kami tinggalkan untuk hadir di madrasah. Meski tidak ada pendapatan, bagi kami ini adalah bentuk pengabdian terhadap perkembangan Islam,” ujar Nur Sokeh, salah satu guru ngaji.

Melalui bantuan ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap amanah para donatur dapat menjadi penyemangat bagi guru-guru ngaji untuk terus menyalakan pendidikan agama hingga ke pelosok negeri. Sebab, dari ruang belajar sederhana dan tangan-tangan yang tulus, tumbuh generasi yang kelak menjaga nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Reporter: Mei Saiful Rohman
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Mei Saiful Rohman