Header Dompet Dhuafa Jatim
DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

ACEH — Dompet Dhuafa berkesempatan melaporkan langsung kinerja penanganan dan pemulihan Aceh pascabencana banjir bandang kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Sejak awal bencana terjadi hingga akhir Januari 2026, berkat kebaikan para donatur, Dompet Dhuafa masih terus melakukan ikhtiar terbaiknya untuk memulihkan kehidupan masyarakat Aceh.

Adapun Rizki Fauzan selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Aceh yang melaporkan sederet respons dan giat Dompet Dhuafa di Aceh kepada Muzakir Manaf. Fauzan dan tim melaporkannya langsung ke tempat Gubernur Aceh berkantor di Banda Aceh, pada Jumat (30/01/2026).

“Sampai hari ini Dompet Dhuafa terus bekerja untuk kemanusiaan di semua aspek pilar kelembagaan,” ungkap Rizki Fauzan.

Menerima laporan Dompet Dhuafa, Muzakir Manaf pun menyampaikan ucapan terima kasih. Ia berharap, ada kolaborasi program pemulihan di bidang UMKM untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat Aceh.

Untuk diketahui, Dompet Dhuafa sudah merespons dan terjun langsung ke beberapa lokasi terjadinya bencana sejak awal bencana terjadi. Dompet Dhuafa menerjunkan tim relawan dengan peralatan kesiapsiagaan, seperti perahu karet, mobil taktis, ambulans, kendaraan roda dua, dengan APD lengkap untuk semua tim.

Kini setelah kondisi berangsur membaik, Dompet Dhuafa fokus pada program pemulihan pascabencana, salah satunya adalah pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di lokasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah atau petugas lokal yang berwenang.

Pada tahap awal, Dompet Dhuafa menargetkan bisa membangun hingga 300 unit Rumtara di Aceh yang dilengkapi dengan fasilitas MCK dan listrik. Dompet Dhuafa mengikhtiarkan untuk membangun 1.000 Rumtara yang tersebar mulai dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa juga melakukan renovasi beberapa sekolah negeri dan madrasah, seperti SDN 03 Meurah Dua Pidie Jaya, MIN 01, dan MIN 04 Pidie Jaya. Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa memperbaiki dan memberikan suplai kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan untuk Polindes di Meunasah Mancang, Pidie Jaya serta aktivasi 20 unit Posyandu dan fasilitasnya.

Di bidang ekonomi, Dompet Dhuafa sudah melakukan pemetaan kebutuhan UMKM dan pasar tradisional yang harus dibantu, salah satunya dengan bantuan pemodalan atau yang biasa kami sebut sebagai Cash for Work.

Di samping program-program pemulihan, Dompet Dhuafa juga terus menjalankan penanganan kebutuhan dasar para penyintas, seperti sembako, minyak, dan sebagainya.

“Laporan per 28 Januari 2026, terdapat total 77.095 penerima manfaat di Aceh yang telah menerima berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang disalurkan secara bertahap dan menyeluruh dari Dompet Dhuafa,” ungkap Rizki Fauzan.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai bidang kebutuhan dasar dan pemulihan, antara lain dapur umum yang menjangkau 34.294 jiwa, distribusi sembako untuk 4.100 jiwa, serta layanan kesehatan bagi 3.460 jiwa. Selain itu, terdapat makanan siap santap bagi 5.980 jiwa, distribusi logistik pangan untuk 8.290 jiwa, dan pos hangat yang melayani 5.662 jiwa.

Layanan pendukung lainnya meliputi kebutuhan Ibu dan Anak untuk 1.126 jiwa, hygiene kit bagi 940 jiwa, Pos WiFi dan Charger untuk 1.532 jiwa, Corner Gizi bagi 1.302 jiwa, serta dukungan psikososial (Psychological First Aid) kepada 2.904 jiwa. Upaya pemulihan lingkungan dan kesehatan juga dilakukan melalui distribusi air bersih untuk 877 jiwa, kesehatan reproduksi bagi 1.074 jiwa, aksi bersih yang melibatkan 1.097 jiwa, hingga fogging untuk 200 jiwa.

Di sektor pendidikan dan pemberdayaan, bantuan mencakup Sekolah Ceria bagi 458 jiwa, School Kit untuk 305 jiwa, layanan vokasi bagi 190 jiwa, serta Rumtara sebanyak 180 pintu. Layanan-layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar, kesehatan, perlindungan, dan pemulihan penyintas secara menyeluruh.

Adapun program aksi kemanusiaan ini menjangkau wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya, serta Kota Langsa, Lhokseumawe, dan Subulussalam.

Semoga pertemuan ini meningkatkan kolaborasi dan transparansi pemulihan Aceh hingga kondisi yang jauh lebih baik. Di mana masyarakat mampu dengan mandiri dan gagah menghadap masa depan yang lebih baik. (Dompet Dhuafa)

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

Pasuruan, 29 Januari 2026 – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan. Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama PT PLN Indonesia Power UBP Grati dan BPBD Kabupaten Pasuruan menggelar Penyuluhan dan Peningkatan Kewaspadaan Bencana Puting Beliung, Tanah Longsor, dan Kebakaran Lahan Lereng Gunung di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1) ini melibatkan 35 personel relawan kebencanaan Desa Jatiarjo sebagai garda terdepan mitigasi bencana di wilayah rawan lereng gunung.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan dan sambutan dari para pihak. Haryo Penangsang, Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Grati, menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini. “Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang baik dan kesiapan menghadapi potensi bencana di Desa Jatiarjo. Bencana tidak bisa diprediksi, tapi dampaknya bisa diminimalkan jika kita siap,” ujarnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Moch. Rizzqi Aladib, menambahkan bahwa langkah mitigasi adalah investasi kemanusiaan jangka panjang. “Banyak yang terlihat heroik saat respons bencana, tapi Indonesia Power justru memikirkan mitigasi. Ini keren, karena kesiapsiagaan bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tegasnya.

Materi inti disampaikan oleh BPBD Kabupaten Pasuruan melalui edukasi ancaman dan mitigasi bencana, dilanjutkan dengan penguatan manajemen komunikasi kebencanaan. Peserta kemudian mengikuti simulasi komunikasi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memastikan koordinasi berjalan efektif saat kondisi krisis. Kegiatan ditutup dengan penyaluran paket alat kebencanaan berupa masker respirator, kacamata keselamatan, jet shooter pemadam, serta seragam relawan.

Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana melalui penguatan kapasitas masyarakat, dukungan lintas sektor, serta perbaikan lingkungan. Harapannya, relawan Desa Jatiarjo mampu menjadi penggerak utama desa tangguh bencana yang siap bertahan dan bangkit menghadapi ancaman bencana berulang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

PT DONGGI SENORO LNG DAN DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN SCHOOL KIT DAN HYGIENE KIT UNTUK PENYINTAS ERUPSI SEMERU

PT DONGGI SENORO LNG DAN DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN SCHOOL KIT DAN HYGIENE KIT UNTUK PENYINTAS ERUPSI SEMERU

Lumajang, 6 Desember 2025 – Sebanyak 103 paket school kit dan 75 hygiene kit disalurkan kepada 178 penyintas erupsi Gunung Semeru pada kegiatan Bantuan School Kit untuk Sekolah Darurat dan Hygiene Kit yang digelar di Sekolah Darurat SDN Supiturang 02 serta Hunian Tetap (HUNTAP) Sumber Mujur. Program ini terlaksana berkat kolaborasi PT Donggi Senoro LNG, Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Tim Reaksi Cepat (TRC) KAHMI Lumajang sebagai bentuk respons atas kebutuhan pendidikan darurat dan kebersihan diri para penyintas.

Kehadiran tim di lokasi membawa energi baru bagi anak-anak SDN Supiturang 02 melalui sesi motivasi ceria sebelum pembagian school kit dilakukan. Dalam sambutannya, Pradipta Sidi, Manager External Relation PT Donggi Senoro LNG, menyampaikan empati mendalam kepada warga terdampak. “Kami bersimpati yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Kami datang membawa sedikit bantuan, semoga dapat meringankan beban masyarakat. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan kita. Kami berdoa semoga situasi kembali pulih dan masyarakat dapat bangkit lebih kuat lagi,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh P. Haryono, S.Pd, perwakilan guru SDN Supiturang 02, yang menegaskan bahwa bantuan ini menjadi dukungan berarti dalam keberlanjutan pembelajaran di masa darurat. Setelah penyaluran school kit, kegiatan berlanjut dengan seremonial dan ramah tamah bersama penyintas di HUNTAP Sumber Mujur, kemudian dilanjutkan distribusi hygiene kit yang sangat dibutuhkan keluarga terdampak.

Melalui intervensi ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur dan PT Donggi Senoro LNG berupaya menghadirkan kembali harapan bagi penyintas—memastikan anak-anak tetap dapat belajar dan keluarga tetap menjaga kebersihan diri di tengah masa pemulihan. Harapannya, bantuan ini mampu mempercepat proses bangkitnya para penyintas menuju kehidupan yang lebih baik.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

SIMULASI TRIAGE BENCANA TSUNAMI DI PANTAI MARTAJASAH, BANGKALAN: DOMPET DHUAFA JATIM BERKOLABORASI DENGAN UNIVERSITAS NHM TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

SIMULASI TRIAGE BENCANA TSUNAMI DI PANTAI MARTAJASAH, BANGKALAN: DOMPET DHUAFA JATIM BERKOLABORASI DENGAN UNIVERSITAS NHM TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

Bangkalan, Madura, 19 November 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana, Dompet Dhuafa Jawa Timur (DD Jatim) berkolaborasi dengan Universitas Noor Huda Mustofa (NHM) menggelar simulasi triage bencana tsunami di kawasan wisata Pantai Martajasah, Bangkalan, Madura, pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 142 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kloter, memungkinkan simulasi berjalan dengan efektif, terstruktur, dan realistis.

Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa tentang penanganan bencana dengan korban massal. Para peserta dilatih dalam berbagai tahapan kritis, termasuk triage atau seleksi korban, evakuasi, serta penanganan medis awal. Melalui simulasi ini, mahasiswa diajarkan bagaimana mengidentifikasi korban yang membutuhkan perawatan segera, serta teknik evakuasi yang tepat untuk menyelamatkan nyawa.

Dompet Dhuafa Jatim berperan sebagai pendamping dalam kegiatan ini, memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa mengenai prosedur penanganan bencana yang efektif. Tim relawan Dompet Dhuafa turut berbagi pengetahuan mengenai koordinasi yang baik antar lembaga kemanusiaan dalam situasi darurat, serta pentingnya kerjasama tim dan komunikasi yang efisien.

“Simulasi triage ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Kami berharap, mahasiswa yang terlibat bisa menerapkan keterampilan ini langsung di lapangan, serta memiliki kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi bencana nyata,” ujar salah satu perwakilan Dompet Dhuafa Jatim.

Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah Jawa Timur. Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi bencana yang sebenarnya. Ke depan, DD Jatim dan Universitas NHM berencana untuk memperluas program pelatihan ini, sehingga lebih banyak mahasiswa yang siap terlibat dalam penanggulangan bencana.

Simulasi ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah daerah dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana. Dengan adanya kolaborasi yang solid, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat, efisien, dan efektif.

Reporter: Agus Triabudi Waloyo
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

DOMPET DHUAFA JATIM HADIR DALAM PROGRAM “SURABAYA BEBAS SAMPAH POPOK DAN PEMBALUT” DI PUSKESMAS TAMBAKREJO

DOMPET DHUAFA JATIM HADIR DALAM PROGRAM “SURABAYA BEBAS SAMPAH POPOK DAN PEMBALUT” DI PUSKESMAS TAMBAKREJO

Surabaya, 14 November 2025 — Hari ini Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam kegiatan edukasi Program “Surabaya Bebas Sampah Popok dan Pembalut” yang diselenggarakan oleh BUMBI (PT Cinta Segara Indonesia) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya. Kegiatan berlangsung di Puskesmas Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, dengan melibatkan puluhan ibu dan balita dari wilayah Tambaksari.

Pada pelaksanaan tahap awal ini, program memberikan dukungan kepada 40 keluarga, khususnya ibu dengan anak usia 0–3 tahun dari kalangan menengah ke bawah. Peserta mendapatkan edukasi mengenai penggunaan produk pakai ulang sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi sampah popok dan pembalut yang sulit terurai.

Melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa dan Wahana Visi Indonesia, kegiatan ini tidak hanya menekankan perubahan perilaku konsumsi, tetapi juga membuka peluang dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat. Penggunaan popok pakai ulang dinilai dapat menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Perwakilan Dompet Dhuafa turut menghadiri kegiatan sekaligus memberikan sambutan, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas untuk mengurangi sampah non-organik di Surabaya.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal perluasan edukasi dan pendampingan masyarakat dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan serta menjaga kualitas lingkungan di kawasan perkotaan.

Reporter: Agus Triabudi Waloyo
Editor: Agus Triabudi Waloyo
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

Tata Bahasa diolah oleh AI

AKSI LAYANAN SEHAT LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) DAN DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN PEMERIKSAAN GRATIS UNTUK 450 WARGA DI TIGA KABUPATEN (PACITAN, PONOROGO, DAN MADIUN).

AKSI LAYANAN SEHAT LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) DAN DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN PEMERIKSAAN GRATIS UNTUK 450 WARGA DI TIGA KABUPATEN (PACITAN, PONOROGO, DAN MADIUN).

Pacitan, Ponorogo, Madiun, 11-13 November 2025 – Aksi Layanan Sehat berhasil digelar pada 11–13 November 2025 oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menyasar tiga titik layanan di Pacitan, Ponorogo, dan Madiun. Program ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 450 warga, terutama di wilayah pedesaan yang akses kesehatannya terbatas. Kolaborasi ini terlaksana untuk memperluas edukasi kesehatan, memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan, serta memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat pelosok.

Gelaran pertama dilaksanakan di Masjid Al-Birr, Pringkuku, Pacitan, lalu berlanjut di Balai Desa Wates, Ponorogo, dan ditutup di Aula Kantor Desa Randualas, Kare, Madiun. Di setiap lokasi, masyarakat disambut dengan rangkaian layanan seperti cek kesehatan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, pemberian obat, serta pembagian nutrisi seperti susu, telur, dan buah-buahan. Suasana hangat terasa karena banyak warga lanjut usia yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksa kesehatan mereka secara lengkap.

Bambang Samsul Hidayat, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, menekankan pentingnya kehadiran layanan ini. Ia menyatakan bahwa Aksi Layanan Sehat merupakan bentuk nyata kepedulian LPS, bukan hanya melalui edukasi perbankan tetapi juga melalui pemerataan layanan kesehatan hingga wilayah sulit dijangkau. “Aksi Layanan Sehat ini merupakan bentuk wujud kepedulian sosial Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kepada masyarakat, kita banyak melakukan kegiatan edukasi & sosialisasi tapi juga merupakan tanggung jawab kami juga. Yang paling utama adalah membantu menjaga kesehatan masyarakat, pemerataan pemeriksaan tidak hanya tidak kota kota besar saja, tapi di kota kota yang menantang secara jangkauannya. Tujuan lainnya adalah melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan selain itu juga pada tahun 2028 LPS juga akan menjamin polis asuransi. Ujungnya nanti bisa membantu meningkatkan sistem stablitias keuangan,” ujarnya.

Miftahul Huda, perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menambahkan bahwa kolaborasi ini membuka ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Tentunya diharapkan aksi layanan kesehatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya kesehatan.”. Sumaryono, Kepala Dusun Gumulharjo Pacitan, menyampaikan rasa terima kasih karena kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan warganya. Hal senada juga diungkapkan Heru Edi Suyanto, Sekretaris Desa Wates Ponorogo, dan Suratno, Kasi Kesra Desa Randualas Madiun, yang menyebut aksi ini membantu warga lanjut usia mendapatkan layanan kesehatan yang biasanya sulit diakses.

Perjalanan tim tidak tanpa hambatan. Akses menuju daerah pelosok serta cuaca yang tidak menentu sempat menghambat distribusi logistik. Namun seluruh tantangan berhasil diatasi berkat koordinasi lintas tim dan dukungan masyarakat setempat.

Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi hadirnya layanan-layanan kesehatan serupa di wilayah lain, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga sosial dan institusi keuangan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

DOMPET DHUAFA JATIM DAN YWIB TANAM BIBIT KEBAIKAN LEWAT PROGRAM BUDIDAYA WORTEL DI PUJON

DOMPET DHUAFA JATIM DAN YWIB TANAM BIBIT KEBAIKAN LEWAT PROGRAM BUDIDAYA WORTEL DI PUJON

Malang, 13 Oktober 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) dan Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder resmi melaksanakan kegiatan Turun Tanam Program Budidaya Wortel di kawasan Bumi Maringi Peni, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Program yang melibatkan 200 penerima manfaat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pertanian produktif yang berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Dompet Dhuafa Jatim dalam mengembangkan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Di lahan seluas satu hektar, penanaman benih wortel dilakukan secara gotong royong oleh petani, relawan, dan perwakilan lembaga mitra. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari Ketua Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder, perwakilan Dompet Dhuafa Jatim, doa bersama, serta simbolis penyerahan Good Collaboration (GC) dari pihak DD Jatim, YWIB, dan masyarakat.

Amin Wahyudi, Ketua Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder, menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif ini. “Saya sangat bersyukur dengan hadirnya Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya dalam program Budidaya Wortel di Bumi Maringi Peni. Program ini mendukung kami meningkatkan kesejahteraan sosial melalui kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Nantinya, keuntungan dari hasil penjualan wortel akan digunakan untuk pembangunan masjid, perbaikan sarana desa, dan kegiatan sosial lainnya,” ungkapnya.

Turun tanam ini menjadi simbol awal dari semangat kolaborasi dan pemberdayaan yang menumbuhkan harapan. Masyarakat Desa Tawangsari berharap hasil panen wortel dapat melimpah dengan harga jual yang baik, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi warga dan menjadikan desa lebih sejahtera.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Tata Bahasa diolah oleh AI

YES DAY OUT “JUMBO”: REMAJA BELAJAR MANDIRI, BERANI, DAN OPTIMIS JAGA KESEHATAN MENTAL

YES DAY OUT “JUMBO”: REMAJA BELAJAR MANDIRI, BERANI, DAN OPTIMIS JAGA KESEHATAN MENTAL

Surabaya, 12 Oktober 2025 – Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan YES Day Out bertema “JUMBO” (Jembatan edUkasi Mandiri, Berani, dan Optimis) yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur di Warung Gratis Surabaya. Kegiatan yang digelar pada Minggu (12/10) ini berkolaborasi dengan GREAT Edunesia, Klinik Psikologi Kusuma, dan Warung Gratis Surabaya. Acara ini menjadi wadah edukasi bagi remaja untuk memahami pentingnya kesehatan mental sekaligus memperkenalkan program beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship).

Kegiatan dibuka dengan sesi fun games yang mencairkan suasana, kemudian dilanjutkan dengan materi interaktif mengenai kesehatan mental bersama psikolog dari Klinik Psikologi Kusuma. Sesi diskusi berlangsung hangat, di mana para peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Agenda kemudian berlanjut pada sosialisasi program beasiswa YES yang diselingi ice breaking dan permainan seru, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama penuh kebersamaan.

Indraqila Sabira Almas, salah satu penerima manfaat program YES, menyampaikan, “Saya merasa jadi lebih mengenal apa itu kesehatan mental, apa dampaknya, dan bagaimana cara mengatasinya.” Sementara itu, narasumber Annisa Zaenab mengungkapkan kesannya, “Alhamdulillah, kegiatannya berkesan banget. Komunikasinya dua arah, peserta semangat, panitia ramah dan sigap. Semoga kegiatan seperti ini terus menebar manfaat.”

Meskipun sempat menghadapi tantangan perubahan lokasi yang cukup jauh dari rencana awal, semangat peserta dan panitia tetap terjaga hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap remaja dapat semakin peduli terhadap kesehatan mentalnya, menjaga keseimbangan emosi, serta fokus mengembangkan potensi diri menuju masa depan yang lebih optimis.

Reporter: Yunida Mustarini
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Yunida Mustarini

Tata Bahasa diolah oleh AI

EDUKASI PERLINDUNGAN DIRI SEJAK DINI, JIWANGGA BATCH 2 TANAMKAN NILAI “AKU BERHARGA, AKU TERJAGA” DI SURABAYA

EDUKASI PERLINDUNGAN DIRI SEJAK DINI, JIWANGGA BATCH 2 TANAMKAN NILAI “AKU BERHARGA, AKU TERJAGA” DI SURABAYA

Surabaya, 11 Oktober 2025 – Sebanyak 18 anak mengikuti kegiatan edukatif Jiwangga Batch 2 bertajuk “Aku Berharga, Aku Terjaga” yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur di Majlis Ta’lim Ar-Rosyid, Surabaya, Sabtu (11/10). Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman pentingnya menjaga diri dan mengenali batasan tubuh sejak dini agar anak-anak mampu melindungi diri dari potensi kekerasan maupun pelecehan.

Suasana hangat terasa sejak pembukaan acara yang diawali dengan doa bersama dan perkenalan ringan. Melalui metode interaktif seperti permainan kartu warna, sticky notes games, serta sesi tanya jawab ringan, anak-anak diajak mengenal bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Peningkatan pemahaman terlihat jelas saat sesi post-test, di mana hampir seluruh peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan menunjukkan keberanian untuk berbicara tentang batasan tubuh mereka.

Salah satu pengajar, Ustadzah Dilla dari TPQ Majelis Ta’lim Ar-Rosyid, menyampaikan kesannya, “Ilmu yang diberikan sangat menarik dan penting untuk anak usia dini ini serta sangat bermanfaat. Pesannya, semoga Jiwangga bisa terus berbagi lebih banyak lagi dan membawa manfaat, tidak hanya untuk anak-anak kecil tapi juga orang dewasa.”

Meskipun sempat mengalami kendala karena adanya warga sekitar yang berduka sehingga kegiatan harus dilaksanakan tanpa mikrofon dan sebagian peserta izin pulang lebih awal, panitia tetap melanjutkan dengan penuh semangat. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat, pembagian hadiah, dan foto bersama yang menandai selesainya kegiatan edukatif penuh makna ini.

Program Jiwangga menjadi komitmen Dompet Dhuafa Jawa Timur dalam membangun kesadaran anak tentang perlindungan diri melalui pendekatan yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai usia. Harapannya, ilmu yang ditanamkan dapat memperkuat karakter anak untuk menghargai diri sendiri serta menularkan pesan perlindungan diri ke lingkungan sekitar.

Reporter: Tim Jiwangga
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Tim Jiwangga

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM AMBIL ANDIL PEMBANGUNAN MASJID IMAM ASHATHIBI UNTUK MASYARAKAT JATISARI

DOMPET DHUAFA JATIM AMBIL ANDIL PEMBANGUNAN MASJID IMAM ASHATHIBI UNTUK MASYARAKAT JATISARI

Madiun, Kamis 25 September 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan program Bantuan Pembangunan Masjid untuk masyarakat Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Bantuan ini difokuskan pada pembangunan Masjid Imam Ashathibi yang berdiri di kawasan Komplek Lapangan, area yang kini berkembang menjadi pusat keramaian desa. Kehadiran masjid dipandang penting sebagai penyeimbang aktivitas sosial-ekonomi dengan nilai-nilai keimanan masyarakat setempat.

Masjid Imam Ashathibi dirancang bukan sekadar tempat ibadah. Fungsinya akan diperluas menjadi pusat kajian keagamaan, taman pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, serta wadah pembinaan remaja dan masyarakat. Dengan hadirnya masjid, warga Jatisari diharapkan memiliki pusat persatuan, ruang untuk bernaung dalam kegiatan sosial, dan mercusuar kebaikan yang akan membimbing generasi mendatang.

Dompet Dhuafa Jawa Timur menegaskan bahwa pembangunan masjid merupakan amal jariyah, yang pahalanya akan terus mengalir tanpa henti. Dukungan para donatur dan mitra kebaikan memungkinkan realisasi bantuan ini, sehingga masyarakat dapat segera memiliki rumah Allah yang representatif di tengah kawasan baru mereka.

“Semoga Masjid Imam Ashathibi menjadi cahaya iman, ilmu, dan persaudaraan bagi warga Desa Jatisari. Kehadirannya diharapkan memperkuat semangat masyarakat untuk beribadah, belajar, serta menebar manfaat di sekitar mereka,” demikian harapan yang disampaikan dalam penyaluran program ini.

Reporter: Benny WIjaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Benny WIjaya

Tata Bahasa diolah oleh AI