Pacitan, 26 Juli 2026 – Relawan Tirtalestari, program pengembangan sumber mata air berbasis masyarakat binaan Dompet Dhuafa, bersama PT Pertamina Madiun menyalurkan 6.000 liter air bersih pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, kepada 25 kepala keluarga atau sekitar 75 jiwa di Dusun Kalitengah, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Bantuan didistribusikan bertahap oleh enam relawan untuk menjawab krisis akibat kemarau panjang yang mengeringkan sumber air dangkal warga.
Di tengah jalur pegunungan yang terjal, armada pembawa air menembus medan demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Mayoritas penerima manfaat merupakan petani tradisional dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah yang bergantung pada sumber air di sekitar permukiman.
“Kondisi di lapangan cukup menantang karena topografi pegunungan dan jalan yang terjal, tetapi kebutuhan warga akan air bersih menjadi prioritas utama kami,” ujar Muhammad Nurromdhoni, perwakilan relawan Tirtalestari.
Kedatangan air bersih disambut haru dan syukur. Bagi warga, setiap tetes menjadi penyambung asa untuk memasak, minum, dan menjalani kehidupan di tengah kemarau. Berdasarkan pendataan relawan, sedikitnya 12 titik rawan kekeringan di Pacitan masih membutuhkan bantuan darurat selama musim kemarau 2026.
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat, perusahaan, komunitas, dan berbagai pihak memperkuat kolaborasi agar distribusi air bersih terus berlangsung dan menjangkau lebih banyak keluarga di wilayah pegunungan.
Reporter: Benny Wijaya, Relawan Tirtalestari
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Relawan Tirtalestari