Header Dompet Dhuafa Jatim
KASIH IBU WIJAYANING: BERTAHAN MESKI DIDERA SAKIT DEMI ANAK TERCINTA

KASIH IBU WIJAYANING: BERTAHAN MESKI DIDERA SAKIT DEMI ANAK TERCINTA

Surabaya, Rabu 24 September 2025 – Di usia 63 tahun, Ibu Wijayaning harus menanggung ujian hidup yang begitu berat. Tubuhnya ringkih oleh deretan penyakit: HNP stadium 4, pelebaran aorta jantung, asam lambung kronis, hingga katarak yang makin mengaburkan penglihatannya. Namun derita itu belum cukup, karena satu-satunya anak yang ia miliki juga divonis mengidap hipertiroid, membuat sang anak kerap lemas dan sulit beraktivitas.

Meski demikian, cinta seorang ibu tidak pernah luntur. Wijayaning tetap memilih berdiri tegak, menjadi sandaran utama bagi anaknya. Dengan tubuh penuh rasa nyeri, ia tetap menyiapkan makanan, mendampingi pengobatan, dan merawat sang anak dengan penuh kesabaran. Setiap kali sakit punggung menyerang, ia memilih menahan demi melihat anaknya makan dengan tenang.

Hidup mereka dijalani dengan penuh keterbatasan. Namun, di balik segala kesulitan itu, terpancar keteguhan hati seorang ibu yang tak kenal lelah. Bagi Wijayaning, setiap hari adalah pertarungan ganda: melawan penyakitnya sendiri sekaligus menjaga semangat anaknya. Kasih sayang menjadi kekuatan yang tidak pernah padam, lebih besar dari segala rasa sakit yang menghimpit.

Reporter: Miftahul Huda
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Miftahul Huda

Tata Bahasa diolah oleh AI

RUMAH SINGGAH DOMPET DHUAFA JATIM JADI PENOPANG HARAPAN KAYESA MELAWAN TUMOR OTAK

RUMAH SINGGAH DOMPET DHUAFA JATIM JADI PENOPANG HARAPAN KAYESA MELAWAN TUMOR OTAK

Surabaya, 23 September 2025 — Kayesa, balita berusia lima tahun, harus menghadapi ujian berat dalam hidupnya. Usai mengalami insiden jatuh pada April lalu, ia diduga menderita tumor otak dengan gejala menyerupai stroke dini. Kondisinya kian memburuk, hingga menyulitkannya berbicara, bergerak, bahkan membuat emosinya lebih sensitif. Di tengah perjuangan pengobatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, keluarga Kayesa mendapatkan bantuan dari Program Rumah Singgah Pasien Dompet Dhuafa Jawa Timur, yang memberikan fasilitas tempat tinggal, makanan, hingga transportasi secara gratis.

Kehadiran rumah singgah ini menjadi oase di tengah beban keluarga. “Rumah Singgah Dompet Dhuafa Jawa Timur ini benar-benar membantu kami. Setidaknya kami tidak lagi memikirkan biaya tempat tinggal dan transportasi,” tutur ibu Kayesa dengan mata berkaca-kaca. Meski masih harus menunggu hasil MRI dan kontrol lanjutan di Lamongan, ia bersyukur sudah ada perkembangan kecil setelah opname tujuh hari.

Di sela kesedihan, sang ibu tak lupa menyampaikan rasa terima kasih. “Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur Dompet Dhuafa Jawa Timur yang sudah membantu kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan mereka dengan kesehatan, rezeki yang berkah, dan kebahagiaan di dunia dan akhirat,” ucapnya lirih.

Perjuangan Kayesa masih panjang, tetapi kehadiran Rumah Singgah Pasien Dompet Dhuafa Jawa Timur memberi harapan baru. Program ini bukan hanya sekadar menyediakan atap, tetapi juga menghadirkan kekuatan dan semangat untuk bertahan. Dukungan masyarakat dan kepedulian para donatur menjadi pelita yang menyinari langkah keluarga kecil ini dalam menghadapi cobaan berat.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Rini Karistijani
Fotografer: Rini Karistijani

Tata Bahasa diolah oleh AI

PAK JOKO, PENJUAL TEMPE DAN PENCARI ROMBENG YANG TAK PERNAH LELAH DEMI PENDIDIKAN ANAK

PAK JOKO, PENJUAL TEMPE DAN PENCARI ROMBENG YANG TAK PERNAH LELAH DEMI PENDIDIKAN ANAK

Surabaya, 23 September 2025 – Demi memastikan anak-anaknya tetap bisa mengenyam pendidikan, Pak Joko, seorang warga sederhana, setiap hari berjuang dengan menjalani dua pekerjaan sekaligus. Sejak pukul 05.00 WIB, ia berkeliling kampung dan pasar menjajakan tempe dengan gerobak sederhana. Dari hasil itu, ia mampu memperoleh sekitar Rp60.000 per hari. Siang harinya, saat sebagian orang beristirahat, ia beralih menjadi pemulung barang rombeng—mulai botol, kardus, hingga besi tua—yang menambah penghasilan sekitar Rp20.000. Semua jerih payah itu dilakukan di Surabaya, dengan satu tujuan: menyekolahkan anak-anaknya agar meraih masa depan yang lebih baik.

Perjuangan Pak Joko adalah cermin nyata betapa kuatnya kasih seorang ayah. Ia sadar tidak mampu meninggalkan warisan berupa harta melimpah. Namun keyakinannya bulat bahwa pendidikan adalah kunci pemutus rantai kesulitan. “Saya hanya ingin anak-anak saya sekolah setinggi-tingginya. Biar mereka tidak merasakan beratnya hidup seperti saya,” ujarnya penuh harap.

Di balik senyum lelahnya, tersimpan doa yang tak pernah putus. Setiap langkah dan rupiah yang ia hasilkan diniatkan sebagai jalan menuju kebahagiaan anak-anak di masa depan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah hak semua anak, sekaligus menjadi alasan mengapa perjuangan sekecil apa pun layak dimuliakan.

Reporter: Miftahul Huda
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Miftahul Huda

Tata Bahasa diolah oleh AI

KETIKA HELAAN NAPAS MENJADI PERJUANGAN, SEMANGAT VINDY TAK PERNAH PADAM

KETIKA HELAAN NAPAS MENJADI PERJUANGAN, SEMANGAT VINDY TAK PERNAH PADAM

Surabaya, 10 September 2025 – Vindy (22), seorang pejuang skoliosis dari Tuban, menemukan asa baru di Rumah Singgah Pasien Dompet Dhuafa (DD) Jatim saat berjuang melawan penyakitnya di Surabaya. Sejak terdiagnosis pada tahun 2020, Vindy yang menderita sesak napas dan nyeri hebat membutuhkan pengobatan jangka panjang, di mana program kemanusiaan ini hadir menyediakan akomodasi dan dukungan penuh bagi pasien kurang mampu dari luar kota agar dapat fokus pada proses penyembuhan menjelang tindakan operasi.

Di usianya yang masih muda, Vindy harus memikul beban yang tak terlihat namun begitu berat. Skoliosis yang menggerogoti tulang punggungnya sejak lima tahun silam perlahan merenggut kebebasannya, memaksanya bertarung dengan setiap helaan napas yang menyakitkan. Namun, gadis tangguh ini menolak menyerah. Ditemani bibinya yang setia, ia menjejakkan kaki di Kota Pahlawan, membawa sebongkah harapan untuk pulih dan hidup normal kembali.

Perjuangannya terwujud dalam rutinitas bolak-balik ke rumah sakit; dua kali sepekan untuk kontrol umum dan sebulan sekali untuk pemeriksaan tulang. Di tengah ketidakpastian itu, Rumah Singgah DD Jatim menjadi dermaga amannya. “Program ini benar-benar menolong kami yang tidak mampu, sangat meringankan beban. Saya bersyukur sekali,” ungkap Vindy dengan tulus. Baginya, tempat ini bukan sekadar bangunan, melainkan rumah yang memompa semangat dan mempertemukannya dengan sesama pejuang kesehatan.

Kini, hitung mundur menuju hari operasi besar dalam tiga hingga empat bulan ke depan telah dimulai. Dukungan dari para donatur yang terwujud dalam program Rumah Singgah Pasien menjadi bahan bakar bagi perjuangan Vindy. Harapannya sederhana, yaitu kembali sehat dan bisa bernapas lega tanpa rasa sakit yang selama ini membelenggunya.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Rini Karistijani
Fotografer: Rini Karistijani

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR LOMBA TAHFIDZ ANAK PERINGATI MAULID NABI DI CIPLAZ SIDOARJO

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR LOMBA TAHFIDZ ANAK PERINGATI MAULID NABI DI CIPLAZ SIDOARJO

Sidoarjo, 21 September 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jatim, Biolysin, Morinaga Chilgo, Egoji, Ciplaz Mall Sidoarjo, Ramayana, dan Cimory sukses menggelar Event Anak DDJatim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Acara yang berlangsung di lantai 3 Ciplaz Mall Sidoarjo ini diikuti lebih dari 40 peserta anak dan menghadirkan suasana meriah sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Kompetisi tahfidz surah pendek dibagi dalam dua kategori. Kategori A untuk usia 5–7 tahun dengan pilihan surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Sementara kategori B untuk usia 8–11 tahun dengan pilihan surah Al-Kafirun, An-Nasr, Al-Lahab, dan Al-Ma’un. Antusiasme peserta terlihat jelas, terlebih ketika Bang Sidiq menemani anak-anak berkeliling di sekitar venue, membuat suasana semakin akrab dan penuh keceriaan.

Perwakilan Dompet Dhuafa Jatim, Hafiar, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya lomba, melainkan sarana pembinaan sejak dini. “Acara ini kami hadirkan untuk mengenalkan sosok Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sekaligus menumbuhkan kedekatan adik-adik dengan Al-Qur’an. Harapannya, nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah dan hikmah dalam Al-Qur’an dapat menjadi bekal mereka kelak sebagai penerus bangsa yang berkarakter,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba pada pukul 15.00 WIB yang disambut gembira oleh peserta dan orang tua. Event Anak DDJatim ini diharapkan terus menjadi wadah pembentukan generasi muslim cilik yang cinta Rasulullah, dekat dengan Al-Qur’an, dan mampu menghadirkan cahaya kebaikan bagi masyarakat luas.

Reporter: Edo Setiawan
Editor: Edo Setiawan
Fotografer: Edo Setiawan

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA EDUKASI 50 WARGA SONOWANGI TENTANG PEMADAMAN API KECIL

DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA EDUKASI 50 WARGA SONOWANGI TENTANG PEMADAMAN API KECIL

Malang, 15 September 2025 – Sebanyak 50 warga Desa Sonowangi, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, mengikuti Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Pemadaman Api Kecil yang digelar Dompet Dhuafa Jawa Timur berkolaborasi dengan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pada Senin (15/9). Kegiatan ini hadir sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran rumah tangga, khususnya akibat kebocoran gas elpiji yang kerap memicu kepanikan.

Pelatihan berlangsung di Kantor Desa Sonowangi dan mendapatkan sambutan hangat dari warga. Yudiono, Lurah Sonowangi, menyampaikan apresiasinya, “Terima kasih atas kehadiran Dompet Dhuafa Jatim dan DMC Dompet Dhuafa. Edukasi ini sangat penting karena banyak warga yang kebingungan ketika menghadapi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh gas elpiji. Antusiasme warga membuktikan pelatihan ini sangat dibutuhkan.”

Rangkaian acara dimulai dengan materi edukasi dari Achmad Luqman, perwakilan DMC Dompet Dhuafa, yang memberikan pemahaman teori terkait sumber dan potensi kebakaran di lingkungan masyarakat. Dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa pelatihan pemadaman api kecil menggunakan alat sederhana. Meski sempat tertunda sejenak akibat hujan, semangat warga tetap membara untuk mempelajari teknik penanganan kebakaran dengan tepat dan cepat.

Kegiatan ini bertujuan agar warga mampu mengendalikan api kecil tanpa panik, sehingga dapat mencegah kebakaran meluas. Harapannya, masyarakat Desa Sonowangi semakin siap siaga dan saling bahu-membahu dalam menghadapi risiko kebakaran di lingkungan sekitar.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA HADIRKAN POS HANGAT DI JAMBORE FPRB JATIM, LAYANI 2.000 PENERIMA MANFAAT DI BANYUWANGI

DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA HADIRKAN POS HANGAT DI JAMBORE FPRB JATIM, LAYANI 2.000 PENERIMA MANFAAT DI BANYUWANGI

Banyuwangi, 12–14 September 2025 – Dompet Dhuafa Jatim bersama Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menghadirkan Pos Hangat pada Jambore Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Timur yang berlangsung di Pantai Grand Watudodol, Banyuwangi. Selama tiga hari kegiatan, Pos Hangat Dompet Dhuafa melayani kebutuhan dasar berupa minuman hangat dan makanan ringan untuk sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari relawan, masyarakat, serta pemangku kebijakan. Kehadiran pos ini menjadi upaya nyata mendukung semangat kebersamaan dalam pengurangan risiko bencana.

Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ina Ammania, anggota DPR RI, menyampaikan, “Saya mengapresiasi hadirnya Dompet Dhuafa di tengah-tengah jambore ini. Pos hangat ini mengakomodir kebutuhan masyarakat dan relawan. Karena ketika kita menghadapi bencana, selain tenaga, kita juga perlu asupan nutrisi. Kehadiran kopi dan makanan kecil minimal bisa menemani saat penat dan letih.”

Prasinta Dewi, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, juga menegaskan pentingnya kolaborasi, “Hari ini kita berada di Banyuwangi dalam Festival Nasional FPRB. Salah satu yang aktif di sini adalah DMC Dompet Dhuafa. Dalam pengurangan risiko bencana kita melibatkan pentahelix. Saya kira kita semua mendukung apa yang dilakukan teman-teman forum PRB, semangat buat DMC.”

Meski menghadapi tantangan jarak lokasi yang cukup jauh sehingga menyulitkan saat restok kebutuhan, tim Dompet Dhuafa tetap sigap menjaga Pos Hangat dan Mini Darling. Kehadiran pos ini diharapkan mampu memberi energi tambahan bagi peserta jambore agar tetap bugar dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan.

Dompet Dhuafa Jatim berharap inisiatif sederhana ini mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi wujud kepedulian dalam setiap langkah kemanusiaan.

Reporter: Widia Aulia Naylawati
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA DMC DOMPET DHUAFA GELAR EDUKASI KEBENCANAAN DI SDIT AL USWAH 2 BANYUWANGI, LATIH 150 SISWA SIAGA GEMPA

DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA DMC DOMPET DHUAFA GELAR EDUKASI KEBENCANAAN DI SDIT AL USWAH 2 BANYUWANGI, LATIH 150 SISWA SIAGA GEMPA

Banyuwangi, 11 September 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyelenggarakan edukasi kebencanaan berupa simulasi evakuasi gempa bumi di SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi pada Kamis (11/9). Kegiatan ini melibatkan 150 siswa kelas 5 dan 6, bertujuan memberikan pemahaman praktis mengenai langkah penyelamatan diri saat bencana gempa terjadi.

Suasana edukasi berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa belajar langsung bagaimana menyelamatkan diri melalui simulasi evakuasi yang dipandu tim DMC Dompet Dhuafa. Kepala Sekolah SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi, Muhammad Sugianto, menyampaikan apresiasinya, “Saya selaku kepala sekolah SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi alhamdulillah hari ini terima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa yang telah memberikan sosialisasi tanggap bencana gempa bumi. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan ilmunya bisa diterapkan oleh anak-anak semuanya.”

Dengan kegiatan ini, para siswa diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja. Edukasi kebencanaan sejak dini menjadi langkah penting untuk melatih keberanian sekaligus membentuk budaya tanggap darurat di lingkungan sekolah.

Harapan besar mengiringi kegiatan ini, yakni agar anak-anak tidak hanya paham secara teori, tetapi juga terampil mengevakuasi diri ketika bencana datang. Dengan demikian, sekolah menjadi ruang aman yang membekali generasi muda untuk tangguh menghadapi situasi darurat.

Reporter: Widia Aulia Naylawati
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR EVENT ANAK, SAMBUT MAULID NABI DI BG JUNCTION MALL

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR EVENT ANAK, SAMBUT MAULID NABI DI BG JUNCTION MALL

Surabaya, 7 September 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jatim, Fun World, Biolysin, dan BG Junction Mall sukses menggelar Event Anak DDJatim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Acara yang digelar di lantai UG BG Junction Mall, tepat di depan wahana bermain keluarga Fun World ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WIB dengan melibatkan 90 peserta anak.

Rangkaian kegiatan diisi dengan lomba mewarnai dan lomba hafalan doa sehari-hari yang dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori A untuk usia 5–7 tahun dan kategori B untuk usia 8–11 tahun. Anak-anak peserta terlihat antusias menampilkan kreativitasnya, bahkan suasana semakin semarak ketika Bang Sidiq mengajak mereka berkeliling di sekitar venue acara.

Perwakilan Dompet Dhuafa Jatim, Hafiar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan pribadi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sejak dini. “Melalui lomba ini, kami ingin adik-adik tidak hanya berkreasi, tetapi juga meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad agar kelak tumbuh menjadi penerus bangsa yang berkarakter dan berakhlak baik,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba pada pukul 14.00 WIB, disambut riang gembira para peserta dan orang tua. Event Anak DDJatim ini didukung langsung oleh DDV Jatim, Mall BG Junction, Fun World Bowling, dan Biolysin sebagai wujud nyata kolaborasi kebaikan untuk generasi penerus bangsa.

Reporter: Edo Setiawan
Editor: Edo Setiawan
Fotografer: Edo Setiawan

Tata Bahasa diolah oleh AI

HARAPAN BARU UNTUK ADIK WILDAN: SANG PEJUANG KECIL

HARAPAN BARU UNTUK ADIK WILDAN: SANG PEJUANG KECIL

Madiun, 5 September 2025 – Di usia yang baru menginjak 11 bulan, Wildan, bayi pertama dari pasangan sederhana di Dusun Kepel, RT 6 RW 4, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, telah melewati hari-hari yang tidak mudah. Ia terlahir dengan kondisi bibir sumbing, yang baru diketahui saat proses persalinan berlangsung.

Sejak saat itu, keluarga kecil ini mulai menapaki perjalanan panjang pengobatan. Namun di tengah harapan akan kesembuhan, mereka juga harus berhadapan dengan tantangan besar: keterbatasan ekonomi yang membayangi kebutuhan harian Wildan, termasuk kebutuhan nutrisi untuk menunjang berat badannya, syarat utama sebelum menjalani operasi di Surabaya.

Menanggapi kondisi tersebut, Hari ini (5/09/2025) Dompet Dhuafa Madiun melalui program Bantuan Biaya Hidup hadir menyampaikan kepedulian. Setelah proses asesmen yang dilakukan dua minggu sebelumnya, hari ini bantuan disalurkan berupa bahan pokok seperti beras, minyak, susu, serta makanan bayi untuk mendukung tumbuh kembang Wildan.

Bantuan ini bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan fisik, tapi juga sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga yang tengah berjuang dengan penuh kesabaran. Sebab setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini, adalah pijakan menuju kesembuhan dan masa depan Wildan yang lebih cerah.

Keluarga Wildan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur dan muzakki yang telah menjadi bagian dari perjuangan ini. Semoga setiap kebaikan yang disampaikan menjadi ladang amal jariyah, dan menjadi jalan terbukanya harapan baru bagi Wildan.

Di balik tubuh mungilnya, tersimpan semangat besar untuk hidup. Mari terus doakan dan dukung Wildan agar ia segera sehat, kuat, dan dapat tersenyum seperti anak-anak pada umumnya.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Benny Wijaya
Fotografer: Benny Wijaya

Tata Bahasa diolah oleh AI