Header Dompet Dhuafa Jatim
BERTAHAN SENDIRI DI MASA SENJA: CERITA PAK DJAKIMAN DI TENGAH KETERBATASAN

BERTAHAN SENDIRI DI MASA SENJA: CERITA PAK DJAKIMAN DI TENGAH KETERBATASAN

Ponorogo, 3 September 2025 – Di usianya yang menginjak 80 tahun, Bapak Djakiman, warga Dukuh Pohsawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Ponorogo, kini menjalani hidup seorang diri dengan penuh keterbatasan. Mantan buruh tani serabutan ini harus berjuang menghadapi penyakit jantung dan paru-paru yang kian melemahkan tubuhnya. Sehari-hari, ia hanya bisa berbaring di rumah sederhana tanpa keluarga yang mendampingi, bergantung pada kepedulian warga sekitar.

Sejak muda, Pak Djakiman bekerja keras berpindah dari satu ladang ke ladang lain, membantu para pemilik sawah dengan upah yang tak menentu. Penghasilan itu hanya cukup untuk sekadar bertahan hidup. Kini, di masa tuanya, jasanya tak lagi mampu ia andalkan. Ketika sakitnya semakin parah, ia sempat dirawat di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, ditemani secara bergantian oleh para santri pondok yang dengan tulus menjaganya.

Meski telah menjalani rawat jalan, kondisi Pak Djakiman tetap lemah. Tubuhnya kurus, napasnya sesak, dan aktivitasnya terbatas. Hidup dalam kesunyian, ia tetap berusaha tegar, meski jelas beban hidup kian berat. Warga sekitar bahu-membahu menengok dan merawatnya, menjadi keluarga pengganti di tengah kesendiriannya.

Pak Djakiman adalah potret dari banyak orang tua di pelosok negeri yang menghabiskan masa tua dengan penuh keterbatasan. Dari kerja kerasnya sebagai buruh tani hingga kini terbaring lemah, ia menggantungkan harap pada kebaikan hati sesama. Semoga akan ada lebih banyak uluran tangan yang meringankan langkah hidupnya, agar sisa usia beliau dapat dijalani dengan lebih tenang dan bermartabat.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Benny Wijaya

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA KAWAL MISI KEMANUSIAAN GLOBAL SUMUD FLOTILLA UNTUK PALESTINA

DOMPET DHUAFA KAWAL MISI KEMANUSIAAN GLOBAL SUMUD FLOTILLA UNTUK PALESTINA

Jakarta, 2 September 2025 – Dompet Dhuafa kembali menegaskan komitmennya untuk Palestina dengan memberangkatkan tim kemanusiaan khusus ke Tunisia, Selasa (2/9/2025). Tim ini bertugas mengawal langsung perjalanan bantuan bagi warga Gaza dalam rangkaian misi Global Sumud Flotilla yang diikuti 44 negara dengan 72 armada kapal. Keberangkatan ini melibatkan Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, GM Kesehatan dr. Yeni Purnamasari, Manager Marcom Dedi Fadlil, serta dua jurnalis nasional, Dwi Nardi Rusdi (Kompas TV) dan Rizki Baiquni Pratama (Kumparan.com).

Mereka berangkat dari Jakarta menuju Tunisia, titik pelepasan kapal-kapal kemanusiaan sekaligus arena pertemuan para pemimpin lembaga kemanusiaan dunia. Dua relawan Dompet Dhuafa lain telah lebih dahulu berada di Tunisia untuk menjalani pembekalan dan akan langsung naik ke kapal menuju Gaza. Total, ada tujuh utusan Dompet Dhuafa dalam misi Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) ini.

“Yang masyarakat titipkan bukan hanya harta, tetapi simbol solidaritas dan harapan untuk membela Palestina,” tegas Ahmad Juwaini. Para jurnalis yang turut serta akan menyampaikan laporan langsung agar masyarakat Indonesia mendapat kabar akurat tentang perjuangan ini.

Sebelum keberangkatan, Dompet Dhuafa menggelar Tausiah, Zikir, dan Doa untuk Negeri sebagai bentuk dukungan spiritual. Setelah kapal berlayar, sebagian tim akan melanjutkan perjalanan ke Yordania untuk menyapa pengungsi Palestina dan menyalurkan bantuan langsung.

Misi ini tidak hanya tentang pengiriman bantuan, melainkan juga upaya strategis menembus blokade Israel di Gaza serta memperkuat advokasi kemanusiaan di tingkat global. Dompet Dhuafa ingin memastikan akses distribusi bantuan lebih terbuka, berkelanjutan, dan mampu menggugah dunia untuk bersama membela Palestina.

Dompet Dhuafa sebelumnya telah menghadirkan ambulans, layanan kesehatan, dan paket pangan di Gaza. Kini, melalui IGPC–Sumud Nusantara–Global Sumud Flotilla, perjuangan diperluas hingga ke forum diplomasi kemanusiaan internasional, menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tak mengenal batas negara.

Reporter: Dompet Dhuafa
Editor: Dompet Dhuafa
Fotografer: Dompet Dhuafa

Tata Bahasa diolah oleh AI

AIR KEHIDUPAN UNTUK BONDOWOSO: DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN 12.000 LITER AIR BERSIH

AIR KEHIDUPAN UNTUK BONDOWOSO: DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN 12.000 LITER AIR BERSIH

Bondowoso, 29 Agustus 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama BPBD dan PDAM Bondowoso menyalurkan air bersih ke Desa Blimbing dan Desa Karanganyar, Kecamatan Klabang, Bondowoso, pada Jumat (29/08). Sebanyak 170 Kepala Keluarga (KK) menerima manfaat dari program ini sebagai jawaban atas krisis air bersih yang kerap melanda kawasan tersebut di musim kemarau. Penyaluran ini dilakukan melalui koordinasi lintas pihak, edukasi pemanfaatan air, serta droping langsung ke titik-titik rawan kekeringan.

Air menjadi harapan baru di tengah teriknya musim kemarau. Akses medan yang terjal dan sempit tidak menyurutkan semangat tim gabungan untuk memastikan setiap tetes air sampai di rumah warga. Kepala Dusun Karanganyar, Thohi, menuturkan, “Terima kasih atas kolaborasi dari Dompet Dhuafa Jawa Timur, BPBD, dan PDAM Bondowoso dalam aksi penyaluran air bersih di desa kami. Biasanya kami harus berjalan jauh menuju sungai untuk mendapatkan air, namun kini kami bisa menikmatinya tanpa harus bersusah payah.”

Moch. Rizzqi Aladib, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, menegaskan komitmennya, “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih. Harapannya aksi seperti ini bisa berkelanjutan dan menginspirasi kolaborasi dari berbagai pihak.”

Tujuan utama aksi ini adalah memastikan warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi dengan layak. Ke depan, Dompet Dhuafa Jatim berharap langkah ini menjadi pintu terbuka untuk semakin banyak sinergi kemanusiaan yang menguatkan masyarakat di pelosok.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Tata Bahasa diolah oleh AI

HARAPAN BARU UNTUK HAFIDZ: DUKUNGAN PENDIDIKAN DARI DOMPET DHUAFA JATIM

HARAPAN BARU UNTUK HAFIDZ: DUKUNGAN PENDIDIKAN DARI DOMPET DHUAFA JATIM

Ponorogo, 27 Agustus 2025 – Muhammad Hafidz Aziz, siswa kelas 2 SMP Pondok Modern Arrisalah Ponorogo, hampir kehilangan kesempatan mengikuti ujian akibat tunggakan biaya pendidikan. Keluarganya yang tinggal di Dukuh Krajan, Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, tengah berjuang keras setelah serangkaian musibah menimpa. Sang ibu, Katiyah, yang sehari-hari berdagang gerabah, mengalami kecelakaan pada 2023, disusul Hafidz sebulan kemudian. Kondisi ini membuat perekonomian keluarga semakin sulit, hingga biaya pendidikan tak lagi mampu ditutupi.

“Untuk tahun ini benar-benar bingung dengan tunggakan biaya pendidikan anak saya, karena kalau tidak dilunasi, anak saya tidak bisa ikut ujian,” ungkap Katiyah dengan suara lirih penuh kekhawatiran.

Di tengah keterpurukan itu, Dompet Dhuafa Jawa Timur hadir melalui program Bantuan Biaya Pendidikan. Dukungan ini bukan sekadar pelunasan biaya sekolah, melainkan penyelamat mimpi seorang anak bangsa agar tetap bisa belajar tanpa terputus. Kehadiran bantuan ini membuka harapan baru bagi Hafidz untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik, meski langkah keluarganya sempat tertatih karena ujian hidup.

Dompet Dhuafa Jawa Timur meyakini bahwa pendidikan adalah kunci pemutus rantai kesulitan. Harapan besar dititipkan, agar Hafidz tidak hanya mampu menyelesaikan sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berilmu, dan siap membangun negeri.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Benny Wijaya

Tata Bahasa diolah oleh AI

SINERGI DOMPET DHUAFA JATIM DAN UINSA: WUJUDKAN PROGRAM EKONOMI BERDAYA UNTUK MAHASISWA

SINERGI DOMPET DHUAFA JATIM DAN UINSA: WUJUDKAN PROGRAM EKONOMI BERDAYA UNTUK MAHASISWA

Surabaya, 27 Agustus 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar audiensi perencanaan kerjasama Program Ekonomi Berdaya pada Rabu (27/08/2025) di Ruang Pertemuan Pusat Bisnis UINSA. Pertemuan yang dihadiri 7 peserta ini membahas peluang sinergi dalam bidang akademik, sosial, dan penguatan ekonomi. Tujuannya, membangun ruang kolaborasi berkelanjutan yang mampu memberdayakan mahasiswa sekaligus masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Moch Rizzqi Aladib, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, menyampaikan, “Kerjasama ini semoga menjadi awalan yang baik dalam pengembangan program akademik maupun sosial dan ekonomi lainnya.” Sementara itu, Hanafi, Sekretaris Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf UINSA, menambahkan, “Kolaborasi program seperti ini yang kami tunggu. Manfaatnya besar, terutama bagi mahasiswa dalam pembelajaran kewirausahaan, magang, dan penelitian berbasis MBKM.”

Pertemuan ini berlangsung penuh semangat dengan diskusi mengenai desain program kewirausahaan, peluang magang mahasiswa, serta penelitian bersama. Meskipun belum ditentukan detail kegiatan, kesepahaman awal ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang berpihak pada pemberdayaan sosial-ekonomi.

Pertemuan ini berlangsung penuh semangat dengan diskusi mengenai desain program kewirausahaan, peluang magang mahasiswa, serta penelitian bersama. Meskipun belum ditentukan detail kegiatan, kesepahaman awal ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang berpihak pada pemberdayaan sosial-ekonomi.

Melalui sinergi ini, Dompet Dhuafa Jatim dan UINSA berharap dapat melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pelopor kemandirian ekonomi umat. Harapannya, kerjasama ini membuka jalan lahirnya inovasi, kesempatan kerja, serta solusi konkret bagi permasalahan sosial di Jawa Timur.

Reporter: Muhammad Hafiar Baidlowi
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Istimewa

Tata Bahasa diolah oleh AI

CIKO, BOCAH TEGAR DENGAN TUMOR MATA YANG SETIA MERAWAT PAMANNYA

CIKO, BOCAH TEGAR DENGAN TUMOR MATA YANG SETIA MERAWAT PAMANNYA

Surakarta, 12 Agustus 2025 – Seorang anak berusia 10 tahun bernama Ciko menjalani hidup yang penuh ujian. Yatim piatu sejak kecil, kini ia tinggal bersama pamannya, Pak Joko, di sebuah rumah kecil di pinggir desa. Kondisi mereka jauh dari kata layak. Pak Joko mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan kerja di Jakarta pada 2004, sementara Ciko sendiri tengah berjuang melawan tumor di mata kanannya yang kian membesar. Meski penuh keterbatasan, keduanya tetap bertahan dengan kasih dan ketabahan.

Setiap pagi, Ciko bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan sederhana. Ia membantu pamannya berpindah di kursi roda sebelum berangkat ke sekolah. Di kelas, ia berusaha mengikuti pelajaran meski penglihatannya mulai kabur. Sepulang sekolah, ia membersihkan rumah dan merawat pamannya. “Mengingat kondisi benjolan di matanya yang semakin besar, harapan saya semoga ada donatur yang bersedia membantu Ciko secara mandiri,” tutur Bu Satik, tetangga yang selalu setia menemani mereka.

Melalui BPJS, Ciko telah tiga kali menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit di Solo. Rencana operasi pengangkatan tumor dijadwalkan akhir September. Namun, biaya tambahan di luar tanggungan masih menjadi beban yang tak ringan bagi keluarga kecil ini.

Kisah Ciko adalah potret nyata tentang keteguhan hati di tengah sempitnya kehidupan. Ia bukan hanya berjuang demi kesehatannya, tetapi juga tetap setia mendampingi pamannya yang lumpuh. Harapan dan doa kini terus dipanjatkan, semoga pintu kebaikan terbuka lebar dan uluran tangan dermawan dapat meringankan langkah kecil Ciko menuju masa depan yang lebih cerah.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Benny Wijaya

Tata Bahasa diolah oleh AI

JIWANGGA BATCH 1 BANGKITKAN KESADARAN ANTI-BULLYING DI SD KIYAI AMIN SURABAYA

JIWANGGA BATCH 1 BANGKITKAN KESADARAN ANTI-BULLYING DI SD KIYAI AMIN SURABAYA

Surabaya, 9 Agustus 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar program Jiwangga Batch 1: #BanggaJadiTemanBaik pada Sabtu (9/8) di SD Kiyai Amin Surabaya. Sebanyak 30 siswa mengikuti psikoedukasi anti-bullying ini untuk memahami apa itu perundungan, mengapa berbahaya, serta bagaimana cara melindungi diri maupun menjadi teman yang baik. Kegiatan ini dilaksanakan guna mencegah maraknya kasus bullying di lingkungan sekolah yang akhir-akhir ini menjadi sorotan publik.

Dengan semangat edukasi, acara dibuka dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa. Pemateri kemudian menyampaikan materi bertema Kenali Bullying, Hentikan Sekarang, Aku Pernah Disakiti, hingga Diam atau Bantu? yang mengajak siswa memahami peran sebagai korban maupun saksi. Tak hanya itu, siswa diajak aktif melalui Games Tebak Aksi, di mana mereka berdiskusi menyelesaikan kasus bullying. Di akhir sesi, post-test digelar untuk melihat peningkatan pemahaman, lalu ditutup dengan pemberian hadiah bagi siswa teraktif serta penyerahan sertifikat kepada pihak sekolah.

Dra. Hj. Usriyah, wali kelas, menyampaikan apresiasi besar atas terselenggaranya program ini. “Sangat bermanfaat bagi sekolah kami, terutama untuk anak-anak. Temanya tepat sekali karena isu bullying sedang ramai. Tanpa sosialisasi seperti ini, anak-anak tidak tahu. Harapan saya, semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan lagi di tahun depan maupun di tempat lain,” ujarnya.

Meski menghadapi beberapa kendala teknis seperti keterlambatan konsumsi, kesiapan proyektor, dan sound system, semangat siswa maupun tim tetap menyala. Tujuan utama program ini adalah membentuk kesadaran sejak dini agar siswa berani melindungi diri, peduli pada teman yang menjadi korban, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta bebas bullying.

Dengan terlaksananya Jiwangga Batch 1, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap akan lahir generasi yang berempati, berani membela kebenaran, dan tumbuh dalam suasana sekolah yang penuh kebaikan.

Reporter: DDV Jatim
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: DDV Jatim

Tata Bahasa diolah oleh AI

EKSELENSIA LEADERSHIP CAMP YES 4 SURABAYA: TUMBUHKAN KEPEMIMPINAN, KEMANDIRIAN, DAN SEMANGAT BERDAYA

EKSELENSIA LEADERSHIP CAMP YES 4 SURABAYA: TUMBUHKAN KEPEMIMPINAN, KEMANDIRIAN, DAN SEMANGAT BERDAYA

Mojokerto, 27 Juli 2025 – Ekselensia Leadership Camp (ELC) YES 4 Surabaya sukses digelar selama tiga hari, Jumat-Ahad, 25–27 Juli 2025, dengan konsep hybrid: daring nasional di hari pertama dan luring di DD Jatim serta DD Farm Mojokerto pada hari-hari berikutnya dengan tema From Vision to Action. Kegiatan ini diikuti oleh 11 Penerima Manfaat (PM) Beasiswa Youth Exelensia Scholarship (YES) dan diinisiasi oleh Great Edunesia dan Dompet Dhuafa Jatim, dengan dukungan dari Matahari Department Store. ELC menjadi medium strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan kemandirian bagi para remaja yang tengah menapaki fase penting dalam hidupnya.

Dengan semangat transformasi diri, peserta dibekali lima materi inti: pengenalan nilai ke-Dompet-Dhuafa-an, perencanaan pengembangan diri (IDP), teknik menghafal Al-Qur’an, sharing session dunia kampus bersama alumni YES dan PM Bakti Nusa, serta ditutup dengan sesi pemetaan rencana masa depan melalui metode mind mapping. Tak hanya itu, nuansa kebersamaan diperkuat lewat mendirikan tenda, senam pagi, hingga aktivitas outbound yang membangun kerja tim dan empati.

“Melalui kegiatan ini, saya merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berkembang dan lebih semangat dalam mengejar pendidikan dan impian,” ungkap Maidatul Lukya, salah satu PM YES. Sementara Kharisma Putra Ramadhan mengaku lebih dekat dengan rekan seangkatan setelah mengikuti camp ini. “Rasanya seperti recharge energi sebelum kembali menjalani aktivitas padat,” tuturnya.

Aliful Muhlis, perwakilan Dompet Dhuafa Jatim menegaskan bahwa Beasiswa YES merupakan amanah dari para donatur. “Semoga para penerima beasiswa mampu menjaga niat dan mengembalikan ilmu kepada masyarakat,” pesannya.

Meski sempat menghadapi kendala teknis seperti keterbatasan kendaraan, semangat peserta tak surut sedikit pun. Justru tantangan tersebut menjadi bumbu perjuangan dalam meraih pengalaman berharga.

Dengan kegiatan ini, Dompet Dhuafa Jatim berharap para PM tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, visioner, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang tak hanya berjuang untuk diri sendiri, tapi juga memberi manfaat bagi sesama.

Reporter: Yunida Mustarini
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Tata Bahasa diolah oleh AI

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR AKSI LAYANAN SEHAT, WARGA PUJON ANTUSIAS SAMBUT HIDUP SEHAT

DOMPET DHUAFA JATIM GELAR AKSI LAYANAN SEHAT, WARGA PUJON ANTUSIAS SAMBUT HIDUP SEHAT

Malang, 17 Juli 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) melaksanakan Aksi Layanan Sehat di Gedung Bumi Maringi Peni, Pujon, Kabupaten Malang, pada Kamis (17/07). Sebanyak 100 warga Desa Tawangsari menjadi penerima manfaat kegiatan ini. Program ini digelar untuk memberikan akses layanan kesehatan gratis sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat.

Sejak pagi, warga mengikuti senam kesegaran jasmani selama 45 menit di halaman gedung sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai. Usai senam, masyarakat mendapat layanan pengecekan tinggi dan berat badan, tensi darah, gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Setelah pemeriksaan, para peserta memperoleh obat sesuai keluhan, vitamin tambahan, serta makanan bergizi berupa sup segar dan susu kedelai.

“Senang sekali saya dengan Aksi Layanan Sehat ini, kami jadi tahu kondisi kesehatan kami dan jadi penyemangat untuk bisa hidup sehat sehari-hari. Terima kasih Dompet Dhuafa, semoga tetap konsisten dalam kebaikan ini dan semoga para donatur diberikan kesehatan dan keberkahan dalam rezeki,” ungkap Misjan (67), salah satu peserta, dengan wajah sumringah.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Jatim berharap kesehatan masyarakat desa semakin terjaga. Sinergi bersama LKC menjadi langkah nyata bahwa layanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya di kota, melainkan harus menyentuh pelosok desa. Harapannya, kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat hidup sehat, mempererat solidaritas warga, serta membuka jalan bagi keberlanjutan program kesehatan masyarakat.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Rini Karistijani

Tata Bahasa diolah oleh AI

SEHAT BERSAMA WARGA PUJON: DOMPET DHUAFA DAN LKC GELAR LAYANAN KESEHATAN GRATIS

SEHAT BERSAMA WARGA PUJON: DOMPET DHUAFA DAN LKC GELAR LAYANAN KESEHATAN GRATIS

Malang, 17 Juli 2025 — Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) menggelar Aksi Layanan Sehat yang menyasar 100 warga Desa Tawangsari, Pujon, Kabupaten Malang. Bertempat di Gedung Bumi Maringi Peni, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui layanan medis gratis.

Aksi dimulai dengan senam kesegaran jasmani selama 45 menit yang berlangsung di halaman gedung. Suasana penuh semangat dan tawa menghiasi pagi para peserta yang mayoritas adalah lansia dan masyarakat prasejahtera. Selepas itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, cek tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Layanan kesehatan ini tidak hanya berhenti pada pemeriksaan, namun juga disertai dengan pemberian obat-obatan sesuai keluhan, tambahan vitamin, serta sajian makanan bergizi berupa sup hangat dan susu kedelai yang menambah semangat para penerima manfaat.

Salah satu peserta, Pak Misjan (67), menyampaikan rasa bahagianya, “Senang sekali saya dengan Aksi Layanan Sehat ini. Kami jadi tahu kondisi kesehatan dan lebih semangat untuk hidup sehat. Terima kasih Dompet Dhuafa. Semoga terus konsisten memberikan kebermanfaatan. Semoga para donatur selalu diberi kesehatan dan keberkahan rezeki,” ujarnya penuh haru.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar Dompet Dhuafa Jawa Timur dalam memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial. Dengan kolaborasi bersama LKC, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang edukasi dan deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.

Dompet Dhuafa akan terus hadir di tengah masyarakat, membawa semangat layanan tanpa batas demi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Rini Karistijani

Tata Bahasa diolah oleh AI