Header Dompet Dhuafa Jatim
SINEKLOPEDIA SURABAYA 2026: TEMANI MAIRA BERPETUALANG, 78 ANAK YATIM DHUAFA RASAKAN KECERIAAN LAYAR LEBAR DAN KEBERSAMAAN

SINEKLOPEDIA SURABAYA 2026: TEMANI MAIRA BERPETUALANG, 78 ANAK YATIM DHUAFA RASAKAN KECERIAAN LAYAR LEBAR DAN KEBERSAMAAN

Surabaya, 7 Februari 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar program Sineklopedia Surabaya 2026 di Maspion Square Surabaya dengan mengajak 78 anak yatim dan dhuafa menonton film “Teman Tegar-Maira” serta mengikuti rangkaian permainan dan makan bersama. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi Lip Ice, Smile Island, Rohto, Cheers, Artis, Gerakan Muda Beramal, Amira Bilqis, One Project, Arek Gerak, dan SBY Worker Support, sebagai upaya menghadirkan hiburan edukatif yang menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Sejak pagi, wajah-wajah ceria memenuhi area kegiatan. Anak-anak diajak menikmati pengalaman menonton bioskop yang sarat pesan positif tentang keteguhan dan persahabatan. Usai pemutaran film, mereka bermain bersama di wahana Wonder Town, mempererat kebersamaan dalam suasana penuh tawa. Kegiatan ditutup dengan makan bersama, dokumentasi, serta penyerahan bingkisan sebagai bentuk apresiasi dan kasih sayang dari para donatur.

Muhammad Mukhlas Cahyadi, PIC Sineklopedia Surabaya 2026, menyampaikan, “Alhamdulillah kegiatan Sineklopedia tahun ini dapat berjalan dengan lancar. Kami berhasil mengundang 78 anak panti untuk nonton bersama film Teman Tegar-Maira. Dukungan sponsor, kolaborator, dan media partner sangat membantu. Tidak hanya menonton, anak-anak juga bermain bersama dan makan bersama.”

Meski sempat terjadi miskomunikasi dengan salah satu panti terkait penggunaan kaos kaki, serta acara mundur 20 menit dan jumlah pendamping yang hadir belum mencapai target, semangat anak-anak tidak surut. Tantangan tersebut menjadi evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Melalui Sineklopedia, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap dapat terus menghadirkan ruang bahagia yang edukatif bagi anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus memperkuat kolaborasi kebaikan agar tahun mendatang kegiatan ini semakin meriah dan berdampak luas.

Reporter: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur

DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

ACEH — Dompet Dhuafa berkesempatan melaporkan langsung kinerja penanganan dan pemulihan Aceh pascabencana banjir bandang kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Sejak awal bencana terjadi hingga akhir Januari 2026, berkat kebaikan para donatur, Dompet Dhuafa masih terus melakukan ikhtiar terbaiknya untuk memulihkan kehidupan masyarakat Aceh.

Adapun Rizki Fauzan selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Aceh yang melaporkan sederet respons dan giat Dompet Dhuafa di Aceh kepada Muzakir Manaf. Fauzan dan tim melaporkannya langsung ke tempat Gubernur Aceh berkantor di Banda Aceh, pada Jumat (30/01/2026).

“Sampai hari ini Dompet Dhuafa terus bekerja untuk kemanusiaan di semua aspek pilar kelembagaan,” ungkap Rizki Fauzan.

Menerima laporan Dompet Dhuafa, Muzakir Manaf pun menyampaikan ucapan terima kasih. Ia berharap, ada kolaborasi program pemulihan di bidang UMKM untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat Aceh.

Untuk diketahui, Dompet Dhuafa sudah merespons dan terjun langsung ke beberapa lokasi terjadinya bencana sejak awal bencana terjadi. Dompet Dhuafa menerjunkan tim relawan dengan peralatan kesiapsiagaan, seperti perahu karet, mobil taktis, ambulans, kendaraan roda dua, dengan APD lengkap untuk semua tim.

Kini setelah kondisi berangsur membaik, Dompet Dhuafa fokus pada program pemulihan pascabencana, salah satunya adalah pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di lokasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah atau petugas lokal yang berwenang.

Pada tahap awal, Dompet Dhuafa menargetkan bisa membangun hingga 300 unit Rumtara di Aceh yang dilengkapi dengan fasilitas MCK dan listrik. Dompet Dhuafa mengikhtiarkan untuk membangun 1.000 Rumtara yang tersebar mulai dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa juga melakukan renovasi beberapa sekolah negeri dan madrasah, seperti SDN 03 Meurah Dua Pidie Jaya, MIN 01, dan MIN 04 Pidie Jaya. Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa memperbaiki dan memberikan suplai kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan untuk Polindes di Meunasah Mancang, Pidie Jaya serta aktivasi 20 unit Posyandu dan fasilitasnya.

Di bidang ekonomi, Dompet Dhuafa sudah melakukan pemetaan kebutuhan UMKM dan pasar tradisional yang harus dibantu, salah satunya dengan bantuan pemodalan atau yang biasa kami sebut sebagai Cash for Work.

Di samping program-program pemulihan, Dompet Dhuafa juga terus menjalankan penanganan kebutuhan dasar para penyintas, seperti sembako, minyak, dan sebagainya.

“Laporan per 28 Januari 2026, terdapat total 77.095 penerima manfaat di Aceh yang telah menerima berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang disalurkan secara bertahap dan menyeluruh dari Dompet Dhuafa,” ungkap Rizki Fauzan.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai bidang kebutuhan dasar dan pemulihan, antara lain dapur umum yang menjangkau 34.294 jiwa, distribusi sembako untuk 4.100 jiwa, serta layanan kesehatan bagi 3.460 jiwa. Selain itu, terdapat makanan siap santap bagi 5.980 jiwa, distribusi logistik pangan untuk 8.290 jiwa, dan pos hangat yang melayani 5.662 jiwa.

Layanan pendukung lainnya meliputi kebutuhan Ibu dan Anak untuk 1.126 jiwa, hygiene kit bagi 940 jiwa, Pos WiFi dan Charger untuk 1.532 jiwa, Corner Gizi bagi 1.302 jiwa, serta dukungan psikososial (Psychological First Aid) kepada 2.904 jiwa. Upaya pemulihan lingkungan dan kesehatan juga dilakukan melalui distribusi air bersih untuk 877 jiwa, kesehatan reproduksi bagi 1.074 jiwa, aksi bersih yang melibatkan 1.097 jiwa, hingga fogging untuk 200 jiwa.

Di sektor pendidikan dan pemberdayaan, bantuan mencakup Sekolah Ceria bagi 458 jiwa, School Kit untuk 305 jiwa, layanan vokasi bagi 190 jiwa, serta Rumtara sebanyak 180 pintu. Layanan-layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar, kesehatan, perlindungan, dan pemulihan penyintas secara menyeluruh.

Adapun program aksi kemanusiaan ini menjangkau wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya, serta Kota Langsa, Lhokseumawe, dan Subulussalam.

Semoga pertemuan ini meningkatkan kolaborasi dan transparansi pemulihan Aceh hingga kondisi yang jauh lebih baik. Di mana masyarakat mampu dengan mandiri dan gagah menghadap masa depan yang lebih baik. (Dompet Dhuafa)

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

Pasuruan, 29 Januari 2026 – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan. Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama PT PLN Indonesia Power UBP Grati dan BPBD Kabupaten Pasuruan menggelar Penyuluhan dan Peningkatan Kewaspadaan Bencana Puting Beliung, Tanah Longsor, dan Kebakaran Lahan Lereng Gunung di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1) ini melibatkan 35 personel relawan kebencanaan Desa Jatiarjo sebagai garda terdepan mitigasi bencana di wilayah rawan lereng gunung.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan dan sambutan dari para pihak. Haryo Penangsang, Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Grati, menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini. “Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang baik dan kesiapan menghadapi potensi bencana di Desa Jatiarjo. Bencana tidak bisa diprediksi, tapi dampaknya bisa diminimalkan jika kita siap,” ujarnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Moch. Rizzqi Aladib, menambahkan bahwa langkah mitigasi adalah investasi kemanusiaan jangka panjang. “Banyak yang terlihat heroik saat respons bencana, tapi Indonesia Power justru memikirkan mitigasi. Ini keren, karena kesiapsiagaan bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tegasnya.

Materi inti disampaikan oleh BPBD Kabupaten Pasuruan melalui edukasi ancaman dan mitigasi bencana, dilanjutkan dengan penguatan manajemen komunikasi kebencanaan. Peserta kemudian mengikuti simulasi komunikasi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memastikan koordinasi berjalan efektif saat kondisi krisis. Kegiatan ditutup dengan penyaluran paket alat kebencanaan berupa masker respirator, kacamata keselamatan, jet shooter pemadam, serta seragam relawan.

Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana melalui penguatan kapasitas masyarakat, dukungan lintas sektor, serta perbaikan lingkungan. Harapannya, relawan Desa Jatiarjo mampu menjadi penggerak utama desa tangguh bencana yang siap bertahan dan bangkit menghadapi ancaman bencana berulang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis