Header Dompet Dhuafa Jatim
Ukir Prestasi, Penerima Youth Ekselensia Scholarship Surabaya Raih Juara 1 ALSA Courtlike Debate Championship UNAIR 2023

Ukir Prestasi, Penerima Youth Ekselensia Scholarship Surabaya Raih Juara 1 ALSA Courtlike Debate Championship UNAIR 2023

Surabaya, 25 Agustus 2023 – Penerima Manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) Surabaya dari MAN Kota Surabaya, Shalin telah menorehkan prestasi gemilang dalam ajang ALSA Courtlike Debate Championship XIV 2023. Lomba debat Bahasa Inggris ini diselenggarakan oleh Asian Law Student’ Association Local Chapter UNAIR pada 18-20 Agustus 2023.

Shalin, yang merupakan bagian dari angkatan ke-2 penerima manfaat YES Surabaya, telah menunjukkan kepiawaiannya dalam ajang debat berbahasa Inggris yang mempertemukan para debater muda berbakat. Timnya berhasil memenangkan gelar juara, menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras mereka dalam mempersiapkan diri.

Proses menuju kemenangan ini tidaklah mudah. Sebelum acara dimulai, Shalin telah menghabiskan waktu selama 2 bulan untuk mempersiapkan diri dengan baik. “Awal perlombaan saya (dan tim) merasa kurang percaya diri karena (sekolah) tim lawan sudah pernah menjadi juara di tahun lalu, perlawanan cukup sengit, tapi saya (dan tim) banyak belajar dari mereka,” ucap Shalin. Semangat juang dan semangat belajar dari lawan-lawan mereka akhirnya membawa mereka meraih prestasi tertinggi.

Keberhasilan Shalin dan timnya bukan hanya tentang memenangkan sebuah penghargaan, tetapi juga tentang semangat pantang menyerah dan kerja keras. Kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk tetap berprestasi dan berusaha maksimal dalam menghadapi segala rintangan dalam hidup.

Seiring dengan harapan dan cita-cita yang tinggi, Shalin dan timnya telah mengukir prestasi yang akan terus menginspirasi dan memberi semangat kepada generasi muda Indonesia.

Hari Pertama Roadshow Sedekah Dongeng: Inspiratif, seru, dan menyenangkan

Hari Pertama Roadshow Sedekah Dongeng: Inspiratif, seru, dan menyenangkan

Surabaya, 12 Agustus 2023 – Pondok Pesantren Hidayatullah menjadi saksi berlangsungnya acara Roadshow Sedekah Dongeng yang mengusung nuansa kemerdekaan. Kolaborasi antara Dompet Dhuafa Jawa Timur, PD Pemuda Hidayatullah, dan TPQ Se-Kejawen Putih berhasil menciptakan pengalaman yang inspiratif bagi para adik-adik santri, Sabtu lalu.

Pendongeng Kak May, membawa cerita-cerita inspiratif yang menghiasi acara. Dalam suasana yang menyenangkan, adik-adik terlibat sepenuhnya dalam cerita-cerita yang disampaikan. Dari tawa yang meledak saat momen lucu hingga hening saat cerita penuh makna, Kak May mampu membangun jembatan emosional dengan adik-adik santri.

Najib Mutamam, ketua acara Roadshow Sedekah Dongeng, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan acara ini. “Kami ingin menciptakan pengalaman unik untuk adik-adik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif. Semoga kisah-kisah inspiratif yang telah disampaikan dapat membekas dalam hati adik-adik semuanya dan memotivasi untuk terus meraih mimpi dan menjadi pahlawan kebaikan untuk sesama ,” ujarnya.

Tidak hanya menjadi sarana hiburan semata, acara ini juga mempunyai tujuan yang lebih dalam. Melalui dongeng-dongeng yang disajikan dengan apik oleh Kak May, peserta diajak merenungkan nilai-nilai kehidupan yang penting. Dalam momen ini, mereka tidak hanya belajar tentang sejarah dan patriotisme, tetapi juga menginternalisasi pesan-pesan positif yang dapat membantu mereka tumbuh menjadi individu yang lebih baik.

Krisis air bersih: Dompet Dhuafa Jawa Timur Salurkan Bantuan di Desa Butoh

Krisis air bersih: Dompet Dhuafa Jawa Timur Salurkan Bantuan di Desa Butoh

Bojonegoro, Rabu, 16 Agustus 2023 – Situasi krisis akibat kekurangan pasokan air bersih menimpa wilayah Bojonegoro seiring dengan berlanjutnya musim kemarau yang panjang. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 16 Agustus 2023, tercatat bahwa sebanyak 23 desa yang tersebar di 12 kecamatan di kabupaten tersebut mengalami kelangkaan pasokan air bersih yang layak untuk konsumsi.

Beberapa desa yang terdampak antara lain Jatimulyo, Malingmati, Meduri, Sugihwaras, Karang Dinoyo, Sumberharjo, Kayulemah, Tlogohaji, Tulungrejo, Siwalan, Bareng, Panunggalan, Kepohbaru, Sumberharjo Kidul, Miyono, Dukoh Kidul, Butoh, Sambong, Kolong, Bandungrejo, Clebung, Nglampin, dan Jamberejo.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat tidak hanya mengandalkan pasokan air dari pemerintah kabupaten, tetapi juga harus mengantre di sekitar sumur-sumur warga yang masih menyediakan air. Dengan menggunakan timba, pikulan, dan jerigen, warga berusaha mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Warga-warga di daerah terdampak sangat berharap akan adanya bantuan tambahan dalam bentuk distribusi air dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atau lembaga-lembaga dan organisasi masyarakat. Meskipun telah ada bantuan yang diberikan, namun masih dianggap kurang mengingat dampak kekeringan semakin meluas.

Dalam mengatasi krisis ini, masyarakat yang terdampak telah mengambil langkah mandiri dengan mempersiapkan kolam penampungan darurat di sekitar pemukiman. Kolam-kolam ini terbuat dari terpal dan bambu untuk mempermudah distribusi air dari truk tangki yang datang.

Salah seorang warga, Ibu Yayuk (36), dari desa Butoh mengungkapkan, “Sudah sekitar 3 bulan kami kekurangan air bersih, hampir setiap tahun desa kami menghadapi krisis air seperti ini. Kami berharap agar pasokan air bersih di desa kami dapat tercukupi untuk kebutuhan memasak, minum, dan berwudhu.”

Pada Rabu, 16 Agustus 2023, Dompet Dhuafa Jatim melalui program “Air Kehidupan” telah memberikan bantuan berupa 18.000 liter air bersih kepada masyarakat desa Butoh, kecamatan Ngasem. Lebih dari 156 kepala keluarga atau sekitar 400 jiwa yang terdampak menerima bantuan tersebut. Warga dengan antusias mengapresiasi bantuan ini, baik yang muda maupun yang tua datang bersama-sama untuk mendapatkan air bersih.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini, insyaallah akan memberikan manfaat besar bagi warga di sini. Semoga bantuan ini membawa berkah dan terus memberikan dukungan,” ujar Narto (50), kepala dusun Alas Tuwek, Butoh, kecamatan Ngasem.

Kini Hadir Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Solusi Kesehatan Warga Jawa Timur

Kini Hadir Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Solusi Kesehatan Warga Jawa Timur

JOMBANG, JAWA TIMUR — Dompet Dhuafa dan Yayasan Ponpes Tebuireng menggelar Grand Launching Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Jombang, pada Selasa (8/8/2023). Berlokasi di kawasan pesantren Tebuireng, tepatnya di Jl. Cukir-Parkir Makam Gus Dur, Kwaron, Diwek, Jombang, rumah sakit berbasis wakaf ini memiliki layanan yang lengkap dan memadai.

Hadir dalam acara peresmian ini yaitu Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa beserta jajarannya, Istri alm. Gus Sholah yaitu Farida Salahuddin Wahid, Inisiator Dompet Dhuafa Parni Hadi beserta jajarannya, Direktur RSHA dr. Aria Dewanggana MARS., Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfuzh, juga para donatur serta pihak stakeholder yang terlibat.

Inisiasi pembangunan rumah sakit ini bermula dari mimpi dan harapan dari Gus Sholah saat menjadi pengasuh. Mimpi Gus Sholah untuk membangun rumah sakit berawal dari banyaknya santri di Pesantren Tebuireng dan beberapa Pondok Pesantren sekitar. “Keberadaan Rumah Sakit dalam lingkungan Pesantren Tebuireng diyakini dapat memberi manfaat luar biasa bagi santri maupun masyarakat di sekitar pesantren”,ujar Nyai Hj. Farida menurut Gus Sholah.

Dikatakan, mimpi Gus Sholah untuk membangun rumah sakit dari kunjungan pertama (Alm.) Salahuddin Wahid ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa di Bogor pada 20 April 2017 silam. “Kemudian Gus Sholah berpikir kalau ada di Tebuireng tentunya sangat bermanfaat bagi santrinya, serta sekelilingnya waktu itu belum ada,” tutur Nyai Hj Farida, saat grand launching RS Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Beberapa bulan setelah kunjungannya, keluarga besar KH Hasyim Asy’ari memutuskan untuk mewakafkan sebidang tanah seluas satu hektare. Selang satu tahun kemudian, kolaborAksi baik pun terwujud. Simbolis peletakkan batu pertama pembangunan RS Hasyim Asy’ari digelar pada 19 September 2018.

“Gus Sholah sangat ingin (mendirikan rumah sakit seperti yang ada di RST Bogor). Kemudian banyak sekali rancangan-rancangan sehingga sedikit demi sedikit dimulai pembangunan. Baru pembangunan di lantai 1, Gus Sholah wafat. Kita yang harus meneruskan,” ucap Nyai Farida menceritakan sejarah pencetusan RSHA bersama Dompet Dhuafa.

Empat tahun berlangsung, keikutsertaan dalam kolaboraksi wakaf pun berdatangan dari berbagai pihak, baik wakaf secara personal maupun lembaga. Pada 2 Februari 2023, RS Hasyim Asy’ari telah resmi beroperasi dan siap melayani pasien. Berbagai tanggapan baik dari masyarakat pun bermunculan disertai banyak harapan. Akhirnya, bertepatan pada bulan kemerdekaan, RSHA resmi diluncurkan.

Berbagai pelayanan yang sudah ada di RSHA saat ini di antaranya adalah poli penyakit dalam, poli kandungan, poli anak, poli jantung, poli ortopedi, poli bedah dan poli gigi. Sedangkan macam pelayanan yang menjadi unggulan di RSHA ini adalah poli jantung dan poli bedah.

Parni Hadi menegaskan bahwa mimpi Mas Sholah (sapaan akrab Parni kepada Gus Sholah) harus dilanjutkan bersama dan terus dikembangkan. Ia menyebut bahwa setiap orang yang terlibat dalam pembangunan RSHA sekaligus yang hadir di peluncuran ini adalah saksi sejarah dan juga pelaku sejarah.

“Hari ini kita menjadi saksi sejarah sekaligus kita pelaku sejarah, we are the history makers,” cetusnya.

Ia melanjutkan, “Saya ingin (RSHA) multisektoral dan multidimensional. Apa itu? (Yaitu) Kerjasama sosial, intelektual, kultural dan spiritual. Insya Allah sehat jasmani, sehat rohani, sehat kantong. Banyak orang sakit jadi miskin, orang miskin lebih payah lagi. Dompet Dhuafa (meng)urus pasien, (mem)beri sarana untuk bisa mandiri, kita ajari, kita berdayakan, kita punya pengalaman untuk itu”.

Senada dengan Parni, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan dalam sambutannya, bahwa layanan kesehatan masyarakat adalah PR bersama. Semakin banyak rumah sakit maka semakin banyak pula upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, mempercepat, mempermudah dan mempermurah. Apalagi dengan adanya format dari Dompet Dhuafa yang bisa menyapa masyarakat-masyarakat kurang mampu yang belum bisa dicover BPJS dapat terlayani secara cuma-cuma.

“Kalau kita sering bercerita bagaimana industri 4.0, society 5.0, maka sesungguhnya kuncinya satu, (yaitu) kolaborasi. Ketika terbangun strong collaboration maka pikiran-pikiran besar, ide-ide strategis Insya Allah akan ketemu formatnya,” tegasnya.

Khofifah yang saat itu hadir bersama Direktur Utama RS dr. Soetomo, yaitu prof. Joni Wahyuhadi dan juga RS Jiwa Menur, menyebut akan ada banyak kemungkinan proses partnership yang bisa dibangun secara lebih strategis bersama rumah-rumah sakit di Jawa Timur.

“Kita berharap bahwa proses kolaborasi akan bisa dibangun, kemungkinan proses rujukan tertentu. Apa yang mungkin jenis alkes tertentu kemudian dokter spesialis tertentu,” imbuhnya.

Adanya RSHA ini memang bermaksud mampu menyerap masyarakat dhuafa dengan baik melalui proses verifikasi, administrasi dan lainnya. Lebih luas lagi, RSHA juga melayani pasien secara umum, pasien BPJS serta pasien asuransi. Selain itu, RSHA memiliki program berobat gratis bagi pasien kurang mampu dan tidak mempunyai jaminan layanan kesehatan atau kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sudah tidak aktif.

dr. Aria Dewanggana MARS., menjelaskan, persyaratan administrasi bagi warga dhuafa yang ingin mendapatkan fasilitas di RSHA cukup mudah. Yaitu dengan membawa foto copy KTP, foto copy KK serta surat keterangan tidak mampu dari desa setempat.

Meriah! Dompet Dhuafa Jawa Timur ( DD Jatim) gelar Tarhib Ramadan ketiga

Meriah! Dompet Dhuafa Jawa Timur ( DD Jatim) gelar Tarhib Ramadan ketiga

Surabaya – Masih dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan, Ahad (19/3/2023) DD Jatim kembali menggelar Tarhib Ramadan. Sebelumnya sudah terlaksana Tarhib Ramadan di Bumi Maringi Peni dan kajian di Masjid Al-Irsyad. Kali ini DD Jatim menggelar Tarhib Ramadan di Car Free Day (CFD) Taman Bungkul Surabaya. Lebih dari 100 orang turut berpartisipasi dalam tarhib ini.

Dikemas dengan beragam kegiatan seperti layanan kesehatan gratis, layanan pijat gratis, live music, fun walk, tebar brosur imsakiyah, ngaji on the road, pementasan patrol dan beragam kegiatan lainnya. Acara ini berhasil menarik masyarakat yang sedang CFD-an untuk terlibat dalam kegiatan ini.

“Saya senang bisa ikut dalam kegiatan tarhib ini, acaranya seru dan bisa mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan Ramadan” ujar Halimah partisipan Tarhib Ramadan.

Aris selaku koordinator kegiatan menyampaikan, “semoga dengan adanya tarhib ini kita semua semakin siap menyambut dan menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah”

Sementara itu, pimpinan DD Jatim yang turut serta pada kegiatan ini menyampaikan, “Acara Tarhib Ramadan adalah bagian dari syiar dalam menyambut bulan mulia yang dinanti kaum muslimin.”

Optimalisasi Program Layanan Rohani Pasien, Dompet Dhuafa Jatim Gandeng RS Haji Surabaya

Optimalisasi Program Layanan Rohani Pasien, Dompet Dhuafa Jatim Gandeng RS Haji Surabaya

Surabaya – Jawa Timur, 20 Januari 2023. Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama RS Haji Surabaya menjalin kerjasama program tentang layanan korohanian bagi para pasien. Sinergi bersama ini merupakan bentuk konsen kedua pihak untuk memberikan layanan dan citra islami bagi pasien yang sedang menjalani masa pengobatan. Tim rohaniawan Dompet Dhuafa setiap pekan sekali memberikan layanan rohani bagi pasien RS Haji Surabaya. Bentuk layanan yang diberikan adalah dengan memberikan nasihat dan doa khusus bagi para pasien sedang menjalani pengobatan.

“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi sekali program yang dijalankan oleh Dompet Dhuafa di RS Haji Surabaya, bentuk programnya konkrit dan jelas bermanfaat sekali bagi pasien. Saat pasien sakit, dukungan moral seperti ini yang dibutuhkan “, Kata Ibu Herlin selaku direktur RS Haji Surabaya

Sementara itu Kata Kholid Abdillah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jatim menyampaikan, “kami mengucapkan terimakasih kepada manajemen RS Haji Surabaya yang telah memberikan kesempatan peluang kebaikan kepada para pasien, mudah-mudahan peluang kerjasama yang lain bisa berjalan. Termasuk kebutuhan ambulans bagi pasien dhuafa, insyallah kami dari Dompet Dhuafa juga siap kalau memang dibutuhkan. Karena kami bergerak dari donasi masyarakat, maka bagi para pasien dhuafa layanan ambulance tidak dipungut biaya alias gratis”