Header Dompet Dhuafa Jatim
Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

JELAJAH KANDANG 2022, Melihat langsung persiapan hewan kurbanmu, virtual tour inisiasi @ddjatimorg live dari Kandang Sentra Ternak DD Farm Madiun Binaan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Ds. Jarisari, Geger, Madiun.

Alhamdulilah kemarin (25/6) acara Jelajah Kandang 2022 berjalan dengan seru dan lancar, terlihat dari astusias peserta yang hadir, dari mulai donatur, influencer dan beberapa media lokal ikut serta meramaikan acara tersebut.

Para peserta diajak langsung melihat persiapan hewan kurban dari mulai, riview kandang yang bersih, pengolahan makan ternak, penimbangan bobot hewan dan proses Quality Control yang lain, demi menjamin kualitas hewan yang maksimal sesuai syariat dan bebas dari PMK untuk dikurbankan di Hari Raya Idul Adha besok.

Terimakasih juga untuk seluruh peserta yang hadir. Semoga dapat memberi manfaat dan bisa berlanjut untuk event selanjutnya. (DompetDhuafaJatim/Ilham)

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Madiun – Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah akan tiba. Tapi Idul Adha tahun ini menghadapi tantangan pelik dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Diketahui wabah PMK dicirikan dengan lepuhan berisi cairan atau luka pada lidah, gusi, hidung, air liur berlebihan, luka dengan lepasnya kuku sehingga hewan tidak mampu berjalan atau pincang dan hilang nafsu makan.

Walaupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak menular pada manusia, akan tetapi wabah ini menular dari kepada hewan lain baik melalui kontak langsung ataupun kontak tidak langsung secara cepat. Wabah PMK juga memiliki dampak merugikan dengan penurunan produktivitas hingga angka kematian mendadak yang cukup tinggi.

Berpijak dari merebaknya PMK di Jawa Timur, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa (DD) Jatim, Kholid Abdillah menjelaskan untuk menjaga kualitas hewan kurban di tengah wabah PMK, DD menyiapkan bibit secara modern. “Bahkan kita memilih dan menyiapkan bibit unggul, sampai proses penggemukannya semua dilakukan secara mandiri di kandang milik Dompet Dhuafa atau Sentra Ternak DD Farm,” ujar Kholid Abdillah saat jumpa pers di kandang Sentra Ternak DD Farm yang berada di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (25/6/2022).

Masih menurut dia, wabah PMK ini menjadi kekhawatiran bagi banyak pihak termasuk DD. “Namun kami telah memiliki kandang sendiri yag tersentral. Dan telah melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai antisipasi. Seperti controlling hewan, pembatasan orang masuk, pengecekan rutin tenaga medis dan sebagainya,” jelasnya.

Tak hanya itu, sejak Januari 2022 hewan kurban telah disiapkan sebaik mungkin secara khusus sehingga dapat diketahui asal-usul bibit-bibit ternak tersebut. “Hal ini termasuk dalam rangka mengedepankan tatalaksana pencegahan penularan PMK,” katanya.

Selanjutnya menurut dia, DD juga sudah memiliki kandang plasma. “Artinya dalam proses pengadaan domba atau kambing-kambing di peternakan tidak diambil dari pasar secara umum. Tapi memang di kandang-kandang yang telah dikondisikan sehingga kita tau track recordnya, sekaligus memberdayakan peternak lokal. Dan memang jika tidak layak kurban tidak akan kita lepas,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kandang Sentra Ternak Dompet Dhuafa Farm di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Eko Aris Setyawan, di kandang Desa Jatisari saat ini tercatat sekitar 1000 hewan kurban domba. “Kami pastikan hewan domba tersebut dalam kondisi aman, sehat dan berkualitas. Kita berusaha memastikan hewan kurban yang akan dipotong itu bebas dari PMK, dan setiap hari kita beri vitamin dan nutrisi yang cukup sehingga kesehatan terjaga hingga nanti pada musim kurban,” papar Eko Aris Setyawan.

Lebih lanjut, Eko Aris Setyawan yang juga menjabat Kades Jatisari ini, kewaspadaan terhadap penyakit PMK yang menjangkiti hewan ternak pun terus ditingkatkan. “Meski sebelumnya ada yang sakit, tapi mayoritas tak ada yang bergejala berat dan sudah dalam kondisi baik semua,” imbuhnya.

Di wilayah Madiun, menurut dia, hewan ternak sudah memiliki kekebalan tubuh yang bagus, meskipun ternak sapi di desa ini ada yang sudah terjangkit PMK. “Kalau misal ada nanti yang terjangkit dengan gejala berat maka tidak akan kami distribusikan,” tandasnya.

Pun, dia juga menargetkan kenaikan berat badan domba setiap bulannya sehingga sesuai dengan yang dipersyaratkan Dompet Dhuafa. “Karena di Dompet Dhuafa ini masing-masing pemesan memiliki pilihannya sendiri, ada yang standar, medium dan premium. Makanya kita juga sesuaikan dengan standart para pemesan,” tutupnya.***(Muh Nurcholis)

Tunanetra Menagaji Quran Braille

Tunanetra Menagaji Quran Braille

Rabu, 22 Juni 2022. Dompet Dhuafa Jawa Timur bekerjasama dengan Kawan Netra, Urunan Kebaikan dan Titik Balik mengadakan kegiatan rutinan yaitu Tunanetra Mengaji Quran Braille di Warung Gratis Surabaya Jl. Ketintang Madya RK02 setiap hari Senin dan Rabu.

Kegiatan ini dihadiri oleh 15 orang terdiri dari 12 peserta, 3 guru ngaji dan 3 pendamping. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberantas buta huruf Quran Braille. Konsep tunanetra mengaji Quran Braille ini adalah satu guru tiga murid. Pembahasan nya adalah mulai dari pengenalan huruf hijaiyah dan hukum bacaan tajwid.

Kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille, Alhamdulillah berjalan dengan sukses dan lancar, peserta pun sangat khusu’ mengikuti kegiatan tersebut. Suasana yang tenang dan nyaman sangat mendukung proses kegiatan ini.

“Kami berterimakasih atas akses dan fasilitas terbaik yang diberikan demi kelancaran kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille ini, tutur Budianto, Guru Quran Braille”.

Semoga kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille bermanfaat dunia dan akhirat, menjadikan inspirasi bagi setiap insan untuk lebih mencintai ilmu, khususnya Al-Quran. Apapun kondisinya, semoga kita bisa membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Quran sebagai pedoman kehidupan.
Aamiin Allahuma Aamiin (DompetDhuafaJatim/Ilham)

Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur meresmikan program Petani Belimbing Berdaya

Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur meresmikan program Petani Belimbing Berdaya

Boyolangu, Tulungagung – Jawa Timur, Pariwisata merupakan sektor yang dapat dijadikan sebagai industri yang potensial sebagai alat pengembangan potensi daerah. Pariwisata juga berpengaruh besar terhadap perkembangan dan kemajuan suatu daerah. Meningkatnya sektor pariwisata akan membuka lapangan kerja dan kesempatan usaha. Peningkatan pendapatan usaha dan pemerintah akan mendorong sektor yang terkait lebih berkembang. Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur menangkap peluang ini, tepatnya di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung sedang berkembang potensi agrowisata belimbing. Hampir setiap hari libur, tempatnya ini selalu dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar Tulungagung.

“ Setiap pekan, kebutuhan produk belimbing disini itu kurang lebih 1 ton Mas, satu bulan antara 4 s/d 5 ton. Sampai hari ini kelompok tani Arta Mandiri masih kekurangan. Jangankan untuk dipasarkan keluar daerah atau sepermarket, untuk pengunjung disini saja masih kekurangan. Diwilayah Boyolangu ini didata ada kurang lebih 3.596 pohon, hamipir 50 % nya kondisinya tidak terkolola dengan baik alias mangkrak, hanya dijadikan pakan ternak, eman bianget Mas “, Kata Pak Udin selaku petani belimbing di Tulungagung.

Atas dasar petensi dan problem ini yang melatar belakangi Dompet Dhuafa hadir di wilayah Tulungagung. Tepatnya hari Selasa, 21 Juni 2022 Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur meresmikan program Petani Belimbing Berdaya di Ds. Bono Kec. Boyolangu Kab. Tulungagung. Target dari proprogram ini, diharapkan produksi buah belimbing meningkat dan petani binaan mampu memperoleh tambahan pendapatan dari berbudidaya belimbing. Peresmian program juga dihadiri oleh Muhammad Mujamil (57 th) selaku Kepada Desa Bono.

“ Pelaksanaan program sementara kita awali dengan membantu petani sebanyak 10 orang dengan luasan lahan kurang lebih sekitar 2.940 m² dan 330 pohon belimbing. Petani binaan Dompet Dhuafa tidak memulai berbudidaya dari nol (0), melainkan memperbaiki kondisi tanaman yang saat ini tidak terkelola dengan baik. Jadi bersama praktisi dan ahli pembudidaya belimbing, kami mendampingi para petani menguatkan potensinya kembali “. Kata Kholid Abdillah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jatim. Senada dengan Kholid, selanjutnya Arifin (42 th) salah satu petani menyampaikan, “ Niki lo Mas sampean tingali, pohon belimbing sehat niki lek dipotong kulite taseh enten kambiume, kebalikane lek pohon belimbing engkang sakit muncul kambiume. Insyallah mas target tiga (3) bulan bisa diperbaiki. Mugi-mugi panen berdaya saget medal satu (1) ton. (DompetDhuafaJatim/Ilhamhidayatulloh)

Berdaya Karena Beternak

Berdaya Karena Beternak

Pujon, Malang – Jawa Timur. Beliau bernama Agus Mulyanto (48 th), aktifitas sehari-hari saat ini berprofesi sebagai peternak sapi perah. Sebelum memperoleh bantuan sapi dari Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur, beliau menjadi buruh tani. ” kerjoan dados petani niku katah tantangane Mas, kadang pas musime sae regani anjlok. Pas regani sae musime mboten bersahabat. Dadi damel nglanjutne urip niku sering utang mrono, utang mrene. Alhamdulillah rejeki saking ngopeni sapi niki apik banget Mas. Pendapatan dari Sapi sebulan tidak tentu, besaranya kisan Rp. 1,6 juta – 1.9 juta. ” Alhamdulillah cukuplah mas kalau untuk hidup di kampung, dah bisa nabung juga Mas “. Kata Pak Agus.

Program hibah bergulir berupa sapi perah ini adalah salah program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa Jawa Timur. Berjalan di dua wilayah, Malang dan Magetan. Program ini sudah berjalan selama 2 tahun, para peternak seperti pak Agus ini per hari memperoleh hasil susu perah rata-rata dalam sehari sebanyak 15 – 17 liter. Hasil susu kemudian dijual dikoprasi, harga susu saat ini Rp. 5.500,-. Jadi kalau dihitung kasar per bulannya peternak memperoleh penghasilan kotor sebesar Rp. 2.640.000,-. Pera peternak biasanya mengambil pakan langsung dari koprasi, sehingga pas saat akhir bulan pendapatan langsung dipotong oleh koprasi.

 

” Alhamdulillah program sapi perah ini progresnya sangat baik, sementara kemampuan kami hanya bisa menghibahkan 1 keluarga penerima manfaat sebanyak 1 ekor sapi. Target kami kedepan 1 kelurga bisa bisa memperoleh hibah minimal 2 ekor sapi, agar mereka bisa memperoleh penghasilan bulanan setara UMK setempat ” Kata Rizzqi Aladib selaku Manager Program Dompet Dhuafa Jatim (DompetDhuafaJawaTimur/Ilham)

 

 

Launching Program Guru Hebat Batch 2

Launching Program Guru Hebat Batch 2

Jumat/17 Juni/ 2022, Launching Program Guru Hebat Batch 2 di Pujon, Malang. Diikuti oleh 20 Peserta Guru Hebat. Program ini merupakan Program Pembinaan dan Tunjangan Bagi Guru Al-Quran. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas mengajar Guru Al-Quran, agar mampu bersaing dan meningkatkan kapasitas ajar dengan menggunakan metode Ummi yang mudah, menyenangkan dan menyentuh hati melalui pendekatan seperti bahasa Ibu untuk Membangun Generasi Qurani. 

“Terimakasih saya ucapkan kepada para ustadzah-ustadzah yang menjadi orang pilihan untuk mengikuti program Guru Hebat Batch 2 ini, karena sebaik-baik kalian adalah yang mau belajar Al Quran dan mengajarkan nya, tutur Kholid Abdillah (Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jatim) dalam sambutannya.”

“Alhamdulillah melalui pembinaan Guru Hebat Batch 1 ini, saya mendapatkan ilmu, keahlian mengajar Al-Quran metode Ummi dan mendapatkan pengalaman untuk sharing dengan para peserta Guru Hebat Batch 1. Adapun setelah mendapatkan sertifikat pelatihan Al-Quran Ummi yang Dompet Dhuafa Jatim fasilitasi alhamdulillah puji syukur saya diterima mengajar Al – Quran di SMP Islam 2 Pujon, Malang. Terimakasih Dompet Dhuafa Jatim telah melaksanakan Program Binaan Guru Hebat dalam meningkatkan kualitas Guru dalam mengajarkan Ilmu Al-Quran, semoga program Guru Hebat ini terus terlaksana agar bisa membina Guru Al-Quran demi mencetak generasi Qurani, tutur Ustadzah Iklima (Peserta Guru Hebat Batch 1).” (DompetDhuafaJatim/Ilham)

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin Tinjau RS Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin Tinjau RS Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang

JOMBANG, JAWA TIMUR – Sepekan ini, Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. DR. (HC.) KH. Ma’ruf Amin gelar kunjungan kerja ke wilayah Jawa Timur. Beragam kegiatan berentet mengisi kunjungan kerja tersebut. Tak ketinggalan, setelah reuni di Pondok Pesantren Tebuireng, dalam kunjungan kerjanya, Wapres Ma’ruf Amin juga singgah di RS Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang. Salah satu rumah sakit berbasis wakaf yang digagas Yayasan Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Tebuireng.

Pada kesempatan tersebut, dengan didampingi KH. Abdul Ghofar, seaku Sekretaris Ponpes Tebuireng, H. Iqbal Billy Wahid, selaku Direktur RS Hasyim Asy’ari, Etika Setiawanti, selaku Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, dan dr. Muhammad Zakaria, selaku Direktur PT. DD Medika, Wapres Ma’ruf Amin melakukan hospital tour. Dengan dipandu dr. Muhammad Zakaria, Ma’ruf Amin meninjau sejumlah fasilitas dan ruangan di RS Hasyim Asy’ari. Berangkat dari lobby rumah sakit, tinjauan berlanjut ke ruang operasi, ruang perawatan hingga ruang ICU. Dengan mengikuti hospital tour, Wapres Ma’ruf Amin dapat melihat langsung kondisi dan kesiapan dari RS Hasyim Asy’ari untuk melayani pengobatan masyarakat.

Seusai hospital tour di RS Hasyim Asy’ari, Wapres Ma’ruf Amin kembali ke lobby rumah sakit untuk memberikan kesan atas tinjauannya sekaligus memimpin doa bersama untuk kesuksesan dan keberkahan RS Hasyim Asy’ari. Wapres mengapresiasi adanya RS Hasyim Asy’ari di Tebuireng Jombang. Sebagai alumni Ponpes Tebuireng, beliau mengungkapkan kekagumannya atas perkembangan ponpes tersebut di era sekarang. Karena Ponpes Tebuireng kini jauh lebih maju dengan beragam fasilitas yang ada.

“Saya ketika masih kecil pernah di Pesantren Tebuireng. Saya melihat, saat ini pesantren sudah berkembang begitu rupa. Jadi, tidak hanya sekolah agama saja, bahkan juga mengembangkan kegiatan ekonomi dan kini ada rumah sakitnya. Saya berharap, perkembangan ini terus berlanjut,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin, di sela kunjungannya di RS Hasyim Asy’ari.

Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat

 

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz, memohon doa dan dukungan masyarakat agar RS Hasyim Asy’ari dapat beroperasi pada 2022 ini. “Mohon doanya, supaya RS Hasyim Asy’ari bisa segera beroperasi. Sehingga dapat segera memberikan pelayanan bagi masyarakat. Diharapkan tahun ini sudah dapat dioperasikan,” jelas Abdul.

Senada dengan KH. Abdul Hakim Mahfudz, dr. Muhammad Zakaria, selaku Direktur PT. DD Medika yang memandu langsung peninjauan Wapres di RS Hasyim Asy’ari juga memohon doa dan dukungan masyarakat. Ungkap dr. Zakaria, meskipun bangunan rumah sakit sudah berdiri megah di tengah masyarakat, namun masih ada kebutuhan alat kesehatan untuk melengkapi beroperasinya RS Hasyim Asy’ari.

“Kami sudah maksimalkan penghimpunan untuk pembangunan dan alhamdulillah sudah bisa mewujudkan fisik bangunannya. Saat ini kami paralel melakukan pengurusan izin beroperasi dan utamanya melengkapi alat kesehatan dari fasilitas RS. Dengan adanya kunjungan KH. Ma’ruf Amin, kami berharap dapat menjadi salah satu ikhtiar kami dalam percepatan beroperasinya RS Hasyim Asy’ari. Selain itu, kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat akan kesuksesan dan keberkahan dari RS Hasyim Asy’ari di Tebuireng,” papar dr. Muhammad Zakaria, seusai memandu hospital tour. (Dompet Dhuafa Jatim/Ilham)

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin berkunjung ke Hunian tetap dan Hunian Sementara APG Semeru

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin berkunjung ke Hunian tetap dan Hunian Sementara APG Semeru

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin berkunjung ke Hunian tetap dan Hunian Sementara APG Semeru yang terletak di desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang pada Kamis (2/6/21).

Dalam kunjungannya Wapres mengecek progres pembangunan, membagikan sembako dan berdiskusi dengan para penerima manfaat hunian.

Hunian tetap yang terhubung dengan hunian sementara yang dibangun oleh lembaga kemanusiaan, salah satunya Dompet Dhuafa saat ini sudah 90 persen selesai.

Secara bertahap, masyarakat akan menempati hunian tersebut.

Warga merasa senang dengan hunian yang diberikan, karena kondisinya sangat nyaman asri dan tentu aman. Wapres Juga berpesan agar hunian ini dijaga dengan baik dan jangan dijual.

Sementara itu, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Kholid Abdillah yang juga hadir di acara tersebut sempat berdiskusi dengan Wakil Bupati Lumajang, Ibu Indah, terkait pembangunan huntara oleh Dompet Dhuafa. Beliau mendukung penuh untuk terus dilanjutkan dan terus kolaborasi dengan pemkab Lumajang. (Domet Dhuafa Jawa Timur/Ilham)