Header Dompet Dhuafa Jatim
Dompet Dhuafa Jatim bersama PLN Indonesia Power PLTU Cilegon Bangun Sumur Bor Bencana Banjir Lahar Dingin Lumajang

Dompet Dhuafa Jatim bersama PLN Indonesia Power PLTU Cilegon Bangun Sumur Bor Bencana Banjir Lahar Dingin Lumajang

Lumajang, September 2023 – Dompet Dhuafa Jawa Timur dan PLN Indonesia Power PLTU Cilegon telah bekerja sama dalam pembangunan sumur bor yang berlokasi di Dusun Karangrejo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Dusun Karangrejo merupakan salah satu wilayah yang merasakan dampak serius dari banjir lahar dingin Semeru yang terjadi pada bulan Juli lalu. Akibat dari peristiwa tersebut, sumber air yang biasanya digunakan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih tertimbun oleh material lahar dingin, yang menyebabkan kesulitan akses warga untuk mendapatkan air bersih. Meskipun upaya seperti pengiriman air menggunakan tangki telah dilakukan sekitar 2-3 hari sekali, namun hal tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan air bersih yang cukup untuk dikonsumsi oleh warga. Selain itu, selama musim kemarau tiba, Desa Jugosari juga sering menghadapi masalah kekeringan.

Kholid Abdillah, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan dari donatur PLN Indonesia Power PLTU Cilegon. Dengan bantuan ini, Dompet Dhuafa dapat membangun sumur bor di Dusun Karangrejo, yang akan menjadi salah satu sumber air bersih bagi warga di wilayah tersebut. Kholid Abdillah juga menyatakan bahwa pembangunan sumur bor ini telah selesai, sehingga warga kini dapat memanfaatkannya dengan baik.

Ibnu Hasan, seorang warga lokal, turut mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN Indonesia Power PLTU Cilegon dan Dompet Dhuafa Jatim. Dia menjelaskan bahwa selama ini, warga Dusun Karangrejo bergantung pada sumber air yang telah tertimbun. Meskipun pipa air sering kali hanyut saat terjadi banjir, namun selama sumber air tersebut masih ada, warga tidak terlalu khawatir. Namun, sekarang, situasinya menjadi sulit karena sumber air tersebut hilang tanpa sisa.

Ibnu Hasan juga menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan program air ini. Kini, warga dapat dengan mudah mendapatkan air bersih, dan dia mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas bantuannya.

Krisis Air Bersih di Pacitan: Dompet Dhuafa Jatim Salurkan Air Bersih

Krisis Air Bersih di Pacitan: Dompet Dhuafa Jatim Salurkan Air Bersih

Pacitan, 9 September 2023 – Dampak krisis air bersih di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, melibatkan setidaknya 7.000 jiwa. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Tegalombo, terutama Dusun Klitik, dengan 200 kepala keluarga mengalami kekeringan di berbagai perkampungan yang berbeda.

Krisis air ini disebabkan oleh hilangnya air resapan selama musim kemarau, yang biasanya digunakan oleh masyarakat setempat. Upaya mengalirkan air dari luar wilayah juga terhambat oleh penurunan debit air di lokasi pengambilan.

Seorang ibu di Kampong Pokol Kucing, Dusun Klitik, sekarang harus mengatasi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air untuk keluarganya, termasuk putrinya yang masih duduk di bangku SMP. Sebanyak 12 rumah lain di wilayah ini juga mengalami masalah serupa.

Masalah kekeringan juga melanda wilayah lain seperti Sambi, Ngondang, dan Njambu, dengan akses yang sulit karena jalan berbatu dan tanah.

Untuk mengatasi situasi ini, relawan lokal bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur telah mendistribusikan 46.500 liter air selama lima hari ke beberapa titik wilayah di Dusun Klitik Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Meskipun distribusi air tidak merata karena kendala medan dan akses rumah yang sulit, upaya ini telah membantu setidaknya 200 kepala keluarga yang terdampak. Salah satu warga yang ikut serta dalam distribusi air mengungkapkan rasa terima kasih mereka terhadap bantuan ini.

Krisis Air Bersih di Mojokerto: Dompet Dhuafa Jatim Salurkan Air Bersih

Krisis Air Bersih di Mojokerto: Dompet Dhuafa Jatim Salurkan Air Bersih

Mojokerto, 1 September 2023 – Sebanyak 7.587 warga di 3 desa di kaki Gunung Penanggungan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, saat ini menghadapi krisis air bersih yang mengakibatkan kondisi darurat akibat bencana kekeringan. Upaya untuk membuat sumur dalam di wilayah tersebut gagal dilaksanakan karena kondisi tanah yang penuh dengan batuan. Warga sekarang bergantung pada bantuan pendistribusian air bersih.

Mengenai masalah kekeringan air bersih, Nawi, seorang warga setempat, mengakui bahwa setiap musim kemarau, seperti yang sedang terjadi saat ini, mereka selalu mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. “Ini sudah menjadi masalah sejak saya kecil, sumber air bersih sangat langka,” ungkapnya.

Setiap hari, Nawi dan keluarganya mengumpulkan air hujan dan menyimpannya di berbagai tempat penampungan yang terdapat di setiap sudut perkampungan. “Air hujan kami simpan dalam tandon, sehingga bisa digunakan untuk memasak dan mandi,” katanya.

Menurutnya, untuk mendapatkan air selama musim kemarau, mereka harus membelinya dari pemasok. “Kami harus membeli air seharga lima ribu rupiah per jerigen, dan mengambilnya di bawah” tambahnya.

Pada tanggal 1 September 2023, Dompet Dhuafa Jatim menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sebanyak 25.000 liter untuk membantu 1.200 jiwa yang tinggal di sana.

“Tentunya, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, yang pastinya sangat bermanfaat bagi warga desa kami,” ujar Tini (51), salah seorang warga Kunjorowesi.