Header Dompet Dhuafa Jatim
DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

Pacitan, 1 Agustus 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur meresmikan program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Program ini melibatkan pengeboran sumur wakaf dan pemasangan pipanisasi untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga desa, memberikan manfaat besar bagi 62 kepala keluarga (KK) yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menyampaikan harapan besar dari hadirnya sumur wakaf ini. “Hadirnya sumur wakaf ini semoga dapat meringankan masyarakat terhadap kebutuhan air dan harapannya dapat dikembangkan secara mandiri sehingga tidak sebatas sebagai air bersih tapi juga air layak konsumsi yang dapat menjadi usaha untuk memakmurkan desa,” ungkap Rizzqi.

Nanung, Sekretaris Desa Kasihan, turut memberikan sambutannya. “Saya rasa wakaf ini semoga menjadi jariyah kita bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan turun temurun,” kata Nanung. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan manfaat jangka panjang dari program wakaf ini bagi generasi mendatang.

Dwi, salah satu penerima manfaat program, juga berbicara tentang perubahan besar yang dirasakan warga desa. “Kami warga desa sangat terbantu sekali, dulunya kami harus bergiliran mengakses air bersih bahkan harus memikul jauh. Kini, tinggal memutar kran saja, air sudah sampai ke rumah kami,”.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama perangkat desa, disaksikan oleh warga desa yang hadir. Kegiatan ini kemudian diikuti dengan seremonial, ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung sumur wakaf dan instalasi pipanisasi yang telah terpasang.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di desa tersebut. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumur wakaf, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

Ponorogo, 31 Juli 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur mengadakan launching program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Program ini bertujuan untuk mengalirkan air dari hulu sumber mata air ke masyarakat desa melalui pipanisasi, memberikan manfaat besar bagi 33 kepala keluarga (KK) yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan. “Air adalah sumber kehidupan, maka semoga melalui wakaf air untuk kehidupan ini, dapat menghidupi serta bermanfaat bagi masyarakat serta dapat dikelola mandiri dan berkelanjutan sehingga manfaatnya mengalir jauh,” ujar Aladib.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hadi Winoto, perwakilan warga desa. Hadi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih dari warga desa atas program ini. “Sebelum adanya wakaf ini, warga desa selalu memikul air sejauh 700 meter dari sumber air. Sekarang, dengan adanya program ini, kami benar-benar terbantu sekali,” ungkapnya. Pernyataan ini menggambarkan betapa beratnya perjuangan warga desa selama ini untuk mendapatkan air bersih dan bagaimana program ini memberikan perubahan besar dalam kehidupan mereka.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama dengan warga desa. Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung instalasi pipanisasi yang telah dibangun.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di Desa Gajah. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumbernya, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama warga Desa Gajah telah menunjukkan bahwa melalui wakaf dan kerja sama yang baik, tantangan besar seperti akses air bersih dapat diatasi. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI