Header Dompet Dhuafa Jatim
DEMI ASTIYAH TETAP SEKOLAH, PAK DJOKO BERJUANG DARI BERJUALAN TEMPE HINGGA NGERONGSOK

DEMI ASTIYAH TETAP SEKOLAH, PAK DJOKO BERJUANG DARI BERJUALAN TEMPE HINGGA NGERONGSOK

Surabaya, 14 Oktober 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan bantuan pendidikan kepada Astiyah, anak Pak Djoko yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan tempe dan mencari barang bekas. Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan pendidikan Astiyah agar keterbatasan ekonomi tidak menghentikan langkahnya untuk terus bersekolah.

Pak Djoko tinggal berdua bersama Astiyah. Setiap pagi, ia berkeliling menjajakan tempe milik orang lain. Dari satu tempe yang terjual, ia memperoleh keuntungan sekitar Rp2.000. Dalam sehari, rata-rata 20 tempe mampu dijual dengan penghasilan sekitar Rp40.000 apabila dagangannya habis.

Penghasilan tersebut belum cukup membuat Pak Djoko berhenti bekerja. Selepas berjualan, ia melanjutkan aktivitas dengan mencari barang bekas yang masih memiliki nilai jual. Hasil dari dua pekerjaan itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga pendidikan Astiyah tetap berjalan.

Di tengah penghasilan yang terbatas, pendidikan anak tetap menjadi salah satu hal yang diperjuangkan Pak Djoko. Ia berharap Astiyah mendapat kesempatan belajar dan kelak memiliki kehidupan yang lebih baik.

Melalui bantuan pendidikan ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur turut meringankan kebutuhan sekolah Astiyah sekaligus menjaga harapan Pak Djoko agar putrinya dapat terus belajar dan mengejar cita-cita.

Perjuangan Pak Djoko mengingatkan bahwa di balik seorang anak yang terus bersekolah, ada orang tua yang setiap hari berusaha agar langkah itu tidak terhenti.

Reporter: Miftahul Huda
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Miftahul Huda