Sigi, 25 Juli 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan amanah bantuan kemanusiaan dari BEM KM FK UNAIR berupa 45 paket sembako kepada 45 penyintas gempa bumi di Desa Kamarora A dan Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/7). Bantuan diberikan secara langsung dan tepat sasaran untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan pascagempa 16 Juni 2026.
Lebih dari sebulan setelah gempa mengguncang, perjuangan warga belum sepenuhnya usai. Di tengah upaya menata kembali kehidupan, bantuan pangan menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk melewati masa pemulihan dengan lebih tenang.
Melalui kolaborasi bersama BEM KM FK UNAIR, Dompet Dhuafa Jawa Timur memastikan 45 paket sembako tersalurkan kepada penerima manfaat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran. Bantuan tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan, kesehatan, serta ketahanan keluarga penyintas pascabencana.
Baharuddin (72), salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian yang hadir di tengah kondisi sulit.
“Terima kasih kepada seluruh donatur atas bantuan yang telah diberikan. Dalam situasi saat ini, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan keluarga,” ungkapnya.
Kepedulian BEM KM FK UNAIR yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa Jawa Timur menjadi bukti bahwa penyintas Sigi tidak berjalan sendiri. Dukungan ini diharapkan dapat menguatkan langkah masyarakat untuk pulih, bangkit, dan kembali membangun kehidupan mereka.
Reporter: Tim DDV & DMC DD Sulawesi Selatan
Editor: Edo Setiawan
Fotografer: Tim DDV & DMC DD Sulawesi Selatan