Header Dompet Dhuafa Jatim

SIMULASI TRIAGE BENCANA TSUNAMI DI PANTAI MARTAJASAH, BANGKALAN: DOMPET DHUAFA JATIM BERKOLABORASI DENGAN UNIVERSITAS NHM TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

WhatsApp Image 2025-11-19 at 16.17.56 (1)

Bangkalan, Madura, 19 November 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana, Dompet Dhuafa Jawa Timur (DD Jatim) berkolaborasi dengan Universitas Noor Huda Mustofa (NHM) menggelar simulasi triage bencana tsunami di kawasan wisata Pantai Martajasah, Bangkalan, Madura, pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 142 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kloter, memungkinkan simulasi berjalan dengan efektif, terstruktur, dan realistis.

Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa tentang penanganan bencana dengan korban massal. Para peserta dilatih dalam berbagai tahapan kritis, termasuk triage atau seleksi korban, evakuasi, serta penanganan medis awal. Melalui simulasi ini, mahasiswa diajarkan bagaimana mengidentifikasi korban yang membutuhkan perawatan segera, serta teknik evakuasi yang tepat untuk menyelamatkan nyawa.

Dompet Dhuafa Jatim berperan sebagai pendamping dalam kegiatan ini, memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa mengenai prosedur penanganan bencana yang efektif. Tim relawan Dompet Dhuafa turut berbagi pengetahuan mengenai koordinasi yang baik antar lembaga kemanusiaan dalam situasi darurat, serta pentingnya kerjasama tim dan komunikasi yang efisien.

“Simulasi triage ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Kami berharap, mahasiswa yang terlibat bisa menerapkan keterampilan ini langsung di lapangan, serta memiliki kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi bencana nyata,” ujar salah satu perwakilan Dompet Dhuafa Jatim.

Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah Jawa Timur. Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi bencana yang sebenarnya. Ke depan, DD Jatim dan Universitas NHM berencana untuk memperluas program pelatihan ini, sehingga lebih banyak mahasiswa yang siap terlibat dalam penanggulangan bencana.

Simulasi ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah daerah dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana. Dengan adanya kolaborasi yang solid, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat, efisien, dan efektif.

Reporter: Agus Triabudi Waloyo
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

Bagikan post ini

Tunaikan Kebaikanmu disini