Header Dompet Dhuafa Jatim
Dompet Dhuafa Bantu Penanganan Pasca Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Dompet Dhuafa Bantu Penanganan Pasca Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Dompet Dhuafa Bantu Penanganan Pasca Tragedi di Stadion Kanjuruhan

MALANG, JAWA TIMUR — Melalui Cabang Jawa Timur dan Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa mengerahkan tim respons untuk bantu percepatan penanganan awal pasca-kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kelurahan Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (02/01/2022) pagi.

“Kami terhubung melalui Dompet Dhuafa Jawa Timur dan mengerahkan ambulans di RSUD Kanjuruhan. Sehingga kami siap segera memobilisasi jika ada korban meninggal yang akan dibawa pulang ke rumah duka. Kami juga akan membuka layanan untuk kelompok rentan seperti balita, anak-anak, dan lansia. Selain itu, bersama Forum Zakat (FoZ), kami terhubung dengan Pos Informasi untuk mencari anggota keluarga yang hilang atau terluka,” jelas Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima Dompet Dhuafa Jawa Timur dan DMC, terdapat sebanyak 156 korban meninggal dunia. Diantaranya 10 korban meninggal dunia sudah dipulangkan menuju keluarganya. Kemudian 85 orang dalam perawatan, dan 54 orang sudah pulang dari perawatan.

Secara rinci, korban yang ada dipenanganan RSUD Kanjuruhan terdapat 3 (tiga) jiwa meninggal dunia, 50 orang dalam perawatan, dan 29 orang dalam perawatan sudah dikembalikan ke rumahnya. Kemudian korban yang ada dipenanganan RS Wava Husada terdapat 101 korban meninggal dunia, 7 korban meninggal dunia sudah dibawa menuju keluarganya, dan 20 orang dalam perawatan.

Sedangkan korban yang berada dipenanganan RSB Hasta Husada terdapat 4 (empat) korban meninggal dunia, 10 orang masih dalam perawatan, dan 25 orang dalam perawatan sudah dikembalikan ke keluarganya. Lalu korban yang berada dipenanganan Klinik Teja Husada terdapat 34 korban meninggal dunia, 3 korban meninggal dunia sudah dibawa menuju keluarganya, dan 5 (lima) orang dalam perawatan. RSUD DR. Saiful Anwar Malang (RSSA) terdapat 2 (dua) korban meninggal dunia, dan di Klinik Salcabila 4 (empat) korban meninggal dunia, terakhir di RSU Mitra Delima terdapat 4 orang meninggal dunia, dan RS Madiva Husada 4 korban.

“Selain mengerahkan ambulans, kami juga akan bantu pendataan info korban meninggal. Membuka Pos Hangat di Rumah Sakit atau di pusat informasi, pun berbagi nasi ke keluarga korban yang sedang menunggu hasil identifikasi,” sambung Kholid Abdillah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur. (Aldhi/Markom/Dompet Dhuafa Jawa Timur)

Berantas Buta Huruf Qur’an Braille, Dompet Dhuafa Jawa Timur Gandeng Kawan Netra untuk memperbanyak Sekolah di Jawa Timur.

Berantas Buta Huruf Qur’an Braille, Dompet Dhuafa Jawa Timur Gandeng Kawan Netra untuk memperbanyak Sekolah di Jawa Timur.

Pada hari Rabu (21/9) telah terlaksana penandatangan Kerjasama antara Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Kawan Netra, yang diwakili oleh Kholid Abdillah sebagai Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Gusti Mohammad Hamdan sebagai Ketua Yayasan Urunan Kebaikan.

Bentuk kerjasama Program Qur’an Braille ini, Dompet Dhuafa memberikan support pada kegiatan Kawan Netra dalam bentuk transportasi antar jemput peserta, sarana prasarana belajar tunanetra dan gaji guru Sekolah Qur’an Braille.

Saat ini Dompet Dhuafa dan Kawan Netra sudah menginisiasi Sekolah Qur’an Braille di wilayah Surabaya, Malang, Madura, dan Banyuwangi dengan total 165 siswa tunanetra dan 21 Guru tunanetra. Kedua belah pihak menyepakati untuk terus memperbanyak program ini, karena banyak Tunanetra yang sangat ingin bisa membaca Qur’an Braille.

Semoga kerjasama ini diberkahi oleh Allah dan selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah program Sekolah Qur’an Braille. Aamiin.

Dompet Dhuafa Jatim kantongi izin operasional dari Kemenag Jatim untuk lima tahun ke depan (2022 – 2027)

Dompet Dhuafa Jatim kantongi izin operasional dari Kemenag Jatim untuk lima tahun ke depan (2022 – 2027)

Sebagai bentuk komitmen dan kepatuhan terhadap regulasi negara, Dompet Dhuafa memperbarui izin operasionalnya yang telah habis di tahun ini. Alhamdulillah pada tanggal 1 September Dompet Dhuafa menerima SK yang berisikan izin operasional.
Izin operasional Lembaga zakat berlaku selama lima tahun. Untuk mendapatkan perpanjangan izin ini harus melalui beberapa tahapan. Di antaranya adalah mendapatkan rekomendasi dari Baznas, rutin melaporkan kegiatan dan hasil audit kepada Baznas dan Kemenag.

“Dengan terbitnya surat izin ini, kami berharap Dua hal. Pertama, kami lebih Amanah dan dapat berkordinasi dengan Baznas dan Kemenag dan harapan kedua, masyarakat tidak lagi ragu berzakat melalui Lembaga yang sudah mendapatkan izin. Karena untuk mendapatkan izin, harus melalui serangkaian persyaratan agar tetap dalam koridor Syar’i.” Ujar Kholid Abdillah, Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur.

Hunian Sementara kerjasama DD dengan Telkom Property

Hunian Sementara kerjasama DD dengan Telkom Property

Alhamdulillah bertambah lagi Hunian Sementara.

“Sebelumnya saya dan keluarga sementara menumpang di rumah saudara, karena rumah kami rusak total dampak dari erupsi Gn. Semeru 4 Desember lalu. Selain rumah, perkebunan kami juga terdampak, seluruh tanaman cabai mati dan tak sedikitpun ada sisa untuk dikonsumsi maupun dijual. Setelah beberapa lembaga sempat mensurvei, alhamdulillah akhirnya Dompet Dhuafa membantu kami mewujudkan hunian yang bisa kami tempati. Terimakasih Dompet Dhuafa dan Telkom Property.” Ujar pak Lamat, penerima manfaat Hunian Sementara.

10 bulan berlalu bencana Erupsi Gn. Semeru. Sisa-sisa duka masih terasa sampai saat ini.
Alhamdulillah Juli 2022 kembali terbangun 2 Hunian Sementara. Hunian Sementara ini di persembahkan oleh @telkomproperty.
Semoga keberkahan selalu mengalir ke orang-orang baik. Aaminn.

#huntara #huniansementara #erupsisemeru

Semangat Belajar TPQ Fathussalaam BMP

Semangat Belajar TPQ Fathussalaam BMP

Hari ini (20/07) TPQ Fathussalaam resmi di buka, yang di ikuti oleh 18 santri beserta walisantri masing-masing, hari pertama kalinya proses Belajar mengajar di laksanakan, setelah melaksanakan Beberapa musyawarah dengan takmir dan masyarakat sekitar, yang akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa, masyarakat sangat senang dan antusias karena di dukung penuh oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur dan juga masyarakat sangat berterimakasih sekali karena dengan adanya para donatur Dompet Dhuafa yang telah membiayai para ustadz/h yg bersertifikat ummi, akhirnya dapat mendirikan TPQ Fathussalaam yg bermetode ummi, dan juga yg telah memberikan 20 seragam gratis dan kitab ummi, semoga para donatur di beri keberkahan dan sehat  selalu.

Dan di antara wali murid juga ada yg ikut berpartisipasi siap membantu menginfestasikan dampar ngaji 10 buah, Alhamdulillah.

Dengan nuansa hati yang gembira, kegiatan hari ini lebih banyak diisi dengan kegiatan perkenalan-perkenalan baik sama ustadz/h nya maupun dengan santri & sesama santri, degan beberapa teknis yang menyenangkan. 

Harapannya sebagai pembuka langkah awal untuk para santri agar dapat saling mengenal dan juga sebagai pemanasan serta hiburan untuk merefresh mereka.

Bersama 8 Ustadzah ummi yang pada awal masuk Belajar TPQ ini juga semua ikut hadir untuk meramaikan pembukaan ini, semoga menjadi langkah baik untuk mewujudkan kreatifitas dan inovasi untuk para santri dan ustadz/h nya. (Ilham/DDJatim)

Tebar Hewan Kurban Hingga ke Desa Sono

Tebar Hewan Kurban Hingga ke Desa Sono

Daerah terpencil yang berada di dataran tinggi yang jauh dari kota,daerah ini adalah daerah yang rawan stunting dan desa ini berada di pelosok yang belum pernah ada kurban, ditahun sebelumnya menjadi salah satu prioritas Dompet Dhuafa Jatim dalam mendistribusikan daging kurban.

Salah satu desa penyaluran adalah, Desa Sono, Kec. Bandar, Kab. Pacitan. Untuk menuju kesana, jalan yang harus dilewati cukup terjal dan menanjak, dengan banyaknya jalan berbatu dan tanah berlumpur terlebih lagi jika hujan jalan akan licin dan sulit dilewati. Mayoritas penduduk disini kebanyakan bermata pencaharian petani, rumah mereka dari bambu dan berlantaikan tanah liat.

Tim sendiri bahkan sempat mengalami kendala saat perjalanan menuju ke lokasi pendistribusian, seperti jarak perjalanan jauh, ban mobil terselip karena akses jalan masih berbatu dan berlumpur. Namun tentunya, tak membuat semangat mereka surut. Daging kurban tetap harus diantarkan kepada yang membutuhkan.

Sahabat, Alhamdulillah, berkat kebaikan kurbanmu semakin banyak diamanhkan, semakin banyak pula penerima manfaat yang bisa kami jangkau dan berikan. Doakan ya, semoga kerjasama-kerjasama dengan berbagai pihak, terus dilakukan untuk kita bersama. #JadiManfaat untuk mereka yang membutuhkan.(Ilham/DDJatim)

Terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2.

Terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2.

Hari ini terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2. 

Antusiasme Guru dalam mengikuti pembelajaran sangat tinggi, terbukti dari 20 Guru keseluruhnnya hadir semua untuk mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Ummi ini. 

Ditengah-tengah kesibukan masing-masing, para Guru tetap semangat dan serius dalam mengikuti bimbingan para Ustadz Ummi yang luar biasa.

Pelatihan kali ini sudah memasuki jilid 3. Semoga para Guru Hebat bisa mengikuti rangkaian pelatihan ini sampai selesai hingga mendapatkan sertifikat Ummi dan semoga progam ini diberkahi oleh Allah SWT, Aamiin.(Ilham/DompetDhuafaJatim)

Minim Akses, DD Jawa Timur Distribusikan Daging Via Jalur Laut ke Dusun Merak

Minim Akses, DD Jawa Timur Distribusikan Daging Via Jalur Laut ke Dusun Merak

SITUBONDO, JAWA TIMUR — Di hari penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 1443 bertepatan Minggu (10/7/2022), Tim Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa Jawa Timur mendistribusikan 50 hewan domba/kambing (doka) ke Dusun Merak, Sumberwaru, Kec. Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Untuk menuju ke lokasi tidaklah mudah, tim menuju Dusun Merak harus melalui jalur laut menggunakan perahu kecil. Pasalnya, Dusun Merak yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Baluran, Jawa timur tersebut lebih sulit dan lebih jauh jika ditempuh melalui jalur darat.

Kepala Unit Banyuwangi Dompet Dhuafa Jawa Timur, Achmad Efendi bersama rekan-rekannya setimnya menempuh jalur laut selama kurang lebih 2 (dua) jam. Atas dasar pertimbangan keselamatan, sebagian besar hewan kurban sudah terlebih dahulu disembelih dan dikuliti di Sentra Ternak Situbondo, program binaan Dompet Dhuafa Jawa Timur.

“Di sana (Dusun Merak) terbagi dalam beberapa lingkungan, total kurang lebih terdapat 400 kepala keluarga dan semuanya akan mendapat manfaat daging kurban,” jelas Pak Pepen, sapaan akrab Efendi.

Dengan menggunaan perahu dakwah dari YBM PLN, tim THK Dompet Dhuafa Situbondo mendistribusikan daging kurban ke Dusun Merak, Situbondo

Tebar Hewan Kurban akan menjangkau titik-titik wilayah yang kekurangan pasokan daging kurban, tidak hanya di Pulau Jawa tapi menjangkau seluruh pelosok di Indonesia. Di sisi lain, Dompet Dhuafa Papua mendistribusikan hewan dan daging kurban hingga ke perbatasan Papua Niugini. Sedangkan di bagian selatan, Dompet Dhuafa NTT mendistribusikan hewan dan daging hingga ke perbatasan Timor Leste. (Aldhiansyah-Dompet Dhuafa Jawa Timur)

Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

JELAJAH KANDANG 2022, Melihat langsung persiapan hewan kurbanmu, virtual tour inisiasi @ddjatimorg live dari Kandang Sentra Ternak DD Farm Madiun Binaan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Ds. Jarisari, Geger, Madiun.

Alhamdulilah kemarin (25/6) acara Jelajah Kandang 2022 berjalan dengan seru dan lancar, terlihat dari astusias peserta yang hadir, dari mulai donatur, influencer dan beberapa media lokal ikut serta meramaikan acara tersebut.

Para peserta diajak langsung melihat persiapan hewan kurban dari mulai, riview kandang yang bersih, pengolahan makan ternak, penimbangan bobot hewan dan proses Quality Control yang lain, demi menjamin kualitas hewan yang maksimal sesuai syariat dan bebas dari PMK untuk dikurbankan di Hari Raya Idul Adha besok.

Terimakasih juga untuk seluruh peserta yang hadir. Semoga dapat memberi manfaat dan bisa berlanjut untuk event selanjutnya. (DompetDhuafaJatim/Ilham)

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Madiun – Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah akan tiba. Tapi Idul Adha tahun ini menghadapi tantangan pelik dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Diketahui wabah PMK dicirikan dengan lepuhan berisi cairan atau luka pada lidah, gusi, hidung, air liur berlebihan, luka dengan lepasnya kuku sehingga hewan tidak mampu berjalan atau pincang dan hilang nafsu makan.

Walaupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak menular pada manusia, akan tetapi wabah ini menular dari kepada hewan lain baik melalui kontak langsung ataupun kontak tidak langsung secara cepat. Wabah PMK juga memiliki dampak merugikan dengan penurunan produktivitas hingga angka kematian mendadak yang cukup tinggi.

Berpijak dari merebaknya PMK di Jawa Timur, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa (DD) Jatim, Kholid Abdillah menjelaskan untuk menjaga kualitas hewan kurban di tengah wabah PMK, DD menyiapkan bibit secara modern. “Bahkan kita memilih dan menyiapkan bibit unggul, sampai proses penggemukannya semua dilakukan secara mandiri di kandang milik Dompet Dhuafa atau Sentra Ternak DD Farm,” ujar Kholid Abdillah saat jumpa pers di kandang Sentra Ternak DD Farm yang berada di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (25/6/2022).

Masih menurut dia, wabah PMK ini menjadi kekhawatiran bagi banyak pihak termasuk DD. “Namun kami telah memiliki kandang sendiri yag tersentral. Dan telah melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai antisipasi. Seperti controlling hewan, pembatasan orang masuk, pengecekan rutin tenaga medis dan sebagainya,” jelasnya.

Tak hanya itu, sejak Januari 2022 hewan kurban telah disiapkan sebaik mungkin secara khusus sehingga dapat diketahui asal-usul bibit-bibit ternak tersebut. “Hal ini termasuk dalam rangka mengedepankan tatalaksana pencegahan penularan PMK,” katanya.

Selanjutnya menurut dia, DD juga sudah memiliki kandang plasma. “Artinya dalam proses pengadaan domba atau kambing-kambing di peternakan tidak diambil dari pasar secara umum. Tapi memang di kandang-kandang yang telah dikondisikan sehingga kita tau track recordnya, sekaligus memberdayakan peternak lokal. Dan memang jika tidak layak kurban tidak akan kita lepas,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kandang Sentra Ternak Dompet Dhuafa Farm di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Eko Aris Setyawan, di kandang Desa Jatisari saat ini tercatat sekitar 1000 hewan kurban domba. “Kami pastikan hewan domba tersebut dalam kondisi aman, sehat dan berkualitas. Kita berusaha memastikan hewan kurban yang akan dipotong itu bebas dari PMK, dan setiap hari kita beri vitamin dan nutrisi yang cukup sehingga kesehatan terjaga hingga nanti pada musim kurban,” papar Eko Aris Setyawan.

Lebih lanjut, Eko Aris Setyawan yang juga menjabat Kades Jatisari ini, kewaspadaan terhadap penyakit PMK yang menjangkiti hewan ternak pun terus ditingkatkan. “Meski sebelumnya ada yang sakit, tapi mayoritas tak ada yang bergejala berat dan sudah dalam kondisi baik semua,” imbuhnya.

Di wilayah Madiun, menurut dia, hewan ternak sudah memiliki kekebalan tubuh yang bagus, meskipun ternak sapi di desa ini ada yang sudah terjangkit PMK. “Kalau misal ada nanti yang terjangkit dengan gejala berat maka tidak akan kami distribusikan,” tandasnya.

Pun, dia juga menargetkan kenaikan berat badan domba setiap bulannya sehingga sesuai dengan yang dipersyaratkan Dompet Dhuafa. “Karena di Dompet Dhuafa ini masing-masing pemesan memiliki pilihannya sendiri, ada yang standar, medium dan premium. Makanya kita juga sesuaikan dengan standart para pemesan,” tutupnya.***(Muh Nurcholis)