Header Dompet Dhuafa Jatim
KREATIVITAS TUMBUH, LOGIKA TERASAH DI RUMAH BELAJAR DOMPET DHUAFA MADIUN

KREATIVITAS TUMBUH, LOGIKA TERASAH DI RUMAH BELAJAR DOMPET DHUAFA MADIUN

Madiun, 15 Februari 2026 – Rumah Belajar Dompet Dhuafa di Madiun menghadirkan kegiatan belajar tematik melalui praktik pembuatan scrapbook dan jaring-jaring kubus yang diikuti 11 anak bersama 1 relawan pendamping. Program ini dilaksanakan untuk menguatkan kreativitas, melatih fokus, serta membantu anak memahami konsep bangun ruang secara aplikatif melalui metode belajar interaktif.

Sejak pagi, ruang belajar sederhana itu dipenuhi tawa dan semangat. Anak-anak dengan tekun menyusun kertas warna, menempel hiasan, dan merangkai ide menjadi scrapbook yang penuh makna. Setiap karya lahir dari proses belajar yang sabar dan menyenangkan. Kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni sekaligus membangun rasa percaya diri.

Memasuki sesi matematika, antusiasme tak surut. Anak-anak diajak membuat jaring-jaring kubus, memotong pola, melipat sisi, hingga membentuk bangun ruang utuh. Pendekatan praktik ini memudahkan mereka memahami materi secara konkret dan logis.

Rumah Belajar Dompet Dhuafa di Madiun menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi. Dukungan para donatur memastikan kegiatan pendidikan ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi generasi masa depan.

Harapannya, setiap ilmu yang ditanam hari ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan anak-anak Madiun yang lebih cerah.

Reporter: Dompet Dhuafa Volunteer Madiun
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Dompet Dhuafa Volunteer Madiun

SINEKLOPEDIA MADIUN 2026: 80 ANAK YATIM DHUAFA NOBAR EDUKATIF TANAMKAN CINTA LINGKUNGAN SEJAK DINI

SINEKLOPEDIA MADIUN 2026: 80 ANAK YATIM DHUAFA NOBAR EDUKATIF TANAMKAN CINTA LINGKUNGAN SEJAK DINI

Madiun, 8 Februari 2026 – Sineklopedia DDV Madiun 2026 yang digelar oleh Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Madiun di Plaza Madiun menghadirkan 80 peserta dari adik-adik panti dan anak binaan Rumah Belajar Dompet Dhuafa. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Bless Bakery, Plaza Mall Madiun, Fauzan Konveksi, Gamefantasia, Arum Printing, serta Playdate with LittleAl Oilers. Melalui nonton bareng film “Maira Teman Tegar” dan aktivitas edukatif, acara ini bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana yang terorganisir dan penuh semangat kolaborasi.

Sejak pagi, peserta melakukan check-in dan pembagian kelompok sebelum menuju CGV Plaza Lawu. Opening ceremony dibuka oleh PIC DDV Chapter Madiun, Mas Beny, dilanjutkan nobar film yang sarat pesan menjaga alam. Momen khidmat terasa ketika peserta menyimak alur cerita yang mengajak generasi muda merawat bumi.

Alfian, Ketua Pelaksana, menyampaikan, “Pada awal tahun ini saya merasa lebih berwarna dengan berbagi kebahagiaan bersama adik-adik panti dan anak binaan. Ini momentum berkesan untuk terus berbuat kebaikan di mana pun.” Senada, Febrina, kakak pendamping, mengungkapkan antusiasmenya untuk kembali terlibat dan mengajak lebih banyak relawan.

Usai salat zuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang, sesi bermain di Gamefantasia, serta penulisan “Kotak Impian” sebagai refleksi cita-cita peserta. Acara ditutup dengan pembagian hampers dan foto bersama.

Meski menghadapi tantangan koordinasi akibat perubahan rundown, panitia mampu bergerak cepat dan adaptif. Harapannya, Sineklopedia dapat terus berkembang dan memberi dampak nyata dalam membangun generasi peduli lingkungan dan sosial.

Reporter: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur

SINEKLOPEDIA SURABAYA 2026: TEMANI MAIRA BERPETUALANG, 78 ANAK YATIM DHUAFA RASAKAN KECERIAAN LAYAR LEBAR DAN KEBERSAMAAN

SINEKLOPEDIA SURABAYA 2026: TEMANI MAIRA BERPETUALANG, 78 ANAK YATIM DHUAFA RASAKAN KECERIAAN LAYAR LEBAR DAN KEBERSAMAAN

Surabaya, 7 Februari 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar program Sineklopedia Surabaya 2026 di Maspion Square Surabaya dengan mengajak 78 anak yatim dan dhuafa menonton film “Teman Tegar-Maira” serta mengikuti rangkaian permainan dan makan bersama. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi Lip Ice, Smile Island, Rohto, Cheers, Artis, Gerakan Muda Beramal, Amira Bilqis, One Project, Arek Gerak, dan SBY Worker Support, sebagai upaya menghadirkan hiburan edukatif yang menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Sejak pagi, wajah-wajah ceria memenuhi area kegiatan. Anak-anak diajak menikmati pengalaman menonton bioskop yang sarat pesan positif tentang keteguhan dan persahabatan. Usai pemutaran film, mereka bermain bersama di wahana Wonder Town, mempererat kebersamaan dalam suasana penuh tawa. Kegiatan ditutup dengan makan bersama, dokumentasi, serta penyerahan bingkisan sebagai bentuk apresiasi dan kasih sayang dari para donatur.

Muhammad Mukhlas Cahyadi, PIC Sineklopedia Surabaya 2026, menyampaikan, “Alhamdulillah kegiatan Sineklopedia tahun ini dapat berjalan dengan lancar. Kami berhasil mengundang 78 anak panti untuk nonton bersama film Teman Tegar-Maira. Dukungan sponsor, kolaborator, dan media partner sangat membantu. Tidak hanya menonton, anak-anak juga bermain bersama dan makan bersama.”

Meski sempat terjadi miskomunikasi dengan salah satu panti terkait penggunaan kaos kaki, serta acara mundur 20 menit dan jumlah pendamping yang hadir belum mencapai target, semangat anak-anak tidak surut. Tantangan tersebut menjadi evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Melalui Sineklopedia, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap dapat terus menghadirkan ruang bahagia yang edukatif bagi anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus memperkuat kolaborasi kebaikan agar tahun mendatang kegiatan ini semakin meriah dan berdampak luas.

Reporter: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur

DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

DOMPET DHUAFA SILATURAHMI KE GUBERNUR ACEH MUZAKIR MANAF, PERKUAT TRANSPARANSI DAN KOLABORASI

ACEH — Dompet Dhuafa berkesempatan melaporkan langsung kinerja penanganan dan pemulihan Aceh pascabencana banjir bandang kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Sejak awal bencana terjadi hingga akhir Januari 2026, berkat kebaikan para donatur, Dompet Dhuafa masih terus melakukan ikhtiar terbaiknya untuk memulihkan kehidupan masyarakat Aceh.

Adapun Rizki Fauzan selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Aceh yang melaporkan sederet respons dan giat Dompet Dhuafa di Aceh kepada Muzakir Manaf. Fauzan dan tim melaporkannya langsung ke tempat Gubernur Aceh berkantor di Banda Aceh, pada Jumat (30/01/2026).

“Sampai hari ini Dompet Dhuafa terus bekerja untuk kemanusiaan di semua aspek pilar kelembagaan,” ungkap Rizki Fauzan.

Menerima laporan Dompet Dhuafa, Muzakir Manaf pun menyampaikan ucapan terima kasih. Ia berharap, ada kolaborasi program pemulihan di bidang UMKM untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat Aceh.

Untuk diketahui, Dompet Dhuafa sudah merespons dan terjun langsung ke beberapa lokasi terjadinya bencana sejak awal bencana terjadi. Dompet Dhuafa menerjunkan tim relawan dengan peralatan kesiapsiagaan, seperti perahu karet, mobil taktis, ambulans, kendaraan roda dua, dengan APD lengkap untuk semua tim.

Kini setelah kondisi berangsur membaik, Dompet Dhuafa fokus pada program pemulihan pascabencana, salah satunya adalah pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di lokasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah atau petugas lokal yang berwenang.

Pada tahap awal, Dompet Dhuafa menargetkan bisa membangun hingga 300 unit Rumtara di Aceh yang dilengkapi dengan fasilitas MCK dan listrik. Dompet Dhuafa mengikhtiarkan untuk membangun 1.000 Rumtara yang tersebar mulai dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa juga melakukan renovasi beberapa sekolah negeri dan madrasah, seperti SDN 03 Meurah Dua Pidie Jaya, MIN 01, dan MIN 04 Pidie Jaya. Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa memperbaiki dan memberikan suplai kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan untuk Polindes di Meunasah Mancang, Pidie Jaya serta aktivasi 20 unit Posyandu dan fasilitasnya.

Di bidang ekonomi, Dompet Dhuafa sudah melakukan pemetaan kebutuhan UMKM dan pasar tradisional yang harus dibantu, salah satunya dengan bantuan pemodalan atau yang biasa kami sebut sebagai Cash for Work.

Di samping program-program pemulihan, Dompet Dhuafa juga terus menjalankan penanganan kebutuhan dasar para penyintas, seperti sembako, minyak, dan sebagainya.

“Laporan per 28 Januari 2026, terdapat total 77.095 penerima manfaat di Aceh yang telah menerima berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang disalurkan secara bertahap dan menyeluruh dari Dompet Dhuafa,” ungkap Rizki Fauzan.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai bidang kebutuhan dasar dan pemulihan, antara lain dapur umum yang menjangkau 34.294 jiwa, distribusi sembako untuk 4.100 jiwa, serta layanan kesehatan bagi 3.460 jiwa. Selain itu, terdapat makanan siap santap bagi 5.980 jiwa, distribusi logistik pangan untuk 8.290 jiwa, dan pos hangat yang melayani 5.662 jiwa.

Layanan pendukung lainnya meliputi kebutuhan Ibu dan Anak untuk 1.126 jiwa, hygiene kit bagi 940 jiwa, Pos WiFi dan Charger untuk 1.532 jiwa, Corner Gizi bagi 1.302 jiwa, serta dukungan psikososial (Psychological First Aid) kepada 2.904 jiwa. Upaya pemulihan lingkungan dan kesehatan juga dilakukan melalui distribusi air bersih untuk 877 jiwa, kesehatan reproduksi bagi 1.074 jiwa, aksi bersih yang melibatkan 1.097 jiwa, hingga fogging untuk 200 jiwa.

Di sektor pendidikan dan pemberdayaan, bantuan mencakup Sekolah Ceria bagi 458 jiwa, School Kit untuk 305 jiwa, layanan vokasi bagi 190 jiwa, serta Rumtara sebanyak 180 pintu. Layanan-layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar, kesehatan, perlindungan, dan pemulihan penyintas secara menyeluruh.

Adapun program aksi kemanusiaan ini menjangkau wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya, serta Kota Langsa, Lhokseumawe, dan Subulussalam.

Semoga pertemuan ini meningkatkan kolaborasi dan transparansi pemulihan Aceh hingga kondisi yang jauh lebih baik. Di mana masyarakat mampu dengan mandiri dan gagah menghadap masa depan yang lebih baik. (Dompet Dhuafa)

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

PERKUAT KESIAPSIAGAAN WARGA LERENG GUNUNG ARJUNO-WELIRANG, PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI BERSAMA DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR MEMBERIKAN PEMBEKALAN EDUKASI MITIGASI BENCANA KEPADA RELAWAN DESA JATIARJO

Pasuruan, 29 Januari 2026 – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan. Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama PT PLN Indonesia Power UBP Grati dan BPBD Kabupaten Pasuruan menggelar Penyuluhan dan Peningkatan Kewaspadaan Bencana Puting Beliung, Tanah Longsor, dan Kebakaran Lahan Lereng Gunung di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1) ini melibatkan 35 personel relawan kebencanaan Desa Jatiarjo sebagai garda terdepan mitigasi bencana di wilayah rawan lereng gunung.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan dan sambutan dari para pihak. Haryo Penangsang, Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Grati, menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini. “Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang baik dan kesiapan menghadapi potensi bencana di Desa Jatiarjo. Bencana tidak bisa diprediksi, tapi dampaknya bisa diminimalkan jika kita siap,” ujarnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Moch. Rizzqi Aladib, menambahkan bahwa langkah mitigasi adalah investasi kemanusiaan jangka panjang. “Banyak yang terlihat heroik saat respons bencana, tapi Indonesia Power justru memikirkan mitigasi. Ini keren, karena kesiapsiagaan bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tegasnya.

Materi inti disampaikan oleh BPBD Kabupaten Pasuruan melalui edukasi ancaman dan mitigasi bencana, dilanjutkan dengan penguatan manajemen komunikasi kebencanaan. Peserta kemudian mengikuti simulasi komunikasi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memastikan koordinasi berjalan efektif saat kondisi krisis. Kegiatan ditutup dengan penyaluran paket alat kebencanaan berupa masker respirator, kacamata keselamatan, jet shooter pemadam, serta seragam relawan.

Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana melalui penguatan kapasitas masyarakat, dukungan lintas sektor, serta perbaikan lingkungan. Harapannya, relawan Desa Jatiarjo mampu menjadi penggerak utama desa tangguh bencana yang siap bertahan dan bangkit menghadapi ancaman bencana berulang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

PT DONGGI SENORO LNG DAN DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN SCHOOL KIT DAN HYGIENE KIT UNTUK PENYINTAS ERUPSI SEMERU

PT DONGGI SENORO LNG DAN DOMPET DHUAFA JATIM SALURKAN SCHOOL KIT DAN HYGIENE KIT UNTUK PENYINTAS ERUPSI SEMERU

Lumajang, 6 Desember 2025 – Sebanyak 103 paket school kit dan 75 hygiene kit disalurkan kepada 178 penyintas erupsi Gunung Semeru pada kegiatan Bantuan School Kit untuk Sekolah Darurat dan Hygiene Kit yang digelar di Sekolah Darurat SDN Supiturang 02 serta Hunian Tetap (HUNTAP) Sumber Mujur. Program ini terlaksana berkat kolaborasi PT Donggi Senoro LNG, Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Tim Reaksi Cepat (TRC) KAHMI Lumajang sebagai bentuk respons atas kebutuhan pendidikan darurat dan kebersihan diri para penyintas.

Kehadiran tim di lokasi membawa energi baru bagi anak-anak SDN Supiturang 02 melalui sesi motivasi ceria sebelum pembagian school kit dilakukan. Dalam sambutannya, Pradipta Sidi, Manager External Relation PT Donggi Senoro LNG, menyampaikan empati mendalam kepada warga terdampak. “Kami bersimpati yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Kami datang membawa sedikit bantuan, semoga dapat meringankan beban masyarakat. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan kita. Kami berdoa semoga situasi kembali pulih dan masyarakat dapat bangkit lebih kuat lagi,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh P. Haryono, S.Pd, perwakilan guru SDN Supiturang 02, yang menegaskan bahwa bantuan ini menjadi dukungan berarti dalam keberlanjutan pembelajaran di masa darurat. Setelah penyaluran school kit, kegiatan berlanjut dengan seremonial dan ramah tamah bersama penyintas di HUNTAP Sumber Mujur, kemudian dilanjutkan distribusi hygiene kit yang sangat dibutuhkan keluarga terdampak.

Melalui intervensi ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur dan PT Donggi Senoro LNG berupaya menghadirkan kembali harapan bagi penyintas—memastikan anak-anak tetap dapat belajar dan keluarga tetap menjaga kebersihan diri di tengah masa pemulihan. Harapannya, bantuan ini mampu mempercepat proses bangkitnya para penyintas menuju kehidupan yang lebih baik.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

SIMULASI TRIAGE BENCANA TSUNAMI DI PANTAI MARTAJASAH, BANGKALAN: DOMPET DHUAFA JATIM BERKOLABORASI DENGAN UNIVERSITAS NHM TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

SIMULASI TRIAGE BENCANA TSUNAMI DI PANTAI MARTAJASAH, BANGKALAN: DOMPET DHUAFA JATIM BERKOLABORASI DENGAN UNIVERSITAS NHM TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

Bangkalan, Madura, 19 November 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana, Dompet Dhuafa Jawa Timur (DD Jatim) berkolaborasi dengan Universitas Noor Huda Mustofa (NHM) menggelar simulasi triage bencana tsunami di kawasan wisata Pantai Martajasah, Bangkalan, Madura, pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 142 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kloter, memungkinkan simulasi berjalan dengan efektif, terstruktur, dan realistis.

Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa tentang penanganan bencana dengan korban massal. Para peserta dilatih dalam berbagai tahapan kritis, termasuk triage atau seleksi korban, evakuasi, serta penanganan medis awal. Melalui simulasi ini, mahasiswa diajarkan bagaimana mengidentifikasi korban yang membutuhkan perawatan segera, serta teknik evakuasi yang tepat untuk menyelamatkan nyawa.

Dompet Dhuafa Jatim berperan sebagai pendamping dalam kegiatan ini, memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa mengenai prosedur penanganan bencana yang efektif. Tim relawan Dompet Dhuafa turut berbagi pengetahuan mengenai koordinasi yang baik antar lembaga kemanusiaan dalam situasi darurat, serta pentingnya kerjasama tim dan komunikasi yang efisien.

“Simulasi triage ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Kami berharap, mahasiswa yang terlibat bisa menerapkan keterampilan ini langsung di lapangan, serta memiliki kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi bencana nyata,” ujar salah satu perwakilan Dompet Dhuafa Jatim.

Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah Jawa Timur. Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi bencana yang sebenarnya. Ke depan, DD Jatim dan Universitas NHM berencana untuk memperluas program pelatihan ini, sehingga lebih banyak mahasiswa yang siap terlibat dalam penanggulangan bencana.

Simulasi ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah daerah dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana. Dengan adanya kolaborasi yang solid, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat, efisien, dan efektif.

Reporter: Agus Triabudi Waloyo
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

DOMPET DHUAFA JATIM HADIR DALAM PROGRAM “SURABAYA BEBAS SAMPAH POPOK DAN PEMBALUT” DI PUSKESMAS TAMBAKREJO

DOMPET DHUAFA JATIM HADIR DALAM PROGRAM “SURABAYA BEBAS SAMPAH POPOK DAN PEMBALUT” DI PUSKESMAS TAMBAKREJO

Surabaya, 14 November 2025 — Hari ini Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam kegiatan edukasi Program “Surabaya Bebas Sampah Popok dan Pembalut” yang diselenggarakan oleh BUMBI (PT Cinta Segara Indonesia) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya. Kegiatan berlangsung di Puskesmas Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, dengan melibatkan puluhan ibu dan balita dari wilayah Tambaksari.

Pada pelaksanaan tahap awal ini, program memberikan dukungan kepada 40 keluarga, khususnya ibu dengan anak usia 0–3 tahun dari kalangan menengah ke bawah. Peserta mendapatkan edukasi mengenai penggunaan produk pakai ulang sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi sampah popok dan pembalut yang sulit terurai.

Melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa dan Wahana Visi Indonesia, kegiatan ini tidak hanya menekankan perubahan perilaku konsumsi, tetapi juga membuka peluang dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat. Penggunaan popok pakai ulang dinilai dapat menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Perwakilan Dompet Dhuafa turut menghadiri kegiatan sekaligus memberikan sambutan, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas untuk mengurangi sampah non-organik di Surabaya.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal perluasan edukasi dan pendampingan masyarakat dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan serta menjaga kualitas lingkungan di kawasan perkotaan.

Reporter: Agus Triabudi Waloyo
Editor: Agus Triabudi Waloyo
Fotografer: Sunawan Hadi Saputra

Tata Bahasa diolah oleh AI

AKSI LAYANAN SEHAT LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) DAN DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN PEMERIKSAAN GRATIS UNTUK 450 WARGA DI TIGA KABUPATEN (PACITAN, PONOROGO, DAN MADIUN).

AKSI LAYANAN SEHAT LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) DAN DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN PEMERIKSAAN GRATIS UNTUK 450 WARGA DI TIGA KABUPATEN (PACITAN, PONOROGO, DAN MADIUN).

Pacitan, Ponorogo, Madiun, 11-13 November 2025 – Aksi Layanan Sehat berhasil digelar pada 11–13 November 2025 oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menyasar tiga titik layanan di Pacitan, Ponorogo, dan Madiun. Program ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 450 warga, terutama di wilayah pedesaan yang akses kesehatannya terbatas. Kolaborasi ini terlaksana untuk memperluas edukasi kesehatan, memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan, serta memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat pelosok.

Gelaran pertama dilaksanakan di Masjid Al-Birr, Pringkuku, Pacitan, lalu berlanjut di Balai Desa Wates, Ponorogo, dan ditutup di Aula Kantor Desa Randualas, Kare, Madiun. Di setiap lokasi, masyarakat disambut dengan rangkaian layanan seperti cek kesehatan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, pemberian obat, serta pembagian nutrisi seperti susu, telur, dan buah-buahan. Suasana hangat terasa karena banyak warga lanjut usia yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksa kesehatan mereka secara lengkap.

Bambang Samsul Hidayat, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, menekankan pentingnya kehadiran layanan ini. Ia menyatakan bahwa Aksi Layanan Sehat merupakan bentuk nyata kepedulian LPS, bukan hanya melalui edukasi perbankan tetapi juga melalui pemerataan layanan kesehatan hingga wilayah sulit dijangkau. “Aksi Layanan Sehat ini merupakan bentuk wujud kepedulian sosial Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kepada masyarakat, kita banyak melakukan kegiatan edukasi & sosialisasi tapi juga merupakan tanggung jawab kami juga. Yang paling utama adalah membantu menjaga kesehatan masyarakat, pemerataan pemeriksaan tidak hanya tidak kota kota besar saja, tapi di kota kota yang menantang secara jangkauannya. Tujuan lainnya adalah melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan selain itu juga pada tahun 2028 LPS juga akan menjamin polis asuransi. Ujungnya nanti bisa membantu meningkatkan sistem stablitias keuangan,” ujarnya.

Miftahul Huda, perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menambahkan bahwa kolaborasi ini membuka ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Tentunya diharapkan aksi layanan kesehatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya kesehatan.”. Sumaryono, Kepala Dusun Gumulharjo Pacitan, menyampaikan rasa terima kasih karena kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan warganya. Hal senada juga diungkapkan Heru Edi Suyanto, Sekretaris Desa Wates Ponorogo, dan Suratno, Kasi Kesra Desa Randualas Madiun, yang menyebut aksi ini membantu warga lanjut usia mendapatkan layanan kesehatan yang biasanya sulit diakses.

Perjalanan tim tidak tanpa hambatan. Akses menuju daerah pelosok serta cuaca yang tidak menentu sempat menghambat distribusi logistik. Namun seluruh tantangan berhasil diatasi berkat koordinasi lintas tim dan dukungan masyarakat setempat.

Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi hadirnya layanan-layanan kesehatan serupa di wilayah lain, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga sosial dan institusi keuangan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

DOMPET DHUAFA JATIM DAN YWIB TANAM BIBIT KEBAIKAN LEWAT PROGRAM BUDIDAYA WORTEL DI PUJON

DOMPET DHUAFA JATIM DAN YWIB TANAM BIBIT KEBAIKAN LEWAT PROGRAM BUDIDAYA WORTEL DI PUJON

Malang, 13 Oktober 2025 – Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) dan Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder resmi melaksanakan kegiatan Turun Tanam Program Budidaya Wortel di kawasan Bumi Maringi Peni, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Program yang melibatkan 200 penerima manfaat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pertanian produktif yang berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Dompet Dhuafa Jatim dalam mengembangkan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Di lahan seluas satu hektar, penanaman benih wortel dilakukan secara gotong royong oleh petani, relawan, dan perwakilan lembaga mitra. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari Ketua Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder, perwakilan Dompet Dhuafa Jatim, doa bersama, serta simbolis penyerahan Good Collaboration (GC) dari pihak DD Jatim, YWIB, dan masyarakat.

Amin Wahyudi, Ketua Kelompok Masyarakat Bakti Bumi Bunder, menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif ini. “Saya sangat bersyukur dengan hadirnya Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya dalam program Budidaya Wortel di Bumi Maringi Peni. Program ini mendukung kami meningkatkan kesejahteraan sosial melalui kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Nantinya, keuntungan dari hasil penjualan wortel akan digunakan untuk pembangunan masjid, perbaikan sarana desa, dan kegiatan sosial lainnya,” ungkapnya.

Turun tanam ini menjadi simbol awal dari semangat kolaborasi dan pemberdayaan yang menumbuhkan harapan. Masyarakat Desa Tawangsari berharap hasil panen wortel dapat melimpah dengan harga jual yang baik, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi warga dan menjadikan desa lebih sejahtera.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Tata Bahasa diolah oleh AI