Header Dompet Dhuafa Jatim
UPAYA MENGAKHIRI DAHAGA, DISTRIBUSI AIR BERSIH MEMBAWA HARAPAN BARU DESA SENEPO

UPAYA MENGAKHIRI DAHAGA, DISTRIBUSI AIR BERSIH MEMBAWA HARAPAN BARU DESA SENEPO

Ponorogo, Jawa Timur – Krisis air bersih yang telah melanda Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mendapat perhatian serius melalui program distribusi air bersih yang diinisiasi oleh DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur. Program yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Selasa hingga Kamis, 24-26 September 2024, berhasil menyalurkan bantuan air bersih kepada 352 Kepala Keluarga (KK), yang berjumlah total 1278 jiwa. Program ini diselenggarakan dengan melibatkan Karang Taruna Desa, serta warga lokal, sebagai bentuk nyata kolaborasi antar-elemen masyarakat dalam menangani krisis air.

Agus Triabudi Waloyo, Koordinator Distribusi Program Dompet Dhuafa Jawa Timur, menjelaskan betapa gentingnya situasi di Desa Senepo. “Ditinjau dari segi medan dan peta kawasan zona sumber air, desa ini benar-benar sangat membutuhkan air bersih. Warga desa harus berjalan berkilo-kilometer demi mendapat air, itupun belum tentu bersih karena sering tercemar oleh lumpur dan pasir. Bahkan lebih parah, di musim kemarau seperti sekarang, sumber air itu kering dan gersang,” kata Agus.

Pernyataan tersebut diamini oleh Eko, perwakilan dari Karang Taruna Desa, yang mengakui bahwa situasi krisis air di Senepo sudah berlangsung lama. “Kondisinya sudah begini bertahun-tahun, malah sekarang bisa dibilang lebih parah karena musim hujan dan kemarau tidak bisa diprediksi lagi,” ujar Eko. Situasi ini memaksa warga untuk melakukan segala cara demi memperoleh air bersih, bahkan harus menempuh jalan terjal yang berbahaya.

Ibu Rukmini, warga Dusun Jeruk, mengungkapkan bahwa krisis air membuat warga harus menghemat air dengan ketat. “Kondisinya gersang, sehari-hari warga harus berhemat. Kalau hujan, kami semua menadah air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. Sementara itu, Ibu Wati, warga Dusun Caluk, menceritakan bahwa warga harus berjalan beberapa kilometer demi mendapatkan air. “Kami harus ngangsu, jalan beberapa kilometer, naik turun bukit hanya untuk mengisi satu galon air. Di sini sudah pernah dibuat sumur bor, kedalamannya sampai 70 meter, tapi tidak ada airnya sama sekali,” tuturnya dengan penuh keprihatinan.

Distribusi air bersih ini dilakukan oleh tim DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan menggunakan armada satu unit triton, dua mobil colt diesel yang masing-masing dilengkapi dua toren berkapasitas 3000 liter. Secara keseluruhan, sebanyak 12 rit distribusi air dilakukan di 9 titik distribusi utama di desa tersebut. Setiap rit mengangkut 12.000 liter air, memastikan distribusi air bersih yang merata di seluruh wilayah desa.

Selain distribusi air, tim juga melakukan asesmen kebutuhan warga terkait solusi jangka panjang. Hasil dari asesmen menunjukkan bahwa solusi yang memungkinkan adalah dengan program pipanisasi. Pipanisasi ini diusulkan untuk menghubungkan Desa Senepo dengan sumber mata air dari desa tetangganya, yang memiliki akses air bersih lebih stabil.

“Setelah berkomunikasi dengan warga dan memahami medan serta tantangan yang ada, kami akan mengeksplorasi kemungkinan kolaborasi lebih lanjut untuk program pipanisasi. Dengan jaringan pipa air yang menghubungkan Desa Senepo dengan sumber air dari desa sebelah, diharapkan masalah air bersih di desa ini dapat teratasi secara berkelanjutan tapi, ini harus usaha bersama, kolaborasi banyak pihak dan tentunya juga memerlukan bantuan dari para donor,” jelas Agus Triabudi.

Distribusi air tidak berjalan tanpa tantangan. Kondisi medan di Desa Senepo yang ekstrem, dengan jalanan menanjak, sempit, dan berbatu, membuat tim harus ekstra hati-hati. Kiri kanan jalan dipenuhi tebing dan jurang, sehingga distribusi air harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Di beberapa titik, pemadaman listrik juga menjadi kendala tersendiri yang memperlambat proses distribusi air bersih. Meski demikian, semangat para relawan dan warga desa yang bahu-membahu dalam upaya ini menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan.

Program distribusi air bersih oleh DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur ini diharapkan dapat meringankan beban warga Desa Senepo dalam jangka pendek, sambil menunggu realisasi program jangka panjang berupa pipanisasi yang diusulkan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, upaya ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mengatasi dampak buruk kekeringan yang terus melanda daerah pedesaan seperti Desa Senepo, Ponorogo, yang hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

RESPON KEKERINGAN DI MOJOKERTO, GIAT AKSI DISTRIBUSI AIR BERSIH DAMPAK MUSIM KEMARAU

RESPON KEKERINGAN DI MOJOKERTO, GIAT AKSI DISTRIBUSI AIR BERSIH DAMPAK MUSIM KEMARAU

Mojokerto, 12-13 September 2024 – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar aksi distribusi air bersih di dua desa di Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Duyung, Kecamatan Trawas, dan Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas krisis air bersih yang dialami warga setempat akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Sekitar 100 hingga 150 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari bantuan ini.

Pada Kamis, 12 September 2024, aksi distribusi air bersih dilakukan di Desa Duyung. Sebanyak dua tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter disalurkan ke pusat tandon air warga. Dari tandon tersebut, air kemudian didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Distribusi dilanjutkan ke Desa Kunjorowesi pada Jumat, 13 September 2024, dengan penyaluran tiga tangki air bersih yang juga berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Distribusi air dilakukan di tiga titik berbeda di desa tersebut, sehingga warga di berbagai lokasi dapat menjangkau air bersih secara merata.

Kolaborasi dalam aksi ini melibatkan BPBD Mojokerto, guna memastikan proses distribusi berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.

Agus Triabudi Waloyo, Koordinator Distribusi Program Dompet Dhuafa Jawa Timur, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya gotong royong untuk membantu warga yang terdampak krisis air bersih. “Kita gotong royong bantu warga desa yang terdampak, mengingat air bersih ini bukan hanya kebutuhan tapi juga sumber kehidupan sebuah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Al Azar Alief Aqiq, relawan DMC Dompet Dhuafa, mengungkapkan antusiasme warga saat tangki air tiba di lokasi. “Cuacanya memang panas sekali, banyak warga antusias saat tangki datang. Ini artinya memang air bersih sangat amat dibutuhkan warga desa,” tuturnya.

Kondisi di Desa Duyung dan Desa Kunjorowesi memang cukup memprihatinkan akibat musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih. Warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan harian mereka, seperti minum, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya.

Diharapkan, aksi distribusi air bersih ini dapat membantu meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menginisiasi gerakan yang lebih besar dan berdampak luas untuk membantu warga desa yang membutuhkan di masa mendatang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

TINGKATKAN AKSES KESEHATAN, DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR GELAR AKSI LAYANAN SEHAT GRATIS DI PELOSOK PACITAN

TINGKATKAN AKSES KESEHATAN, DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR GELAR AKSI LAYANAN SEHAT GRATIS DI PELOSOK PACITAN

Pacitan, 12 September 2024 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar kegiatan Aksi Layanan Sehat (ALS) di Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tim Dompet Dhuafa harus melewati jalan yang berliku untuk mencapai desa tersebut, demi membawa harapan yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

Acara dimulai dengan sambutan dan arahan dari perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Benny Wijaya, selaku Kepala Unit Madiun. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membuka akses terhadap berbagai layanan kesehatan gratis yang akan diberikan kepada warga setempat. Beliau berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan menegaskan bahwa kesehatan dan keberdayaan adalah hak semua orang, tanpa memandang status sosial maupun lokasi geografis.

Dalam kegiatan ALS ini, berbagai layanan kesehatan gratis diberikan, antara lain pengecekan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi kesehatan. Masyarakat menyambut dengan antusias; sebanyak 120 orang mengikuti kegiatan ini, dan 70 di antaranya merupakan lansia.

Dompet Dhuafa Jawa Timur juga menyediakan makanan ringan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Dompet Dhuafa Jawa Timur dalam meningkatkan akses kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di wilayah terpencil dan kurang mampu.

Kepala Desa Bandar, Bapak Mawan Nuryanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dompet Dhuafa Jawa Timur dan tim medis yang telah bekerja keras dalam menggelar kegiatan ini. Beliau mengatakan, “Kegiatan Aksi Layanan Sehat ini tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga mempererat ikatan sosial dan kepedulian masyarakat Desa Bandar.” Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat di Kecamatan Bandar, Pacitan, mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan berkualitas dan gratis.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Relawan

Grammar Correction by AI

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM GULA AREN TEMON

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM GULA AREN TEMON

Pacitan, 6 September 2024 – Launching Program Pemberdayaan UMKM Gula Aren Temon di Rumah Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur sukses diselenggarakan. Program ini diinisiasi bersama atas kolaborasi dengan Gula Aren Temon dan Kelompok Tani Hutan Lestari, dengan tujuan memberdayakan 50 lebih penerima manfaat (PM) dari kalangan petani gula aren setempat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian warga sekitar, khususnya petani gula aren, melalui pemberian modal, pelatihan, dan pendampingan intensif.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Udhi Tri Kurniawan, menekankan pentingnya keberlanjutan program. “Kami berharap program ini tidak hanya dilihat dari aspek keberlanjutannya, tapi juga berkembang lebih baik dan berdampak luas untuk masyarakat,” ucapnya.

Moch. Rizzqi Aladib, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, menambahkan bahwa intervensi dari aspek on-farm dan off-farm diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Semoga amanah dari para donatur ini dapat dikelola dengan baik dan mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

I Gusti Ayu Ngurah Megawati, Local Leader Gula Aren Temon, menyampaikan rasa syukur atas sinergi yang terjalin. “Berawal dari sebuah forum diskusi, hingga berlanjut sampai tahap ini, rasanya bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa. Saya yakin ini akan menjadi kebanggaan UMKM lokal desa,” ungkapnya.

Jamiatin, S. Pd., Kepala Desa Temon, turut mengapresiasi program ini yang tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada warga, tetapi juga meningkatkan daya tarik desa Temon sebagai sentra gula aren berkualitas.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan para petani gula aren di Desa Temon mampu meningkatkan kualitas produksi serta memperkuat ekonomi desa secara menyeluruh. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah besar menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi warga setempat.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN PENGEMBANGAN KAWASAN LEBAH MADU

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN PENGEMBANGAN KAWASAN LEBAH MADU

Malang, 4 September 2024 – Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan ROIS OJK Malang secara resmi meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pengembangan Kawasan Lebah Madu di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Acara ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberdayakan para peternak lebah madu di wilayah Jawa Timur melalui kolaborasi dengan Local Leader LINE Forum.

Program ini ditujukan untuk membantu 11 peternak lebah madu di dua lokasi, yaitu Desa Ketindan, Kabupaten Malang, dan Desa Alasbuluh, Kabupaten Banyuwangi. Para peternak dalam program ini menggunakan teknik “Migratory Beekeeping,” yakni memindahkan koloni lebah ke lokasi lain selama musim panas untuk mendapatkan nektar, dan kembali ke lokasi asal saat musim paceklik.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya Udhi Tri Kurniawan selaku Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Erna Tigayanti selaku Analis Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Malang, serta Arrissa Fauziarachman dari Local Leader Madu Onggu. Para tokoh masyarakat setempat juga berpartisipasi dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Udhi Tri Kurniawan menyampaikan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas seperti ini. Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi peternak, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan potensi pengembangan kawasan eduwisata berbasis lebah madu.

Erna Tigayanti turut menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Dompet Dhuafa telah terjalin secara harmonis sehingga banyak menghasilkan program-program pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dompet Dhuafa bersama OJK telah memberikan beberapa bentuk intervensi dalam program ini, di antaranya bantuan modal (pinjaman non-riba) untuk pembelian pakan selama musim paceklik, serta penyediaan peralatan pendukung seperti alat pelindung diri (APD), ekstraktor, dan refractometer. Selain itu, kawasan ini juga ditata sebagai destinasi eduwisata lebah madu yang diharapkan dapat menarik wisatawan sekaligus memberikan edukasi mengenai peternakan lebah.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

IKHTIAR MERAIH KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN MENJAHIT, SIAP KERJA SIAP WIRAUSAHA!

IKHTIAR MERAIH KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN MENJAHIT, SIAP KERJA SIAP WIRAUSAHA!

Malang, Jawa Timur — Dompet Dhuafa Jawa Timur bekerja sama dengan Institut Kemandirian kembali menyelenggarakan pelatihan menjahit untuk angkatan ke-5 di tahun 2024. Program pelatihan ini diadakan di Bumi Maringi Peni (BMP), Dusun Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.

Di bawah bimbingan para pelatih profesional, para peserta memulai perjalanan mereka dari nol. Mereka diajarkan tidak hanya keterampilan teknis menjahit, tetapi juga bagaimana mengubah mindset untuk menjadi lebih mandiri dan siap bekerja atau berwirausaha. Peserta belajar dari dasar, mulai dari membuat pola, mengoperasikan mesin jahit, hingga memahami berbagai teknik jahitan.

Salah satu peserta yang menonjol adalah Pak Muhaimin, seorang pria berusia 53 tahun. Meski menghadapi keterbatasan fisik dengan hanya satu kaki, Pak Muhaimin menunjukkan tekad yang luar biasa dalam mengikuti pelatihan ini. “Meskipun saat ini kaki saya terbatas hanya satu, saya tetap ingin belajar dan bisa. Meskipun dalam keterbatasan, saya yakin bisa,” ungkapnya dengan penuh semangat. Kisahnya menjadi inspirasi bagi peserta lain untuk terus berjuang dan tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai rintangan.

Dalam pelatihan ini, para peserta fokus pada praktik membuat berbagai bentuk dasar jahitan dan memahami langkah-langkah penting dalam menguasai keterampilan menjahit. Meskipun ada yang masih menghadapi tantangan, semangat belajar mereka tetap kuat. Dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman, peserta semakin terampil dalam mengoperasikan mesin jahit dan menguasai teknik-teknik dasar menjahit. Dengan progres yang signifikan, para peserta diharapkan semakin mahir dalam menciptakan pola-pola sederhana yang akan menjadi fondasi untuk proyek menjahit yang lebih kompleks di sesi berikutnya.

Pelatihan menjahit ini bukan hanya tentang menghasilkan karya jahitan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri dan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin bangkit dan memperbaiki taraf hidup mereka. Dengan semangat dan kerja keras, para peserta siap menghadapi tantangan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Reporter: Mei Saiful Rohman
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Amel

Grammar Correction by AI

KRISIS AIR BERSIH, DOMPET DHUAFA JATIM RESPON AKSI AIR UNTUK KEHIDUPAN PERSEMBAHAN PT PERTAMINA PATRA NIAGA BITUMEN PLANT GRESIK

KRISIS AIR BERSIH, DOMPET DHUAFA JATIM RESPON AKSI AIR UNTUK KEHIDUPAN PERSEMBAHAN PT PERTAMINA PATRA NIAGA BITUMEN PLANT GRESIK

Mojokerto, 29 Agustus 2024 – Desa Kunjorowesi, Dusun Tlogo, Mojokerto, kini menerima bantuan air bersih melalui program “Air Untuk Kehidupan” yang dipersembahkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Bitumen Plant Gresik. Program ini merupakan respons terhadap krisis air bersih yang tengah melanda beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto, termasuk Desa Kunjorowesi. Dengan lebih dari 80 kepala keluarga (KK) yang terdampak, program ini bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mendistribusikan air bersih ke masyarakat yang membutuhkan.

Khakim, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, mengungkapkan bahwa kebutuhan air bersih di desa tersebut sangat mendesak. “Darurat krisis air bersih terjadi di beberapa titik, salah satunya di Desa Kunjorowesi. Setidaknya masing-masing titik memerlukan 3-4 tangki air berkapasitas 4.000 – 5.000 liter setiap harinya,” ujar Khakim. Ia menambahkan bahwa BPBD telah melakukan upaya untuk menyuplai air bersih bagi warga, namun berkat dukungan dan bantuan dari para relawan, distribusi air dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Yadi, salah satu warga Desa Kunjorowesi, menceritakan kesulitan yang dialami oleh masyarakat terkait kebutuhan air bersih. “Setiap hari ya seperti ini, Mas, kekurangan air. Dari dulu kalau soal air memang sangat sulit. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ya kadang harus turun ke bawah, cari air. Kalau musim hujan, kami buatkan tadah penampungan,” kata Yadi. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan relawan. “Alhamdulillah dari pemerintah dan relawan banyak membantu meringankan kami terkait kebutuhan air bersih,” tambahnya.

Program “Air Untuk Kehidupan” ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga Dusun Tlogo dalam mengatasi krisis air bersih yang mereka alami. Kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga, Dompet Dhuafa Jawa Timur, dan BPBD Kabupaten Mojokerto menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga upaya ini dapat terus berlanjut hingga kebutuhan air bersih di desa-desa terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

PEDULI KESEHATAN IBU HAMIL DAN CEGAH STUNTING, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DOMPET DHUAFA USA SELENGGARAKAN PROGRAM IBU HAMIL SEHAT

PEDULI KESEHATAN IBU HAMIL DAN CEGAH STUNTING, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DOMPET DHUAFA USA SELENGGARAKAN PROGRAM IBU HAMIL SEHAT

Malang, 13 Agustus 2024 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil dan upaya pencegahan stunting, Dompet Dhuafa Jatim bersama Dompet Dhuafa USA menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan pemberian makanan tambahan (PMT) di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh 22 ibu hamil yang merupakan penerima manfaat dari program tersebut.

Acara ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan kondisi umum ibu hamil serta perkembangan janin dalam kandungan. Setelah pemeriksaan, para peserta mengikuti kelas edukasi yang disampaikan oleh Heni, seorang bidan berpengalaman.

Dalam sesi kelas edukasi, Heni menyampaikan pentingnya menjaga suasana hati yang bahagia selama kehamilan. “Suasana hati ibu hamil yang bahagia sangat berperan penting dalam menunjang proses tumbuh kembang bayi dalam kandungan,” ujarnya. Para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya seputar masalah yang mereka alami selama kehamilan.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang diberikan kepada seluruh peserta. Paket PMT tersebut berisi kacang hijau, kue atau biskuit, vitamin, dan susu. Pemberian makanan tambahan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, yang sangat krusial bagi perkembangan janin serta untuk mencegah stunting.

Salah satu penerima manfaat, Ami Isnaini (26), menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan pemeriksaan ibu hamil sehat ini. Banyak ilmu dan manfaatnya, terima kasih Dompet Dhuafa dan seluruh donatur, semoga berkah,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para ibu hamil di Desa Tawangsari, baik dari segi pengetahuan terkait kehamilan, kesehatan, maupun pemenuhan gizi. Dukungan dari berbagai pihak dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, semoga dapat terus memberikan kontribusi yang berarti dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu hamil, demi masa depan generasi penerus yang lebih sehat dan cerdas.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Rini Karistijani

Grammar Correction by AI

MITIGASI KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI SELENGGARAKAN PELATIHAN PENYULUHAN KEWASPADAAN BENCANA KEPADA MASYARAKAT

MITIGASI KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI SELENGGARAKAN PELATIHAN PENYULUHAN KEWASPADAAN BENCANA KEPADA MASYARAKAT

Pasuruan, 14 Agustus 2024 – PT PLN Indonesia Power UBP Grati, bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menggelar acara bertajuk “Mitigasi Kebencanaan: Penyuluhan dan Peningkatan Kewaspadaan Masyarakat Sekitar PLTGU Grati Tahun 2024”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran di sekitar area PLTGU Grati, Pasuruan.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Fuji Setianto, selaku Assistant Manager Keamanan & Humas UBP Grati, dalam sambutannya menyatakan, “Kegiatan pelatihan ini adalah wujud kolaborasi bersama Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekitar PLTGU Grati dalam membangun sinergi menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan (bencana kebakaran).” Fuji menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Mahrus, Kepala Desa Wates Lekok, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan acara ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan “momentum bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta edukasi kepada masyarakat sekitar.”

Mei Saiful Rochman, Manager Program Ekonomi Dompet Dhuafa Jatim, mengungkapkan, “Dompet Dhuafa Jatim berkomitmen untuk membangun kesadaran kepada masyarakat dalam menghadapi persoalan, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan mitigasi kebencanaan. Kolaborasi ini adalah bagian dari mengambil tanggung jawab bersama dan memastikan hajat hidup masyarakat dengan sebaik-baiknya”.

Kegiatan ini berfokus pada pemberian penyuluhan kebencanaan oleh tim K3 dari PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Andi Sumantri bersama tim. Masyarakat diberikan edukasi langsung tentang langkah-langkah pencegahan dan tindakan yang harus diambil saat menghadapi kebakaran. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan PT PLN Indonesia Power UBP Grati.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat sekitar PLTGU Grati semakin sadar akan pentingnya mitigasi kebencanaan dan siap untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di masa depan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

Pacitan, 1 Agustus 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur meresmikan program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Program ini melibatkan pengeboran sumur wakaf dan pemasangan pipanisasi untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga desa, memberikan manfaat besar bagi 62 kepala keluarga (KK) yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menyampaikan harapan besar dari hadirnya sumur wakaf ini. “Hadirnya sumur wakaf ini semoga dapat meringankan masyarakat terhadap kebutuhan air dan harapannya dapat dikembangkan secara mandiri sehingga tidak sebatas sebagai air bersih tapi juga air layak konsumsi yang dapat menjadi usaha untuk memakmurkan desa,” ungkap Rizzqi.

Nanung, Sekretaris Desa Kasihan, turut memberikan sambutannya. “Saya rasa wakaf ini semoga menjadi jariyah kita bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan turun temurun,” kata Nanung. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan manfaat jangka panjang dari program wakaf ini bagi generasi mendatang.

Dwi, salah satu penerima manfaat program, juga berbicara tentang perubahan besar yang dirasakan warga desa. “Kami warga desa sangat terbantu sekali, dulunya kami harus bergiliran mengakses air bersih bahkan harus memikul jauh. Kini, tinggal memutar kran saja, air sudah sampai ke rumah kami,”.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama perangkat desa, disaksikan oleh warga desa yang hadir. Kegiatan ini kemudian diikuti dengan seremonial, ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung sumur wakaf dan instalasi pipanisasi yang telah terpasang.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di desa tersebut. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumur wakaf, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI