Header Dompet Dhuafa Jatim
DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

Ponorogo, 31 Juli 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur mengadakan launching program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Program ini bertujuan untuk mengalirkan air dari hulu sumber mata air ke masyarakat desa melalui pipanisasi, memberikan manfaat besar bagi 33 kepala keluarga (KK) yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan. “Air adalah sumber kehidupan, maka semoga melalui wakaf air untuk kehidupan ini, dapat menghidupi serta bermanfaat bagi masyarakat serta dapat dikelola mandiri dan berkelanjutan sehingga manfaatnya mengalir jauh,” ujar Aladib.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hadi Winoto, perwakilan warga desa. Hadi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih dari warga desa atas program ini. “Sebelum adanya wakaf ini, warga desa selalu memikul air sejauh 700 meter dari sumber air. Sekarang, dengan adanya program ini, kami benar-benar terbantu sekali,” ungkapnya. Pernyataan ini menggambarkan betapa beratnya perjuangan warga desa selama ini untuk mendapatkan air bersih dan bagaimana program ini memberikan perubahan besar dalam kehidupan mereka.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama dengan warga desa. Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung instalasi pipanisasi yang telah dibangun.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di Desa Gajah. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumbernya, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama warga Desa Gajah telah menunjukkan bahwa melalui wakaf dan kerja sama yang baik, tantangan besar seperti akses air bersih dapat diatasi. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

LATIH KESIAPSIAGAAN BENCANA PARA SANTRI, DMC DOMPET DHUAFA DAN DOMPET DHUAFA JATIM SELENGGARAKAN URBAN DISASTER MANAGEMENT

LATIH KESIAPSIAGAAN BENCANA PARA SANTRI, DMC DOMPET DHUAFA DAN DOMPET DHUAFA JATIM SELENGGARAKAN URBAN DISASTER MANAGEMENT

Sidoarjo, 5 Agustus 2024 – Suasana di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah 70 santri dan santriwati berkumpul di aula utama pesantren untuk mengikuti pelatihan bertajuk “Urban Disaster Management.” Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen kebencanaan, teknik pertolongan pertama, dan cara pemadaman api skala kecil.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para santri dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di lingkungan pesantren maupun di luar pesantren. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, diharapkan para santri dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat serta mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar pesantren.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Fatoni, Kepala Sekolah MA Burhanul Hidayah. “Semoga melalui pelatihan ini, kita semua dapat lebih siap dan sigap terhadap bencana dan menjaga lingkungan pesantren kita dengan baik,” ujarnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan penuh antusias.

Selanjutnya, Ustadz Anwar, Ketua Yayasan Burhanul Hidayah, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini. “Pelatihan ini dapat menjadi landasan kita bersama dan menjadi ilmu jariyah untuk kita amalkan sekaligus bermanfaat bagi kita semua,”.

Pelatihan ini menghadirkan tiga pemateri berpengalaman dari DMC Dompet Dhuafa. Puspita, membuka sesi pertama dengan materi mengenai Management Kebencanaan dan Dasar-dasar Bencana. Adi Sumarna melanjutkan dengan materi First Aid mengenai teknik-teknik dasar pertolongan pertama oleh setiap individu dalam menghadapi keadaan darurat medis. Sanadi menutup sesi dengan materi sekaligus praktek luar kelas mengenai Pemadaman Api Skala Kecil. Pada sesi ini, peserta diajarkan cara-cara praktis untuk memadamkan api dengan menggunakan alat-alat pemadam api sederhana yang tersedia.

Para santri dan santriwati mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang sangat berguna dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka. Diharapkan ilmu yang didapatkan dapat diaplikasikan dan disebarluaskan, menjadikan lingkungan pesantren dan sekitarnya lebih aman dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

MILAD 1 TAHUN RUMAH SAKIT HASYIM ASY’ARI, WUJUD RASA SYUKUR DAN HARAPAN UNTUK TERUS MENEBAR KEBERMANFAATAN

MILAD 1 TAHUN RUMAH SAKIT HASYIM ASY’ARI, WUJUD RASA SYUKUR DAN HARAPAN UNTUK TERUS MENEBAR KEBERMANFAATAN

Jombang, 8 Agustus 2024 – Rumah Sakit Hasyim Asy’ari (RSHA) merayakan Milad pertamanya dengan penuh rasa syukur dan harapan. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk kolaborator utama, Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Tebuireng.

Momen ini juga menjadi refleksi pencapaian RSHA yang telah berhasil mencapai surplus operasional hanya dalam satu tahun sejak berdiri. Hal ini menjadi bukti komitmen seluruh tim RSHA dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Inisiator, Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa Bapak Parni Hadi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa perayaan Milad ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala pencapaian yang telah diraih. Bapak Parni Hadi berharap RSHA dapat terus menebar manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Nyai Farida, istri dari almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), menyampaikan bahwa sejarah berdirinya RSHA, bermula dari Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Dengan segala keterbatasan yang ada, almarhum Gus Sholah bercita-cita memiliki rumah sakit di Tebuireng yang tidak hanya dapat melayani para santri/santriwati namun juga masyarakat.

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, juga menekankan pentingnya penyuguhan terhadap pelayanan masyarakat salah satunya melalui RSHA, sehingga banyak masyarakat terbantu.

Acara Milad ini ditandai dengan pencanangan program cegah tangkal penyakit ginjal oleh dr. Pranawa, SpPD, KGH. Pemaparan tersebut menggarisbawahi pentingnya pencegahan dini sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Cendekiawan Dompet Dhuafa, Prof. Dr. Yudi Latif, MA, P.hD, turut memberikan Studium Generale dengan tema “Membangun Karakter Pemuda yang Berwawasan Kebangsaan di Era Digital.” Paparannya memberikan inspirasi dan panduan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, Ismail Agus Said, juga turut hadir dalam perayaan ini, menambah semarak acara yang dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik seperti Tarian Budaya, Awarding Best Employee dan Best Loyal Employee. Acara Milad ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur dan harapan.

Melalui perayaan Milad 1 Tahun RSHA ini, diharapkan menjadi momentum untuk terus bersyukur dan berkomitmen dalam memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga di masa yang akan datang, RSHA dapat lebih baik dalam menjangkau masyarakat, serta terwujudnya berbagai kolaborasi baru, khususnya dalam bidang kesehatan.

TINGKATKAN KAPASITAS PENANGANAN KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA SELENGGARAKAN TRAINING TANGGAP BENCANA

TINGKATKAN KAPASITAS PENANGANAN KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA SELENGGARAKAN TRAINING TANGGAP BENCANA

Malang, 26-28 Juli 2024 – Dompet Dhuafa Jatim bersama DMC Dompet Dhuafa menyelenggarakan “Training Tanggap Bencana” di Dusun Sukamaju, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Juli 2024, diikuti oleh 50 warga lokal yang antusias untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang mitigasi dan penanganan bencana.

Moch Rizzqi Aladib, Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah esensial untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang mitigasi bencana dan manajemen kebencanaan yang efektif dan efisien.

Achmad Lukman, Manager Pusat Pelatihan dan Pendidikan Kebencanaan DMC Dompet Dhuafa, juga memberikan sambutannya. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini akan menjadi bekal berharga bagi masyarakat dalam menghadapi bencana dengan cepat dan tepat. Ilmu-ilmu yang dibagikan diharapkan dapat diterapkan sebagai edukasi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari manajemen sampah dalam masa tanggap darurat hingga penanggulangan risiko bencana. Mereka juga belajar tentang manajemen logistik, first aid, dan assessment kebencanaan. Tidak hanya itu, peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang manajemen kedaruratan, manajemen posko, manajemen pos pengungsian, kajian risiko bencana, water rescue serta melakukan simulasi kebencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Tujuan dari pelatihan ini adalah agar menambah kapasitas masyarakat sekitar saat penanganan bencana di fase tanggap darurat. Selain itu pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan keterampilan kedaruratan, memperbaiki alur koordinasi, serta memberikan pemahaman tentang protokol kebencanaan.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Lebakharjo, sehingga mereka lebih siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan warga Desa Lebakharjo dapat membangun komunitas yang lebih kuat dan tangguh terhadap bencana.

DOMPET DHUAFA: KUNJUNGAN 5 PEMUDA INDONESIA TEMUI PRESIDEN ISRAEL, KHIANATI PERJUANGAN RAKYAT PALESTINA DAN PERASAAN MASYARAKAT INDONESIA

DOMPET DHUAFA: KUNJUNGAN 5 PEMUDA INDONESIA TEMUI PRESIDEN ISRAEL, KHIANATI PERJUANGAN RAKYAT PALESTINA DAN PERASAAN MASYARAKAT INDONESIA

JAKARTA, 16 Juli 2024. Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, mengecam kunjungan lima orang pemuda menemui Presiden Israel pada beberapa waktu lalu dan menyesalkan atas tindakan yang tidak bijaksana di tengah adanya genosida yang terjadi pada rakyat Palestina.

Terkait hal tersebut, Dompet Dhuafa perlu menegaskan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Salah satu anggota rombongan tersebut bernama Syukron Makmun pernah tergabung sebagai mitra program dakwah Internasional (Dai Ambassador) selama satu bulan Ramadan di Hongkong pada tahun 2019, dan satu bulan Ramadan di Belanda pada tahun 2023.
  2. Kemitraan sebagai Dai Ambassador hanya berlangsung satu bulan. Setelah kemitraan tersebut berakhir, maka yang bersangkutan tidak memiliki hubungan kerja sama apa pun dengan Dompet Dhuafa.
  3. Perlu disampaikan, Program Dai Ambassador merupakan salah satu program layanan Dakwah Internasional Dompet Dhuafa dengan membawa misi syiar agama Islam khususnya penguatan ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf) kepada masyarakat Islam di luar negeri. Program ini dibuka secara umum bagi dai dan daiyah terpilih yang memiliki kompetensi wawasan Islam. Dengan kejadian ini, Dompet Dhuafa ke depannya akan melakukan perbaikan dalam seleksi mitra dai dan daiyah lebih ketat dan berhati-hati di seluruh layanan dakwah Dompet Dhuafa.
  4. Berkaitan dengan kunjungan yang bersangkutan bertemu Presiden Israel beberapa waktu lalu adalah aktivitas pribadi yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan Dompet Dhuafa. Kegiatan tersebut sangat melukai perasaan dan hati rakyat Palestina, ini merupakan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Palestina, sikap pemerintah, dan bangsa Indonesia.
  5. Bahwa Dompet Dhuafa sampai hari ini adalah Filantropi Islam Lembaga Amil Zakat Nasional yang terus berkomitmen mendukung dan berdiri di sisi perjuangan rakyat Palestina sampai mendapatkan kemerdekaannya.

“Dompet Dhuafa hingga saat ini terus melakukan upaya diplomasi dan bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina, dengan mengirimkan bantuan, berupa bantuan kesehatan, logistik, makanan, bahan bakar, sanitasi, penyediaan air bersih, dan shelter pengungsi, yang didukung oleh donatur Dompet Dhuafa. Pada awal pengiriman bantuan di akhir tahun 2023, Dompet Dhuafa juga turut menjadi bagian bersama Pemerintah Republik Indonesia, yang mengirimkan bantuan melalui udara dan dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dompet Dhuafa senantiasa berdiri di sisi perjuangan rakyat Palestina, dan konsisten dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina sejak tahun 2008,” tegas Ahmad Juwaini.

KOLABORAKSI, PELATIHAN PENGAKTIFAN DESA SIAGA BENCANA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

KOLABORAKSI, PELATIHAN PENGAKTIFAN DESA SIAGA BENCANA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

Pasuruan, 23 Juli 2024 – Pelatihan Desa Siaga Bencana 2024 berlangsung di Kantor Kepala Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dengan 35 relawan antusias meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Pelatihan ini berfokus pada sistem informasi dan komunikasi kebencanaan, diselenggarakan oleh PT. PLN Indonesia Power UBP Grati dan Dompet Dhuafa Jawa Timur, didukung oleh pemerintah melalui sinergi pentahelix.

Kepala Desa Jatiarjo, Pak Dardiri, mengapresiasi dukungan PT. PLN Indonesia Power dan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Ia mengenang saat lebih dari 200 orang bergotong-royong memadamkan api di Gunung Arjuno tahun lalu, dan berharap dukungan ini membuat masyarakat lebih sigap menghadapi bencana.

Pak Fuji dari PT. PLN Indonesia Power menyatakan perusahaan bersama Dompet Dhuafa sering mengadakan program mitigasi bencana. “Harapan kami, sinergi ini membantu lingkungan dan kesiapsiagaan bencana, sehingga PT PLN Indonesia Power bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak untuk meminimalkan dan memitigasi bencana secara cepat dan tepat.

Pak Subadar dari BPBD Kabupaten Pasuruan menekankan pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko bencana seperti banjir, puting beliung, dan kekeringan. Ia berterima kasih kepada Dompet Dhuafa dan PT. PLN Indonesia Power atas inisiatif Program Desa Siaga Bencana.

Sekjen FPRB Kabupaten Pasuruan, Bapak Soeadys, mengingatkan banyaknya potensi bencana di Pasuruan seperti banjir, longsor, puting beliung, kekeringan, banjir rob, dan gempa. Bencana adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap acara ini bermanfaat dan diperluas ke wilayah lain.

Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan dan melatih peserta agar dapat bertindak efektif dan efisien menghadapi bencana. Materinya mencakup pengaktifan desa siaga bencana, sistem informasi dan komunikasi bencana, serta simulasi kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno. Dengan pelatihan ini, diharapkan semua pihak, mulai dari petugas darurat, relawan, hingga masyarakat umum, siap merespons bencana dengan cepat dan tepat untuk meminimalkan kerugian dan dampak.

EXPLORE AT MUSEUM (EXAM): MULIAKAN ANAK YATIM MELALUI EDUKASI SEJARAH BANGSA DAN FUN GAMES

EXPLORE AT MUSEUM (EXAM): MULIAKAN ANAK YATIM MELALUI EDUKASI SEJARAH BANGSA DAN FUN GAMES

Surabaya, 14 Juli 2024 – Dompet Dhuafa Jatim dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jatim sukses menyelenggarakan kegiatan EXAM (Explore at Museum) di Museum 10 Nopember dan Taman Prestasi, Surabaya.

EXAM adalah bentuk kegiatan positif yang ditujukan untuk memuliakan anak yatim khususnya di bulan Syahrullah Al Asham atau Muharam. Berkonsep jelajah museum dan fun game, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai sejarah Indonesia, tepatnya Peristiwa 10 Nopember 1945, serta dukungan psikologis berbasis game menyenangkan.

Pelaksanaan EXAM melibatkan kolaborasi dengan Panti Asuhan Maslahatul Ummah. Sebanyak 35 anak yatim piatu berusia 6 hingga 12 tahun menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini. Selain itu, sebanyak 24 relawan turut serta sebagai panitia, memastikan kelancaran dan keberhasilan acara.

Salah satu pembimbing panti merespon positif kegiatan ini. “Terima kasih, Sudah mau mengajak jalan anak-anak, semoga bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk mereka.”

“Lucu banget adik-adiknya, senang bisa lihat mereka ketawa bahagia,” ucap Rafli, salah satu relawan kegiatan EXAM.

Rizky, salah satu penerima manfaat yang merupakan anak yatim piatu, menyampaikan kesannya, “Ya, aku bahagia banget ikut kegiatan ini (sambil tersenyum).”

Dengan demikian, diharapkan kegiatan EXAM dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat umum serta mencapai tujuan yang diinginkan, khususnya bagi anak-anak panti asuhan sebagai penerima manfaat dan relawan sebagai panitia penyelenggara. Harapan ke depannya, semakin banyak kegiatan positif yang diselenggarakan untuk memuliakan anak yatim piatu di seluruh penjuru negeri, sehingga mereka dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian yang layak mereka terima.

EKSELENSIA LEADERSHIP CAMP 2024: GROWING TOGETHER WITH YES

EKSELENSIA LEADERSHIP CAMP 2024: GROWING TOGETHER WITH YES

Bumi Maringi Peni, Malang, Jawa Timur, 12-14 Juli 2024 — Youth Ekselensia Scholarship (YES) Surabaya dan Malang telah sukses melaksanakan Ekselensia Leadership Camp. Ekselensia Leadership Camp (ELC) merupakan kegiatan orientasi program yang bertujuan untuk membangun semangat, pengalaman, dan relasi baru bagi para siswa penerima manfaat, serta memberikan pembekalan awal berkaitan dengan kompetensi atau keterampilan tertentu yang dibutuhkan dalam mengikuti program.

Kini, YES Surabaya telah memasuki angkatan yang ketiga, namun ini merupakan tahun perdana bagi YES Malang. Acara ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari 8 penerima manfaat YES Surabaya dan 10 penerima manfaat YES Malang. Acara ELC di Jawa Timur ini diisi dengan beragam kegiatan positif seperti materi metode menghafal Al-Qur’an, materi membangun kemandirian, sharing session tentang dunia perkuliahan, materi mind mapping, tahajud bersama, senam pagi, dan outbound.

“Menyenangkan sekali bisa ikut kegiatan ELC ini, kegiatannya seru, bisa ketemu teman-teman baru yang berbeda latar belakang namun sefrekuensi dan satu visi misi,” ucap Marisa, salah satu penerima manfaat YES Malang.

Adapun Rini Karistijani, selaku PIC Pendidikan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menyampaikan, “Dengan adanya pendampingan dan pembinaan secara spiritual maupun akademik dalam program YES ini, semoga seluruh penerima manfaat YES khususnya di Jawa Timur nantinya dapat lolos di perguruan tinggi negeri, memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, dan meningkatnya kualitas spiritual tiap individu.”

ELC 2024 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para penerima manfaat YES dalam menapaki perjalanan mereka ke depan. Dengan bekal yang diberikan melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang dengan lebih percaya diri dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

KOLABORASI PROGRAM KESEHATAN, PELATIHAN P3K DI PESANTREN BARHANUL HIDAYAH BERSAMA KESMAS UNUSA SURABAYA

KOLABORASI PROGRAM KESEHATAN, PELATIHAN P3K DI PESANTREN BARHANUL HIDAYAH BERSAMA KESMAS UNUSA SURABAYA

Sidoarjo, Selasa, 21 Mei 2024 – Kolaborasi program kesehatan bersama UNUSA Surabaya diadakan di Pesantren Barhanul Hidayah salah satunya berupa pelatihan P3K di lingkungan pesantren. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan siswa dalam memberikan dukungan atau intervensi awal saat terjadi kecelakaan atau saat ada siswa yang mengalami sakit.

Adam Joko Santoso, A.Md. Kep. C.H C.Ht, seorang ahli keperawatan dan praktisi hipnoterapi menjelaskan betapa pentingnya keterampilan pertolongan pertama. “Pertolongan pertama sangat penting untuk meminimalisir luka atau sakit yang diderita korban sebelum bantuan dari tenaga medis yang lebih ahli datang,” ujarnya.

Pelatihan dimulai dengan pengenalan dasar tentang pertolongan pertama, termasuk cara mengidentifikasi kondisi darurat dan langkah-langkah awal yang harus dilakukan. Para siswa diajarkan berbagai teknik dasar, seperti cara melakukan pernapasan buatan, penanganan luka, hingga teknik membalut perban. Selain itu, mereka juga mempelajari jenis-jenis obat-obatan yang umum digunakan dalam situasi darurat dan cara penggunaannya.

Agus Triabudi Waloyo, pendamping program layanan sosial Dompet Dhuafa Jatim menekankan betapa pentingnya mitigasi dan respon cepat tanggap dalam menangani kecelakaan atau sakit yang sifatnya ringan, menengah, hingga kronis atau akut.

Maulana, salah satu siswa yang berpartisipasi aktif dalam praktik, terlihat sangat antusias. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat berharga dan saya yakin akan berguna di kemudian hari,” ungkapnya dengan senyum lebar.

Diikuti oleh sekitar 20 peserta, pelatihan ini tidak hanya membekali para santri dengan keterampilan praktis, tetapi juga membangun semangat dan daya juang dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan pesantren.

Harapan dari pelatihan ini adalah agar para santri tidak hanya menjadi individu yang lebih tanggap dan terampil dalam menghadapi keadaan darurat, tetapi juga mampu menularkan pengetahuan dan semangat ini kepada teman-teman dan keluarga mereka. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan kepedulian di lingkungan pesantren dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

KOLABORASI PROGRAM MITIGASI BENCANA DESA KEDAWUNGKULON BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

KOLABORASI PROGRAM MITIGASI BENCANA DESA KEDAWUNGKULON BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

Pasuruan, Minggu, 19 Mei 2024 – Warga Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan kerja bakti untuk menangani ancaman banjir yang kerap melanda desa mereka. Aksi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, warga, relawan tanggap bencana, dan relawan dari Dompet Dhuafa Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa aktivitas penting dilakukan untuk mengurangi risiko banjir di Desa Kedawung Kulon. Di antaranya adalah pemasangan sandbag di tiga titik tanggul yang berpotensi jebol saat hujan deras, pemasangan tujuh plang penunjuk arah evakuasi di tujuh titik strategis desa, serta pembukaan pos hangat untuk mendukung kebutuhan logistik dan kenyamanan para warga yang bekerja bakti.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan partisipasi aktif warga desa, tetapi juga didukung oleh tim PT PLN Indonesia Power UBP Grati.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari PT PLN Indonesia Power UBP Grati. Semoga ini bisa menjadi berkah bagi kita semua dan menambah sinergitas dalam penanggulangan bencana di desa kami,” ujar salah satu perangkat desa.

Kerja bakti ini memberikan manfaat langsung kepada 1.092 kepala keluarga di Desa Kedawung Kulon, yang tersebar di tiga dusun, yaitu Dusun Ngadirogo dengan 517 KK, Dusun Tugu dengan 324 KK, dan Dusun Kebrukan dengan 251 KK

Ancaman banjir di Desa Kedawung Kulon memang menjadi isu yang mendesak. Air yang meluap dari dua desa tetangga, Desa Sungai Karangmakam dan Desa Njoso, serta aliran dari kali kecil di atas desa, sering kali menyebabkan banjir yang bisa melumpuhkan aktivitas desa. Agus, perwakilan dari Disaster Management Center Dompet Dhuafa Jatim, menekankan pentingnya mitigasi dan pencegahan bencana. “Mitigasi dan pencegahan kebencanaan sangat penting untuk mengurangi potensi bencana hingga timbulnya korban jiwa,” tegasnya.

PT PLN Indonesia Power UBP Grati juga menyatakan komitmennya dalam upaya pencegahan banjir ini. Berbagai program penyaluran bantuan dan pembangunan infrastruktur penunjang telah direncanakan untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Kedawung Kulon dan sekitarnya.