Header Dompet Dhuafa Jatim
YES SURABAYA GANDENG SMAN 5 SURABAYA DALAM KEGIATAN YES DAY OUT 2024

YES SURABAYA GANDENG SMAN 5 SURABAYA DALAM KEGIATAN YES DAY OUT 2024

Surabaya, 7 Oktober 2024 – Youth Ekselensia Scholarship (YES) Surabaya menyelenggarakan YES Day Out 2024 bersama SMAN 5 Surabaya di Aula Serbaguna SMAN 5 Surabaya. Sebanyak 60 siswa-siswi SMAN 5 Surabaya berpartisipasi penuh dalam kegiatan ini.

YES Day Out ini bertujuan untuk mengenalkan program beasiswa YES lebih luas kepada siswa dan sekolah di wilayah sasaran. Kegiatan YES Day Out sebagai ikhtiar dan branding YES serta merupakan sosial project para penerima manfaat beasiswa YES wilayah Surabaya.

Dengan mengambil tema Menjadi Leader Yang Lebih Baik, YES mengusung pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam diri seorang pelajar. Penyampaian materi dilakukan langsung oleh salah satu penerima manfaat YES Surabaya yang juga menjadi Wakil Himpunan Musyawarah OSIS Jawa Timur 2024-2025.

“Esensi terpenting dari seorang pemimpin adalah hati. Heart of Leadership, buku ini telah mencakup keseluruhan karakter yang harus diraih pemimpin. Satu hal yang harus disadari, kita semua bisa menjadi pemimpin” ujar Hilmy selaku pemateri

“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan, jangan nyalahin orang tua kalau kita tidak bisa kuliah, pada akhirnya yang membedakan setiap anak itu ya ikhtiarnya masing-masing. Semoga dengan adanya YES ini bisa menjembatani mimpi kalian” ungkap Bapak Mokhammad Imron, M.Pd selaku Wakasek Kesiswaan SMAN 5 Surabaya.

Selain seminar mengenai Leadership, kegiatan YDO juga diisi dengan sosialisasi beasiswa YES angkatan ke-4 yang akan dibuka pada awal tahun 2025 mendatang. Siswa-siswi SMAN 5 Surabaya mendapatkan informasi yang detail mengenai syarat dan juga manfaat yang akan didapatkan dari beasiswa YES itu sendiri. “Alhamdulillah, Barakallah, terimakasih SMAN 5 Surabaya sudah diberikan informasi mengenai beasiswa ini” ungkap Bapak Sukirin Wikanto, M.Pd selaku Kepala SMAN 5 Surabaya.

Semoga dengan adanya YES Day Out ini semakin banyak informasi yang bisa didapatkan siswa-siswi mengenai keterbatasan ekonomi bukan sebagai penghalang untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi.

Reporter: Ina Kurnia Ilahi
Editor: Ina Kurnia Ilahi
Fotografer: YES Surabaya

Grammar Correction by AI

DOMPET DHUAFA TERUS BERKOMITMEN BANGUN FASILITAS MEDICAL POINT UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT PALESTINA

DOMPET DHUAFA TERUS BERKOMITMEN BANGUN FASILITAS MEDICAL POINT UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT PALESTINA

Jakarta, 7 Oktober 2024 – Dompet Dhuafa berkomitmen membantu kebutuhan masyarakat Palestina. Terutama masyarakat Palestina seperti anak-anak, perempuan, dan mereka yang terlambat mendapatkan layanan kesehatan serta masyarakat yang berada di kamp-kamp pengungsian. Terkini, Dompet Dhuafa melakukan pembangunan medical point/klinik, untuk rakyat Palestina di beberapa titik, salah satunya klinik hemodialisa di Gaza Utara. Medical Point ini telah memberikan pelayanan vaksinasi polio kepada 400 anak di bawah usia 10 tahun.

Ketua FPEA / Direktur RS Kamal Adwan, Gaza Utara: Fares A. Afana mengatakan, “Saya pribadi dan juga yayasan kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan para amilnya serta orang-orang yang support kegiatannya dengan memberikan bantuan peralatan-peralatan kesehatan yang ini sangat membantu sekali untuk para penyintas yang ada di sini”.

Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika dalam rilis (Minggu, 06/10) mengatakan, semua program yang dijalankan tentu merupakan hasil kolaborasi dari banyak pihak yang peduli dengan Palestina.

“Berharap dengan banyak pihak yang peduli maka banyak masyarakat Palestina yang dapat terbantukan. Penyaluran program yang amanah akan terus kami tegakan, demi kemerdekaan Palestina,” kata Ahmad Juwaini.

Dengan sulitnya akses masuk ke Palestina, Dompet Dhuafa dan jaringan solidaritas untuk kemanusiaan global yang juga berkolaborasi dengan Pemerintah Republik Indonesia terus mengirimkan bantuan.

Mulai dari kebutuhan pokok, seperti pangan dan air minum, pengadaan pakaian musim dingin, distribusi obat-obatan, pengadaan sarana medis dan ambulans, instalasi Dapur Umum, sedekah daging saat momen kurban, termasuk juga penyediaan Bahan Bakar Minyak untuk operasional RS/Klinik maupun ambulans.

Dukungan Dompet Dhuafa terhadap Palestina juga dilakukan melalui jalur kesenian. Salah satunya dengan menggelar Teater Musikal “Tanah yang Terpenjara” bekerjasama dengan Titimangsa pada Kamis 3 Oktober 2024 di Gedung Kesenian Jakarta.

Pentas teater musikal tersebut memadukan unsur tari, puisi, orasi kemanusiaan, dan musik yang mengisahkan gambaran kehidupan sehari-hari rakyat Palestina. Pertunjukan itu menyentuh dan mengharukan, serta menghipnotis ratusan pasang mata penonton. Seluruh hasil penjualan tiket dan dana yang terhimpun dalam teater musikal tersebut akan disalurkan untuk rakyat Palestina.

Muhsin Syihab, Staff Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Luar Negeri yang hadir di pentas teater musikal itu mengapresiasi upaya Dompet Dhuafa yang tak kenal lelah dan terus melantangkan suara untuk Palestina.

Setahun sejak genosida terjadi di Palestina, setidaknya 41.272 orang meninggal dunia selama lebih dari 11 bulan terakhir sejak Israel menyerang Gaza. Tak hanya itu, ada 95.551 orang terluka di Jalur Gaza (sumber Kemenkes Palestina di Gaza). Lebih dari 564 sekolah di Jalur Gaza terkena dampak langsung atau rusak akibat serangan Israel. Kemudian 360.000 unit rumah atau hunian terdampak serangan tersebut. Sehingga mengakibatkan lebih dari 1,7 juta jiwa terpaksa mengungsi.

Reporter: Dompet Dhuafa
Editor: Dompet Dhuafa
Fotografer: Dompet Dhuafa

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA YES MALANG GELAR NGAJI BARENG

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA YES MALANG GELAR NGAJI BARENG

Malang, 28 September 2024 – Dompet Dhuafa Jatim bersama YES Malang, menggelar acara Ngaji Bareng untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Bertempat di Plaza Begawan, Begawan Apartemen, Jl. Raya Tlogomas, kegiatan ini dihadiri oleh 42 peserta yang datang dengan semangat untuk menambah ilmu dan mempererat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh salah satu peserta YES Malang, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh makna. Setelah itu, sambutan diberikan oleh Bapak Wahyu Yudo selaku koordinator acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan terlibat dalam pelaksanaan acara ini. “Semoga dengan adanya acara Maulid yang kita kemas dengan konsep Ngaji Bareng Dompet Dhuafa ini, kita dapat meneladani sifat-sifat Kanjeng Nabi Muhammad SAW. dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta berkah dari materi yang disampaikan hari ini,” ujar Bapak Wahyu.

Sesi inti dari acara ini adalah kajian yang dibawakan oleh Ustadz Amir Rifa’i. Beliau menyampaikan materi yang bertema Meneladani Sifat Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari. Ustadz Amir menekankan pentingnya mencontoh keteladanan Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam hal kejujuran, kedermawanan, kesederhanaan, maupun kasih sayang terhadap sesama. Para peserta terlihat antusias mengikuti kajian ini, yang ditandai dengan interaksi aktif melalui pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sesi tersebut.

Ngaji Bareng ini bukan hanya sekadar ajang memperingati Maulid Nabi, namun juga sebagai bentuk dakwah untuk mengajak masyarakat semakin mencintai Rasulullah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Dompet Dhuafa sebagai lembaga yang berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat dan menebar manfaat bagi sesama.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan meneladani kepribadian Nabi Muhammad SAW, serta semakin dekat dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Reporter: Octa Ria Anjani
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Tim YES Malang

Grammar Correction by AI

UPAYA MENGAKHIRI DAHAGA, DISTRIBUSI AIR BERSIH MEMBAWA HARAPAN BARU DESA SENEPO

UPAYA MENGAKHIRI DAHAGA, DISTRIBUSI AIR BERSIH MEMBAWA HARAPAN BARU DESA SENEPO

Ponorogo, Jawa Timur – Krisis air bersih yang telah melanda Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mendapat perhatian serius melalui program distribusi air bersih yang diinisiasi oleh DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur. Program yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Selasa hingga Kamis, 24-26 September 2024, berhasil menyalurkan bantuan air bersih kepada 352 Kepala Keluarga (KK), yang berjumlah total 1278 jiwa. Program ini diselenggarakan dengan melibatkan Karang Taruna Desa, serta warga lokal, sebagai bentuk nyata kolaborasi antar-elemen masyarakat dalam menangani krisis air.

Agus Triabudi Waloyo, Koordinator Distribusi Program Dompet Dhuafa Jawa Timur, menjelaskan betapa gentingnya situasi di Desa Senepo. “Ditinjau dari segi medan dan peta kawasan zona sumber air, desa ini benar-benar sangat membutuhkan air bersih. Warga desa harus berjalan berkilo-kilometer demi mendapat air, itupun belum tentu bersih karena sering tercemar oleh lumpur dan pasir. Bahkan lebih parah, di musim kemarau seperti sekarang, sumber air itu kering dan gersang,” kata Agus.

Pernyataan tersebut diamini oleh Eko, perwakilan dari Karang Taruna Desa, yang mengakui bahwa situasi krisis air di Senepo sudah berlangsung lama. “Kondisinya sudah begini bertahun-tahun, malah sekarang bisa dibilang lebih parah karena musim hujan dan kemarau tidak bisa diprediksi lagi,” ujar Eko. Situasi ini memaksa warga untuk melakukan segala cara demi memperoleh air bersih, bahkan harus menempuh jalan terjal yang berbahaya.

Ibu Rukmini, warga Dusun Jeruk, mengungkapkan bahwa krisis air membuat warga harus menghemat air dengan ketat. “Kondisinya gersang, sehari-hari warga harus berhemat. Kalau hujan, kami semua menadah air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. Sementara itu, Ibu Wati, warga Dusun Caluk, menceritakan bahwa warga harus berjalan beberapa kilometer demi mendapatkan air. “Kami harus ngangsu, jalan beberapa kilometer, naik turun bukit hanya untuk mengisi satu galon air. Di sini sudah pernah dibuat sumur bor, kedalamannya sampai 70 meter, tapi tidak ada airnya sama sekali,” tuturnya dengan penuh keprihatinan.

Distribusi air bersih ini dilakukan oleh tim DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan menggunakan armada satu unit triton, dua mobil colt diesel yang masing-masing dilengkapi dua toren berkapasitas 3000 liter. Secara keseluruhan, sebanyak 12 rit distribusi air dilakukan di 9 titik distribusi utama di desa tersebut. Setiap rit mengangkut 12.000 liter air, memastikan distribusi air bersih yang merata di seluruh wilayah desa.

Selain distribusi air, tim juga melakukan asesmen kebutuhan warga terkait solusi jangka panjang. Hasil dari asesmen menunjukkan bahwa solusi yang memungkinkan adalah dengan program pipanisasi. Pipanisasi ini diusulkan untuk menghubungkan Desa Senepo dengan sumber mata air dari desa tetangganya, yang memiliki akses air bersih lebih stabil.

“Setelah berkomunikasi dengan warga dan memahami medan serta tantangan yang ada, kami akan mengeksplorasi kemungkinan kolaborasi lebih lanjut untuk program pipanisasi. Dengan jaringan pipa air yang menghubungkan Desa Senepo dengan sumber air dari desa sebelah, diharapkan masalah air bersih di desa ini dapat teratasi secara berkelanjutan tapi, ini harus usaha bersama, kolaborasi banyak pihak dan tentunya juga memerlukan bantuan dari para donor,” jelas Agus Triabudi.

Distribusi air tidak berjalan tanpa tantangan. Kondisi medan di Desa Senepo yang ekstrem, dengan jalanan menanjak, sempit, dan berbatu, membuat tim harus ekstra hati-hati. Kiri kanan jalan dipenuhi tebing dan jurang, sehingga distribusi air harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Di beberapa titik, pemadaman listrik juga menjadi kendala tersendiri yang memperlambat proses distribusi air bersih. Meski demikian, semangat para relawan dan warga desa yang bahu-membahu dalam upaya ini menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan.

Program distribusi air bersih oleh DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur ini diharapkan dapat meringankan beban warga Desa Senepo dalam jangka pendek, sambil menunggu realisasi program jangka panjang berupa pipanisasi yang diusulkan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, upaya ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mengatasi dampak buruk kekeringan yang terus melanda daerah pedesaan seperti Desa Senepo, Ponorogo, yang hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

RESPON KEKERINGAN DI MOJOKERTO, GIAT AKSI DISTRIBUSI AIR BERSIH DAMPAK MUSIM KEMARAU

RESPON KEKERINGAN DI MOJOKERTO, GIAT AKSI DISTRIBUSI AIR BERSIH DAMPAK MUSIM KEMARAU

Mojokerto, 12-13 September 2024 – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar aksi distribusi air bersih di dua desa di Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Duyung, Kecamatan Trawas, dan Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas krisis air bersih yang dialami warga setempat akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Sekitar 100 hingga 150 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari bantuan ini.

Pada Kamis, 12 September 2024, aksi distribusi air bersih dilakukan di Desa Duyung. Sebanyak dua tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter disalurkan ke pusat tandon air warga. Dari tandon tersebut, air kemudian didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Distribusi dilanjutkan ke Desa Kunjorowesi pada Jumat, 13 September 2024, dengan penyaluran tiga tangki air bersih yang juga berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Distribusi air dilakukan di tiga titik berbeda di desa tersebut, sehingga warga di berbagai lokasi dapat menjangkau air bersih secara merata.

Kolaborasi dalam aksi ini melibatkan BPBD Mojokerto, guna memastikan proses distribusi berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.

Agus Triabudi Waloyo, Koordinator Distribusi Program Dompet Dhuafa Jawa Timur, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya gotong royong untuk membantu warga yang terdampak krisis air bersih. “Kita gotong royong bantu warga desa yang terdampak, mengingat air bersih ini bukan hanya kebutuhan tapi juga sumber kehidupan sebuah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Al Azar Alief Aqiq, relawan DMC Dompet Dhuafa, mengungkapkan antusiasme warga saat tangki air tiba di lokasi. “Cuacanya memang panas sekali, banyak warga antusias saat tangki datang. Ini artinya memang air bersih sangat amat dibutuhkan warga desa,” tuturnya.

Kondisi di Desa Duyung dan Desa Kunjorowesi memang cukup memprihatinkan akibat musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih. Warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan harian mereka, seperti minum, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya.

Diharapkan, aksi distribusi air bersih ini dapat membantu meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menginisiasi gerakan yang lebih besar dan berdampak luas untuk membantu warga desa yang membutuhkan di masa mendatang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

TINGKATKAN AKSES KESEHATAN, DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR GELAR AKSI LAYANAN SEHAT GRATIS DI PELOSOK PACITAN

TINGKATKAN AKSES KESEHATAN, DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR GELAR AKSI LAYANAN SEHAT GRATIS DI PELOSOK PACITAN

Pacitan, 12 September 2024 – Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar kegiatan Aksi Layanan Sehat (ALS) di Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tim Dompet Dhuafa harus melewati jalan yang berliku untuk mencapai desa tersebut, demi membawa harapan yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

Acara dimulai dengan sambutan dan arahan dari perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Benny Wijaya, selaku Kepala Unit Madiun. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membuka akses terhadap berbagai layanan kesehatan gratis yang akan diberikan kepada warga setempat. Beliau berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan menegaskan bahwa kesehatan dan keberdayaan adalah hak semua orang, tanpa memandang status sosial maupun lokasi geografis.

Dalam kegiatan ALS ini, berbagai layanan kesehatan gratis diberikan, antara lain pengecekan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi kesehatan. Masyarakat menyambut dengan antusias; sebanyak 120 orang mengikuti kegiatan ini, dan 70 di antaranya merupakan lansia.

Dompet Dhuafa Jawa Timur juga menyediakan makanan ringan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Dompet Dhuafa Jawa Timur dalam meningkatkan akses kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di wilayah terpencil dan kurang mampu.

Kepala Desa Bandar, Bapak Mawan Nuryanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dompet Dhuafa Jawa Timur dan tim medis yang telah bekerja keras dalam menggelar kegiatan ini. Beliau mengatakan, “Kegiatan Aksi Layanan Sehat ini tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga mempererat ikatan sosial dan kepedulian masyarakat Desa Bandar.” Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat di Kecamatan Bandar, Pacitan, mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan berkualitas dan gratis.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Relawan

Grammar Correction by AI

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM GULA AREN TEMON

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM GULA AREN TEMON

Pacitan, 6 September 2024 – Launching Program Pemberdayaan UMKM Gula Aren Temon di Rumah Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur sukses diselenggarakan. Program ini diinisiasi bersama atas kolaborasi dengan Gula Aren Temon dan Kelompok Tani Hutan Lestari, dengan tujuan memberdayakan 50 lebih penerima manfaat (PM) dari kalangan petani gula aren setempat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian warga sekitar, khususnya petani gula aren, melalui pemberian modal, pelatihan, dan pendampingan intensif.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Udhi Tri Kurniawan, menekankan pentingnya keberlanjutan program. “Kami berharap program ini tidak hanya dilihat dari aspek keberlanjutannya, tapi juga berkembang lebih baik dan berdampak luas untuk masyarakat,” ucapnya.

Moch. Rizzqi Aladib, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, menambahkan bahwa intervensi dari aspek on-farm dan off-farm diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Semoga amanah dari para donatur ini dapat dikelola dengan baik dan mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

I Gusti Ayu Ngurah Megawati, Local Leader Gula Aren Temon, menyampaikan rasa syukur atas sinergi yang terjalin. “Berawal dari sebuah forum diskusi, hingga berlanjut sampai tahap ini, rasanya bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa. Saya yakin ini akan menjadi kebanggaan UMKM lokal desa,” ungkapnya.

Jamiatin, S. Pd., Kepala Desa Temon, turut mengapresiasi program ini yang tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada warga, tetapi juga meningkatkan daya tarik desa Temon sebagai sentra gula aren berkualitas.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan para petani gula aren di Desa Temon mampu meningkatkan kualitas produksi serta memperkuat ekonomi desa secara menyeluruh. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah besar menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi warga setempat.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN PENGEMBANGAN KAWASAN LEBAH MADU

LAUNCHING PROGRAM PEMBERDAYAAN PENGEMBANGAN KAWASAN LEBAH MADU

Malang, 4 September 2024 – Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan ROIS OJK Malang secara resmi meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pengembangan Kawasan Lebah Madu di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Acara ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberdayakan para peternak lebah madu di wilayah Jawa Timur melalui kolaborasi dengan Local Leader LINE Forum.

Program ini ditujukan untuk membantu 11 peternak lebah madu di dua lokasi, yaitu Desa Ketindan, Kabupaten Malang, dan Desa Alasbuluh, Kabupaten Banyuwangi. Para peternak dalam program ini menggunakan teknik “Migratory Beekeeping,” yakni memindahkan koloni lebah ke lokasi lain selama musim panas untuk mendapatkan nektar, dan kembali ke lokasi asal saat musim paceklik.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya Udhi Tri Kurniawan selaku Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Erna Tigayanti selaku Analis Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Malang, serta Arrissa Fauziarachman dari Local Leader Madu Onggu. Para tokoh masyarakat setempat juga berpartisipasi dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Udhi Tri Kurniawan menyampaikan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas seperti ini. Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi peternak, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan potensi pengembangan kawasan eduwisata berbasis lebah madu.

Erna Tigayanti turut menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Dompet Dhuafa telah terjalin secara harmonis sehingga banyak menghasilkan program-program pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dompet Dhuafa bersama OJK telah memberikan beberapa bentuk intervensi dalam program ini, di antaranya bantuan modal (pinjaman non-riba) untuk pembelian pakan selama musim paceklik, serta penyediaan peralatan pendukung seperti alat pelindung diri (APD), ekstraktor, dan refractometer. Selain itu, kawasan ini juga ditata sebagai destinasi eduwisata lebah madu yang diharapkan dapat menarik wisatawan sekaligus memberikan edukasi mengenai peternakan lebah.

Reporter: Sukeni
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

IKHTIAR MERAIH KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN MENJAHIT, SIAP KERJA SIAP WIRAUSAHA!

IKHTIAR MERAIH KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN MENJAHIT, SIAP KERJA SIAP WIRAUSAHA!

Malang, Jawa Timur — Dompet Dhuafa Jawa Timur bekerja sama dengan Institut Kemandirian kembali menyelenggarakan pelatihan menjahit untuk angkatan ke-5 di tahun 2024. Program pelatihan ini diadakan di Bumi Maringi Peni (BMP), Dusun Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.

Di bawah bimbingan para pelatih profesional, para peserta memulai perjalanan mereka dari nol. Mereka diajarkan tidak hanya keterampilan teknis menjahit, tetapi juga bagaimana mengubah mindset untuk menjadi lebih mandiri dan siap bekerja atau berwirausaha. Peserta belajar dari dasar, mulai dari membuat pola, mengoperasikan mesin jahit, hingga memahami berbagai teknik jahitan.

Salah satu peserta yang menonjol adalah Pak Muhaimin, seorang pria berusia 53 tahun. Meski menghadapi keterbatasan fisik dengan hanya satu kaki, Pak Muhaimin menunjukkan tekad yang luar biasa dalam mengikuti pelatihan ini. “Meskipun saat ini kaki saya terbatas hanya satu, saya tetap ingin belajar dan bisa. Meskipun dalam keterbatasan, saya yakin bisa,” ungkapnya dengan penuh semangat. Kisahnya menjadi inspirasi bagi peserta lain untuk terus berjuang dan tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai rintangan.

Dalam pelatihan ini, para peserta fokus pada praktik membuat berbagai bentuk dasar jahitan dan memahami langkah-langkah penting dalam menguasai keterampilan menjahit. Meskipun ada yang masih menghadapi tantangan, semangat belajar mereka tetap kuat. Dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman, peserta semakin terampil dalam mengoperasikan mesin jahit dan menguasai teknik-teknik dasar menjahit. Dengan progres yang signifikan, para peserta diharapkan semakin mahir dalam menciptakan pola-pola sederhana yang akan menjadi fondasi untuk proyek menjahit yang lebih kompleks di sesi berikutnya.

Pelatihan menjahit ini bukan hanya tentang menghasilkan karya jahitan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri dan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin bangkit dan memperbaiki taraf hidup mereka. Dengan semangat dan kerja keras, para peserta siap menghadapi tantangan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Reporter: Mei Saiful Rohman
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Amel

Grammar Correction by AI

KRISIS AIR BERSIH, DOMPET DHUAFA JATIM RESPON AKSI AIR UNTUK KEHIDUPAN PERSEMBAHAN PT PERTAMINA PATRA NIAGA BITUMEN PLANT GRESIK

KRISIS AIR BERSIH, DOMPET DHUAFA JATIM RESPON AKSI AIR UNTUK KEHIDUPAN PERSEMBAHAN PT PERTAMINA PATRA NIAGA BITUMEN PLANT GRESIK

Mojokerto, 29 Agustus 2024 – Desa Kunjorowesi, Dusun Tlogo, Mojokerto, kini menerima bantuan air bersih melalui program “Air Untuk Kehidupan” yang dipersembahkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Bitumen Plant Gresik. Program ini merupakan respons terhadap krisis air bersih yang tengah melanda beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto, termasuk Desa Kunjorowesi. Dengan lebih dari 80 kepala keluarga (KK) yang terdampak, program ini bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mendistribusikan air bersih ke masyarakat yang membutuhkan.

Khakim, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, mengungkapkan bahwa kebutuhan air bersih di desa tersebut sangat mendesak. “Darurat krisis air bersih terjadi di beberapa titik, salah satunya di Desa Kunjorowesi. Setidaknya masing-masing titik memerlukan 3-4 tangki air berkapasitas 4.000 – 5.000 liter setiap harinya,” ujar Khakim. Ia menambahkan bahwa BPBD telah melakukan upaya untuk menyuplai air bersih bagi warga, namun berkat dukungan dan bantuan dari para relawan, distribusi air dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Yadi, salah satu warga Desa Kunjorowesi, menceritakan kesulitan yang dialami oleh masyarakat terkait kebutuhan air bersih. “Setiap hari ya seperti ini, Mas, kekurangan air. Dari dulu kalau soal air memang sangat sulit. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ya kadang harus turun ke bawah, cari air. Kalau musim hujan, kami buatkan tadah penampungan,” kata Yadi. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan relawan. “Alhamdulillah dari pemerintah dan relawan banyak membantu meringankan kami terkait kebutuhan air bersih,” tambahnya.

Program “Air Untuk Kehidupan” ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga Dusun Tlogo dalam mengatasi krisis air bersih yang mereka alami. Kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga, Dompet Dhuafa Jawa Timur, dan BPBD Kabupaten Mojokerto menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga upaya ini dapat terus berlanjut hingga kebutuhan air bersih di desa-desa terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI