Header Dompet Dhuafa Jatim
PEDULI KESEHATAN IBU HAMIL DAN CEGAH STUNTING, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DOMPET DHUAFA USA SELENGGARAKAN PROGRAM IBU HAMIL SEHAT

PEDULI KESEHATAN IBU HAMIL DAN CEGAH STUNTING, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DOMPET DHUAFA USA SELENGGARAKAN PROGRAM IBU HAMIL SEHAT

Malang, 13 Agustus 2024 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil dan upaya pencegahan stunting, Dompet Dhuafa Jatim bersama Dompet Dhuafa USA menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan pemberian makanan tambahan (PMT) di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh 22 ibu hamil yang merupakan penerima manfaat dari program tersebut.

Acara ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan kondisi umum ibu hamil serta perkembangan janin dalam kandungan. Setelah pemeriksaan, para peserta mengikuti kelas edukasi yang disampaikan oleh Heni, seorang bidan berpengalaman.

Dalam sesi kelas edukasi, Heni menyampaikan pentingnya menjaga suasana hati yang bahagia selama kehamilan. “Suasana hati ibu hamil yang bahagia sangat berperan penting dalam menunjang proses tumbuh kembang bayi dalam kandungan,” ujarnya. Para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya seputar masalah yang mereka alami selama kehamilan.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang diberikan kepada seluruh peserta. Paket PMT tersebut berisi kacang hijau, kue atau biskuit, vitamin, dan susu. Pemberian makanan tambahan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, yang sangat krusial bagi perkembangan janin serta untuk mencegah stunting.

Salah satu penerima manfaat, Ami Isnaini (26), menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan pemeriksaan ibu hamil sehat ini. Banyak ilmu dan manfaatnya, terima kasih Dompet Dhuafa dan seluruh donatur, semoga berkah,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para ibu hamil di Desa Tawangsari, baik dari segi pengetahuan terkait kehamilan, kesehatan, maupun pemenuhan gizi. Dukungan dari berbagai pihak dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, semoga dapat terus memberikan kontribusi yang berarti dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu hamil, demi masa depan generasi penerus yang lebih sehat dan cerdas.

Reporter: Rini Karistijani
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Rini Karistijani

Grammar Correction by AI

MITIGASI KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI SELENGGARAKAN PELATIHAN PENYULUHAN KEWASPADAAN BENCANA KEPADA MASYARAKAT

MITIGASI KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI SELENGGARAKAN PELATIHAN PENYULUHAN KEWASPADAAN BENCANA KEPADA MASYARAKAT

Pasuruan, 14 Agustus 2024 – PT PLN Indonesia Power UBP Grati, bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menggelar acara bertajuk “Mitigasi Kebencanaan: Penyuluhan dan Peningkatan Kewaspadaan Masyarakat Sekitar PLTGU Grati Tahun 2024”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran di sekitar area PLTGU Grati, Pasuruan.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Fuji Setianto, selaku Assistant Manager Keamanan & Humas UBP Grati, dalam sambutannya menyatakan, “Kegiatan pelatihan ini adalah wujud kolaborasi bersama Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekitar PLTGU Grati dalam membangun sinergi menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan (bencana kebakaran).” Fuji menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Mahrus, Kepala Desa Wates Lekok, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan acara ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan “momentum bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta edukasi kepada masyarakat sekitar.”

Mei Saiful Rochman, Manager Program Ekonomi Dompet Dhuafa Jatim, mengungkapkan, “Dompet Dhuafa Jatim berkomitmen untuk membangun kesadaran kepada masyarakat dalam menghadapi persoalan, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan mitigasi kebencanaan. Kolaborasi ini adalah bagian dari mengambil tanggung jawab bersama dan memastikan hajat hidup masyarakat dengan sebaik-baiknya”.

Kegiatan ini berfokus pada pemberian penyuluhan kebencanaan oleh tim K3 dari PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Andi Sumantri bersama tim. Masyarakat diberikan edukasi langsung tentang langkah-langkah pencegahan dan tindakan yang harus diambil saat menghadapi kebakaran. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan PT PLN Indonesia Power UBP Grati.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat sekitar PLTGU Grati semakin sadar akan pentingnya mitigasi kebencanaan dan siap untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di masa depan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

DOMPET DHUAFA JATIM RESMIKAN SUMUR WAKAF DI DESA KASIHAN, 62 KEPALA KELUARGA KINI MILIKI AKSES AIR BERSIH

Pacitan, 1 Agustus 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur meresmikan program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Program ini melibatkan pengeboran sumur wakaf dan pemasangan pipanisasi untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga desa, memberikan manfaat besar bagi 62 kepala keluarga (KK) yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menyampaikan harapan besar dari hadirnya sumur wakaf ini. “Hadirnya sumur wakaf ini semoga dapat meringankan masyarakat terhadap kebutuhan air dan harapannya dapat dikembangkan secara mandiri sehingga tidak sebatas sebagai air bersih tapi juga air layak konsumsi yang dapat menjadi usaha untuk memakmurkan desa,” ungkap Rizzqi.

Nanung, Sekretaris Desa Kasihan, turut memberikan sambutannya. “Saya rasa wakaf ini semoga menjadi jariyah kita bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan turun temurun,” kata Nanung. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan manfaat jangka panjang dari program wakaf ini bagi generasi mendatang.

Dwi, salah satu penerima manfaat program, juga berbicara tentang perubahan besar yang dirasakan warga desa. “Kami warga desa sangat terbantu sekali, dulunya kami harus bergiliran mengakses air bersih bahkan harus memikul jauh. Kini, tinggal memutar kran saja, air sudah sampai ke rumah kami,”.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama perangkat desa, disaksikan oleh warga desa yang hadir. Kegiatan ini kemudian diikuti dengan seremonial, ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung sumur wakaf dan instalasi pipanisasi yang telah terpasang.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Kasihan diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di desa tersebut. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumur wakaf, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

DOMPET DHUAFA JATIM HADIRKAN SUMUR WAKAF, SOLUSI AIR BERSIH UNTUK 32 KEPALA KELUARGA DI DESA GAJAH

Ponorogo, 31 Juli 2024 — Dompet Dhuafa Jawa Timur mengadakan launching program Wakaf Air untuk Kehidupan di Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Program ini bertujuan untuk mengalirkan air dari hulu sumber mata air ke masyarakat desa melalui pipanisasi, memberikan manfaat besar bagi 33 kepala keluarga (KK) yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, Rizzqi menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan. “Air adalah sumber kehidupan, maka semoga melalui wakaf air untuk kehidupan ini, dapat menghidupi serta bermanfaat bagi masyarakat serta dapat dikelola mandiri dan berkelanjutan sehingga manfaatnya mengalir jauh,” ujar Aladib.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hadi Winoto, perwakilan warga desa. Hadi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih dari warga desa atas program ini. “Sebelum adanya wakaf ini, warga desa selalu memikul air sejauh 700 meter dari sumber air. Sekarang, dengan adanya program ini, kami benar-benar terbantu sekali,” ungkapnya. Pernyataan ini menggambarkan betapa beratnya perjuangan warga desa selama ini untuk mendapatkan air bersih dan bagaimana program ini memberikan perubahan besar dalam kehidupan mereka.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian sumur wakaf. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Moch. Rizzqi Aladib bersama dengan warga desa. Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah antara tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dengan warga desa, serta penjelajahan ke lokasi sumur wakaf untuk melihat langsung instalasi pipanisasi yang telah dibangun.

Program Wakaf Air untuk Kehidupan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan air di Desa Gajah. Dengan adanya pipanisasi yang mengalirkan air langsung dari sumbernya, warga desa kini dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Program ini juga diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama warga Desa Gajah telah menunjukkan bahwa melalui wakaf dan kerja sama yang baik, tantangan besar seperti akses air bersih dapat diatasi. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

LATIH KESIAPSIAGAAN BENCANA PARA SANTRI, DMC DOMPET DHUAFA DAN DOMPET DHUAFA JATIM SELENGGARAKAN URBAN DISASTER MANAGEMENT

LATIH KESIAPSIAGAAN BENCANA PARA SANTRI, DMC DOMPET DHUAFA DAN DOMPET DHUAFA JATIM SELENGGARAKAN URBAN DISASTER MANAGEMENT

Sidoarjo, 5 Agustus 2024 – Suasana di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah 70 santri dan santriwati berkumpul di aula utama pesantren untuk mengikuti pelatihan bertajuk “Urban Disaster Management.” Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen kebencanaan, teknik pertolongan pertama, dan cara pemadaman api skala kecil.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para santri dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di lingkungan pesantren maupun di luar pesantren. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, diharapkan para santri dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat serta mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar pesantren.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Fatoni, Kepala Sekolah MA Burhanul Hidayah. “Semoga melalui pelatihan ini, kita semua dapat lebih siap dan sigap terhadap bencana dan menjaga lingkungan pesantren kita dengan baik,” ujarnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan penuh antusias.

Selanjutnya, Ustadz Anwar, Ketua Yayasan Burhanul Hidayah, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini. “Pelatihan ini dapat menjadi landasan kita bersama dan menjadi ilmu jariyah untuk kita amalkan sekaligus bermanfaat bagi kita semua,”.

Pelatihan ini menghadirkan tiga pemateri berpengalaman dari DMC Dompet Dhuafa. Puspita, membuka sesi pertama dengan materi mengenai Management Kebencanaan dan Dasar-dasar Bencana. Adi Sumarna melanjutkan dengan materi First Aid mengenai teknik-teknik dasar pertolongan pertama oleh setiap individu dalam menghadapi keadaan darurat medis. Sanadi menutup sesi dengan materi sekaligus praktek luar kelas mengenai Pemadaman Api Skala Kecil. Pada sesi ini, peserta diajarkan cara-cara praktis untuk memadamkan api dengan menggunakan alat-alat pemadam api sederhana yang tersedia.

Para santri dan santriwati mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang sangat berguna dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka. Diharapkan ilmu yang didapatkan dapat diaplikasikan dan disebarluaskan, menjadikan lingkungan pesantren dan sekitarnya lebih aman dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

Grammar Correction by AI

MILAD 1 TAHUN RUMAH SAKIT HASYIM ASY’ARI, WUJUD RASA SYUKUR DAN HARAPAN UNTUK TERUS MENEBAR KEBERMANFAATAN

MILAD 1 TAHUN RUMAH SAKIT HASYIM ASY’ARI, WUJUD RASA SYUKUR DAN HARAPAN UNTUK TERUS MENEBAR KEBERMANFAATAN

Jombang, 8 Agustus 2024 – Rumah Sakit Hasyim Asy’ari (RSHA) merayakan Milad pertamanya dengan penuh rasa syukur dan harapan. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk kolaborator utama, Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Tebuireng.

Momen ini juga menjadi refleksi pencapaian RSHA yang telah berhasil mencapai surplus operasional hanya dalam satu tahun sejak berdiri. Hal ini menjadi bukti komitmen seluruh tim RSHA dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Inisiator, Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa Bapak Parni Hadi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa perayaan Milad ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala pencapaian yang telah diraih. Bapak Parni Hadi berharap RSHA dapat terus menebar manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Nyai Farida, istri dari almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), menyampaikan bahwa sejarah berdirinya RSHA, bermula dari Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Dengan segala keterbatasan yang ada, almarhum Gus Sholah bercita-cita memiliki rumah sakit di Tebuireng yang tidak hanya dapat melayani para santri/santriwati namun juga masyarakat.

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, juga menekankan pentingnya penyuguhan terhadap pelayanan masyarakat salah satunya melalui RSHA, sehingga banyak masyarakat terbantu.

Acara Milad ini ditandai dengan pencanangan program cegah tangkal penyakit ginjal oleh dr. Pranawa, SpPD, KGH. Pemaparan tersebut menggarisbawahi pentingnya pencegahan dini sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Cendekiawan Dompet Dhuafa, Prof. Dr. Yudi Latif, MA, P.hD, turut memberikan Studium Generale dengan tema “Membangun Karakter Pemuda yang Berwawasan Kebangsaan di Era Digital.” Paparannya memberikan inspirasi dan panduan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, Ismail Agus Said, juga turut hadir dalam perayaan ini, menambah semarak acara yang dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik seperti Tarian Budaya, Awarding Best Employee dan Best Loyal Employee. Acara Milad ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur dan harapan.

Melalui perayaan Milad 1 Tahun RSHA ini, diharapkan menjadi momentum untuk terus bersyukur dan berkomitmen dalam memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga di masa yang akan datang, RSHA dapat lebih baik dalam menjangkau masyarakat, serta terwujudnya berbagai kolaborasi baru, khususnya dalam bidang kesehatan.

TINGKATKAN KAPASITAS PENANGANAN KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA SELENGGARAKAN TRAINING TANGGAP BENCANA

TINGKATKAN KAPASITAS PENANGANAN KEBENCANAAN, DOMPET DHUAFA JATIM DAN DMC DOMPET DHUAFA SELENGGARAKAN TRAINING TANGGAP BENCANA

Malang, 26-28 Juli 2024 – Dompet Dhuafa Jatim bersama DMC Dompet Dhuafa menyelenggarakan “Training Tanggap Bencana” di Dusun Sukamaju, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Juli 2024, diikuti oleh 50 warga lokal yang antusias untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang mitigasi dan penanganan bencana.

Moch Rizzqi Aladib, Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah esensial untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang mitigasi bencana dan manajemen kebencanaan yang efektif dan efisien.

Achmad Lukman, Manager Pusat Pelatihan dan Pendidikan Kebencanaan DMC Dompet Dhuafa, juga memberikan sambutannya. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini akan menjadi bekal berharga bagi masyarakat dalam menghadapi bencana dengan cepat dan tepat. Ilmu-ilmu yang dibagikan diharapkan dapat diterapkan sebagai edukasi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari manajemen sampah dalam masa tanggap darurat hingga penanggulangan risiko bencana. Mereka juga belajar tentang manajemen logistik, first aid, dan assessment kebencanaan. Tidak hanya itu, peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang manajemen kedaruratan, manajemen posko, manajemen pos pengungsian, kajian risiko bencana, water rescue serta melakukan simulasi kebencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Tujuan dari pelatihan ini adalah agar menambah kapasitas masyarakat sekitar saat penanganan bencana di fase tanggap darurat. Selain itu pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan keterampilan kedaruratan, memperbaiki alur koordinasi, serta memberikan pemahaman tentang protokol kebencanaan.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Lebakharjo, sehingga mereka lebih siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan warga Desa Lebakharjo dapat membangun komunitas yang lebih kuat dan tangguh terhadap bencana.

DOMPET DHUAFA: KUNJUNGAN 5 PEMUDA INDONESIA TEMUI PRESIDEN ISRAEL, KHIANATI PERJUANGAN RAKYAT PALESTINA DAN PERASAAN MASYARAKAT INDONESIA

DOMPET DHUAFA: KUNJUNGAN 5 PEMUDA INDONESIA TEMUI PRESIDEN ISRAEL, KHIANATI PERJUANGAN RAKYAT PALESTINA DAN PERASAAN MASYARAKAT INDONESIA

JAKARTA, 16 Juli 2024. Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, mengecam kunjungan lima orang pemuda menemui Presiden Israel pada beberapa waktu lalu dan menyesalkan atas tindakan yang tidak bijaksana di tengah adanya genosida yang terjadi pada rakyat Palestina.

Terkait hal tersebut, Dompet Dhuafa perlu menegaskan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Salah satu anggota rombongan tersebut bernama Syukron Makmun pernah tergabung sebagai mitra program dakwah Internasional (Dai Ambassador) selama satu bulan Ramadan di Hongkong pada tahun 2019, dan satu bulan Ramadan di Belanda pada tahun 2023.
  2. Kemitraan sebagai Dai Ambassador hanya berlangsung satu bulan. Setelah kemitraan tersebut berakhir, maka yang bersangkutan tidak memiliki hubungan kerja sama apa pun dengan Dompet Dhuafa.
  3. Perlu disampaikan, Program Dai Ambassador merupakan salah satu program layanan Dakwah Internasional Dompet Dhuafa dengan membawa misi syiar agama Islam khususnya penguatan ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf) kepada masyarakat Islam di luar negeri. Program ini dibuka secara umum bagi dai dan daiyah terpilih yang memiliki kompetensi wawasan Islam. Dengan kejadian ini, Dompet Dhuafa ke depannya akan melakukan perbaikan dalam seleksi mitra dai dan daiyah lebih ketat dan berhati-hati di seluruh layanan dakwah Dompet Dhuafa.
  4. Berkaitan dengan kunjungan yang bersangkutan bertemu Presiden Israel beberapa waktu lalu adalah aktivitas pribadi yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan Dompet Dhuafa. Kegiatan tersebut sangat melukai perasaan dan hati rakyat Palestina, ini merupakan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Palestina, sikap pemerintah, dan bangsa Indonesia.
  5. Bahwa Dompet Dhuafa sampai hari ini adalah Filantropi Islam Lembaga Amil Zakat Nasional yang terus berkomitmen mendukung dan berdiri di sisi perjuangan rakyat Palestina sampai mendapatkan kemerdekaannya.

“Dompet Dhuafa hingga saat ini terus melakukan upaya diplomasi dan bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina, dengan mengirimkan bantuan, berupa bantuan kesehatan, logistik, makanan, bahan bakar, sanitasi, penyediaan air bersih, dan shelter pengungsi, yang didukung oleh donatur Dompet Dhuafa. Pada awal pengiriman bantuan di akhir tahun 2023, Dompet Dhuafa juga turut menjadi bagian bersama Pemerintah Republik Indonesia, yang mengirimkan bantuan melalui udara dan dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dompet Dhuafa senantiasa berdiri di sisi perjuangan rakyat Palestina, dan konsisten dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina sejak tahun 2008,” tegas Ahmad Juwaini.

KOLABORAKSI, PELATIHAN PENGAKTIFAN DESA SIAGA BENCANA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

KOLABORAKSI, PELATIHAN PENGAKTIFAN DESA SIAGA BENCANA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI

Pasuruan, 23 Juli 2024 – Pelatihan Desa Siaga Bencana 2024 berlangsung di Kantor Kepala Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dengan 35 relawan antusias meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Pelatihan ini berfokus pada sistem informasi dan komunikasi kebencanaan, diselenggarakan oleh PT. PLN Indonesia Power UBP Grati dan Dompet Dhuafa Jawa Timur, didukung oleh pemerintah melalui sinergi pentahelix.

Kepala Desa Jatiarjo, Pak Dardiri, mengapresiasi dukungan PT. PLN Indonesia Power dan Dompet Dhuafa Jawa Timur. Ia mengenang saat lebih dari 200 orang bergotong-royong memadamkan api di Gunung Arjuno tahun lalu, dan berharap dukungan ini membuat masyarakat lebih sigap menghadapi bencana.

Pak Fuji dari PT. PLN Indonesia Power menyatakan perusahaan bersama Dompet Dhuafa sering mengadakan program mitigasi bencana. “Harapan kami, sinergi ini membantu lingkungan dan kesiapsiagaan bencana, sehingga PT PLN Indonesia Power bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Moch. Rizzqi Aladib, pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur, menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak untuk meminimalkan dan memitigasi bencana secara cepat dan tepat.

Pak Subadar dari BPBD Kabupaten Pasuruan menekankan pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko bencana seperti banjir, puting beliung, dan kekeringan. Ia berterima kasih kepada Dompet Dhuafa dan PT. PLN Indonesia Power atas inisiatif Program Desa Siaga Bencana.

Sekjen FPRB Kabupaten Pasuruan, Bapak Soeadys, mengingatkan banyaknya potensi bencana di Pasuruan seperti banjir, longsor, puting beliung, kekeringan, banjir rob, dan gempa. Bencana adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap acara ini bermanfaat dan diperluas ke wilayah lain.

Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan dan melatih peserta agar dapat bertindak efektif dan efisien menghadapi bencana. Materinya mencakup pengaktifan desa siaga bencana, sistem informasi dan komunikasi bencana, serta simulasi kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno. Dengan pelatihan ini, diharapkan semua pihak, mulai dari petugas darurat, relawan, hingga masyarakat umum, siap merespons bencana dengan cepat dan tepat untuk meminimalkan kerugian dan dampak.

EXPLORE AT MUSEUM (EXAM): MULIAKAN ANAK YATIM MELALUI EDUKASI SEJARAH BANGSA DAN FUN GAMES

EXPLORE AT MUSEUM (EXAM): MULIAKAN ANAK YATIM MELALUI EDUKASI SEJARAH BANGSA DAN FUN GAMES

Surabaya, 14 Juli 2024 – Dompet Dhuafa Jatim dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jatim sukses menyelenggarakan kegiatan EXAM (Explore at Museum) di Museum 10 Nopember dan Taman Prestasi, Surabaya.

EXAM adalah bentuk kegiatan positif yang ditujukan untuk memuliakan anak yatim khususnya di bulan Syahrullah Al Asham atau Muharam. Berkonsep jelajah museum dan fun game, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai sejarah Indonesia, tepatnya Peristiwa 10 Nopember 1945, serta dukungan psikologis berbasis game menyenangkan.

Pelaksanaan EXAM melibatkan kolaborasi dengan Panti Asuhan Maslahatul Ummah. Sebanyak 35 anak yatim piatu berusia 6 hingga 12 tahun menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini. Selain itu, sebanyak 24 relawan turut serta sebagai panitia, memastikan kelancaran dan keberhasilan acara.

Salah satu pembimbing panti merespon positif kegiatan ini. “Terima kasih, Sudah mau mengajak jalan anak-anak, semoga bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk mereka.”

“Lucu banget adik-adiknya, senang bisa lihat mereka ketawa bahagia,” ucap Rafli, salah satu relawan kegiatan EXAM.

Rizky, salah satu penerima manfaat yang merupakan anak yatim piatu, menyampaikan kesannya, “Ya, aku bahagia banget ikut kegiatan ini (sambil tersenyum).”

Dengan demikian, diharapkan kegiatan EXAM dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat umum serta mencapai tujuan yang diinginkan, khususnya bagi anak-anak panti asuhan sebagai penerima manfaat dan relawan sebagai panitia penyelenggara. Harapan ke depannya, semakin banyak kegiatan positif yang diselenggarakan untuk memuliakan anak yatim piatu di seluruh penjuru negeri, sehingga mereka dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian yang layak mereka terima.