Header Dompet Dhuafa Jatim
LAUNCHING WAKAF DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR: DARI WAKAF, TUMBUH RUANG KEBAIKAN DAN HARAPAN UNTUK SESAMA

LAUNCHING WAKAF DOMPET DHUAFA JAWA TIMUR: DARI WAKAF, TUMBUH RUANG KEBAIKAN DAN HARAPAN UNTUK SESAMA

Surabaya, 24 Juli 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur meresmikan Kantor layanan utama ZISWAFKU, Café Madaya, dan Gerai Sehat pada Jumat (24/7) di Kantor Utama Dompet Dhuafa Jawa Timur. Peluncuran aset wakaf produktif ini melibatkan keluarga pewakif, Dompet Dhuafa, Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, MUI Jawa Timur, LKC Dompet Dhuafa Jawa Timur, serta Selagi Muda Kopi untuk mendekatkan layanan ZISWAF, kesehatan, dan pemberdayaan kepada masyarakat.

Kegiatan dimulai dengan registrasi dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Suasana pembukaan berlangsung khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh teman-teman dari kawan netra, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta sambutan dari para pemangku kepentingan.

Citra Hennida, perwakilan keluarga pewakif, menyampaikan rasa syukurnya atas pemanfaatan wakaf tersebut. “Tempat ini cukup bersejarah ya, harapan kami semua, tempat ini dapat memberikan beragam kebaikan utamanya kesehatan untuk masyarakat,” ungkapnya.

General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Bobby P. Manullang, menegaskan bahwa aset tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan fondasi manfaat jangka panjang. “Wakaf ini merupakan wakaf produktif yang insyaallah terus mengalirkan kebaikan,” ujarnya.

Peresmian dilanjutkan dengan doa dan tasyakuran, penyerahan simbolis Program Muliakan Anak Yatim, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat dhuafa. Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah dan pengecekan kesiapan setiap layanan.

Melalui Kantor ZISWAFKU, Café Madaya, dan Gerai Sehat, Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap amanah wakaf terus bertumbuh menjadi pelayanan yang lebih dekat, manfaat yang lebih luas, serta kekuatan pemberdayaan bagi masyarakat.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Edo Setiawan, Sunawan Hadi Saputra

SAKIYA, SATU HARI KITA BERKARYA: BELAJAR DAN BERKREASI

SAKIYA, SATU HARI KITA BERKARYA: BELAJAR DAN BERKREASI

Madiun, 17 Juli 2026 – Rumah Belajar Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar kegiatan SAKIYA (Satu Hari Kita Berkarya) pada Jumat (17/7), dengan melibatkan 11 anak dan dua tutor. Melalui pemanfaatan ranting serta bunga yang ditemukan di sekitar Rumah Belajar, anak-anak diajak mengasah kreativitas, kepedulian terhadap alam, dan keterampilan mengolah benda sederhana menjadi bingkai estetik bernilai seni.

Suasana belajar berubah menjadi ruang penuh warna dan imajinasi. Ranting-ranting yang semula tampak biasa dirangkai dengan bunga, lalu dihias sesuai gagasan masing-masing anak. Tangan-tangan kecil itu bekerja dengan tekun, menghadirkan karya unik yang mencerminkan keberanian mereka dalam bereksplorasi.

Selain melatih motorik halus dan daya cipta, SAKIYA menjadi cara menyenangkan untuk menanamkan pemahaman bahwa inspirasi dapat ditemukan dari lingkungan terdekat. Setiap karya tidak hanya menjadi hiasan, tetapi juga menyimpan cerita tentang proses belajar, kesabaran, dan kebanggaan atas hasil usaha sendiri.

Melalui kegiatan ini, Rumah Belajar Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap anak-anak semakin percaya diri menuangkan ide, menghargai alam, serta tumbuh menjadi generasi kreatif yang mampu memberi nilai pada setiap hal sederhana di sekitarnya.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Edo Setiawan
Fotografer: Benny Wijaya

DI BALIK SUARA AZAN, BADRI DAN NANING MENJAGA HARAPAN DI TENGAH KETERBATASAN

DI BALIK SUARA AZAN, BADRI DAN NANING MENJAGA HARAPAN DI TENGAH KETERBATASAN

Surabaya, 17 Juli 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur mengangkat kisah perjuangan M. Badri dan istrinya, Naning, dua penerima manfaat yang bertahan di sebuah kamar kos sederhana. Dengan penghasilan Rp300.000 per bulan sebagai muazin, Badri terus mengumandangkan azan setiap hari, meski pendapatannya hanya cukup untuk membayar sewa kamar dan listrik sehingga kebutuhan pangan mereka kerap tidak terpenuhi.

Di balik suara azan yang menyeru warga menuju masjid, Badri menyimpan ikhtiar panjang untuk menjaga keluarganya tetap bertahan. Seusai menunaikan tugas, ia kembali ke kamar kecil yang menjadi tempat beristirahat, makan, berdoa, sekaligus menaruh harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Naning pun setia berjalan di samping suaminya. Dalam keterbatasan, keduanya belajar mencukupkan rezeki yang ada, menekan kebutuhan, dan saling menguatkan ketika harus memilih antara membeli makanan atau memenuhi keperluan mendesak lainnya.

Meski hidup serba terbatas, Badri tidak meninggalkan amanahnya. Setiap waktu salat tiba, langkahnya tetap menuju masjid. Ia terus memanggil orang lain dalam kebaikan, sementara dirinya berjuang memenuhi kebutuhan paling dasar.

Badri dan Naning tidak mendambakan kemewahan. Mereka hanya berharap dapat menikmati makanan yang layak, membayar tempat tinggal tanpa kecemasan, dan menjalani hari dengan lebih tenang. Kisah keduanya menjadi pengingat bahwa di balik suara azan yang menenteramkan, ada keluarga sederhana yang sedang menjaga iman dan harapan agar tidak padam.

Cerita dan dokumentasi yang ditampilkan telah memperoleh persetujuan dari penerima manfaat untuk digunakan sebagai bagian dari laporan pertanggungjawaban dan publikasi program pendayagunaan dana LAMUSTA.

Reporter: Miftahul Huda
Editor: Miftahul Huda
Fotografer: Miftahul Huda

BINA ROHANI PASIEN DAN MANFAAT KAFARAT, MENEGUHKAN HARAPAN DI RUMAH SINGGAH PASIEN DOMPET DHUAFA JATIM

BINA ROHANI PASIEN DAN MANFAAT KAFARAT, MENEGUHKAN HARAPAN DI RUMAH SINGGAH PASIEN DOMPET DHUAFA JATIM

Surabaya, 16 Juli 2026 – Dompet Dhuafa Jawa Timur kembali menggelar Bina Rohani Pasien sekaligus menyalurkan amanah kafarat di Rumah Singgah Pasien Dompet Dhuafa Jatim, Kamis (16/7). Kegiatan ini dilaksanakan untuk menguatkan spiritual pasien dan pendamping selama menjalani pengobatan, sekaligus memastikan amanah kafarat tersalurkan secara tepat kepada fakir miskin dan dhuafa.

Kegiatan diawali dengan evaluasi dan diskusi bersama Rini Karistijani, PIC Program Rumah Singgah Pasien Dompet Dhuafa Jatim. Pembahasan berfokus pada penguatan mekanisme pelayanan agar rumah singgah tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan tenteram bagi pasien maupun keluarga pendamping.

Suasana berlangsung khidmat ketika Ustaz Diaz Patria Yunanto, S.A. melalui program Bina Rohani Pasien menyampaikan beberapa nasihat, motivasi, dan doa untuk menjadi penguat bagi para pasien yang sedang menempuh perjalanan panjang pengobatan.

“Alhamdulillah, Bina Rohani Pasien dapat kembali rutin diselenggarakan untuk menguatkan moral dan spiritual pasien maupun pendamping yang sedang berjuang. Kafarat ini juga menjadi berkah bagi seluruh penerima manfaat di sini,” ujar Rini.

Amanah kafarat disalurkan melalui penyediaan makanan siap santap yang mendukung kebutuhan harian penerima manfaat Rumah Singgah Pasien serta masyarakat fakir miskin dan dhuafa. Melalui penyaluran reguler, program ini dapat menghadirkan hingga 1.920 porsi makanan siap santap bagi mereka yang membutuhkan di seluruh Rumah Singgah Pasien yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Jatim.

Pendataan dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan penerima manfaat terus diperbarui sehingga amanah kafarat dapat menjangkau lebih banyak keluarga dhuafa dan tidak hanya diterima oleh orang yang sama.

Dompet Dhuafa Jawa Timur berharap Rumah Singgah Pasien terus menjadi ruang teduh yang menghadirkan kekuatan iman, kepedulian, serta dukungan nyata bagi pasien hingga mereka mampu menuntaskan ikhtiar pengobatan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

PT ADM INDONESIA TRADING AND LOGISTICS BERSAMA DOMPET DHUAFA SALURKAN 1,5 TON TELUR UNTUK MASYARAKAT, KUATKAN GIZI 200 PENERIMA MANFAAT

PT ADM INDONESIA TRADING AND LOGISTICS BERSAMA DOMPET DHUAFA SALURKAN 1,5 TON TELUR UNTUK MASYARAKAT, KUATKAN GIZI 200 PENERIMA MANFAAT

Gresik, 9–10 Juli 2026 – Dompet Dhuafa bersama PT ADM Indonesia Trading and Logistics melalui program ADM Care menyalurkan donasi telur kepada 200 penerima manfaat di Gudang Gantari PT ADM Gresik. Bantuan pangan bergizi ini diberikan kepada buruh harian, sopir, pekerja lepas, tenaga alih daya, dan masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan yang dilaksanakan melalui pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran.

Di tengah padatnya aktivitas operasional, kepedulian hadir menyapa para pekerja dan masyarakat yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Penyaluran dilakukan secara langsung dan bertahap dengan menyesuaikan jadwal penerima manfaat. Meski waktu distribusi bersifat tentatif, tim terus bergerak secara konsisten hingga seluruh bantuan tersalurkan.

Alsik Doni Sartika, PIC PT ADM Indonesia Trading and Logistics Wilayah Gresik, menyampaikan bahwa ADM Care merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada para mitra dan masyarakat sekitar.

“Harapannya, bantuan ini dapat menjadi penopang gizi masyarakat. Semoga PT ADM dapat terus berkontribusi setiap tahunnya,” ungkapnya.

Perwakilan Dompet Dhuafa, Agus Triabudi Waloyo, turut menyampaikan apresiasi kepada PT ADM atas kolaborasi yang terjalin. “Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan para peternak,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menggerakkan lebih banyak perusahaan dan elemen masyarakat untuk menghadirkan program CSR yang beragam, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Reporter: Anugrah Arief Yahya Lubis
Editor: Anugrah Arief Yahya Lubis
Fotografer: Anugrah Arief Yahya Lubis

SCHOOL KIT, HADIRKAN SEMANGAT BARU BAGI PENERIMA MANFAAT RUMAH BELAJAR DOMPET DHUAFA

SCHOOL KIT, HADIRKAN SEMANGAT BARU BAGI PENERIMA MANFAAT RUMAH BELAJAR DOMPET DHUAFA

Madiun, 9 Juli 2026 — Hari itu, suasana Rumah Belajar Dompet Dhuafa (RBDD) Madiun dipenuhi senyum dan semangat. Sebanyak 15 peserta didik menerima paket School Kit yang disalurkan oleh Rumah Belajar Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Madiun.

Didampingi oleh lima relawan DDV Madiun, anak-anak menerima perlengkapan sekolah yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas belajar mereka. Satu per satu paket dibagikan dalam suasana akrab dan penuh keceriaan. Wajah bahagia para peserta menunjukkan betapa berharganya perhatian sederhana yang mereka terima.

Bagi anak-anak, perlengkapan sekolah bukan hanya kumpulan alat tulis dan kebutuhan belajar. Di dalamnya tersimpan dukungan, semangat, dan pesan bahwa perjalanan mereka dalam meraih cita-cita tidak dijalani sendirian.

Salah satu penerima manfaat, Luthfiyah, siswi kelas VI MI Al Hikmah Ngronggo, mengaku senang dan bersyukur menerima paket School Kit tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang mendapat paket School Kit ini. Perlengkapan sekolahnya sangat bermanfaat dan membuat saya semakin semangat untuk belajar. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa, para donatur, dan kakak-kakak relawan yang sudah peduli kepada kami. Semoga semua kebaikan yang telah diberikan menjadi berkah dan dibalas dengan pahala yang berlipat oleh Allah SWT,” tutur Luthfiyah.

Melalui kegiatan ini, Rumah Belajar Dompet Dhuafa ingin terus menghadirkan ruang tumbuh yang mendukung anak-anak untuk belajar, membaca, mengembangkan potensi, dan berani merancang masa depan yang lebih baik.

Dukungan berupa paket School Kit diharapkan dapat menambah semangat para peserta didik dalam menjalani kegiatan belajar, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu dan literasi sejak dini.

Terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah menjadi bagian dari perjalanan belajar anak-anak Rumah Belajar Dompet Dhuafa. Semoga setiap alat tulis yang digunakan, setiap ilmu yang dipelajari, dan setiap cita-cita yang diperjuangkan menjadi aliran kebaikan serta amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.

Reporter: Benny Wijaya
Editor: Benny Wijaya
Fotografer: Benny Wijaya