Header Dompet Dhuafa Jatim
Top Brand Award 2022: Dompet Dhuafa Badan Amal dan Zakat Terbaik di Mata Masyarakat

Top Brand Award 2022: Dompet Dhuafa Badan Amal dan Zakat Terbaik di Mata Masyarakat

Dompet Dhuafa meraih penghargaan Top Brand Award 2022 sebagai Badan Zakat dan Amal Terbaik di mata masyarakat dalam Kategori Service, baik secara offline maupun online. Pada ajang ini, Dompet Dhuafa menempati posisi kedua terbaik setelah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan perolehan nilai Top Brand Index (TBI) sebesar 14,50 persen.

Top Brand Award yang memiliki 500 kategori penghargaan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yakni pada Top Brand Award Fase 1, Fase 2, dan Top Brand for Kids & Teens. Hal ini dilakukan karena ajang penghargaan ini memiliki jumlah kategori yang besar dan Kategori Service yang dimenangkan oleh Dompet Dhuafa dilakukan pada Fase 2.

Pemenang Top Brand Award dipilih berdasarkan hasil survei Top Brand Index (TBI) yang dilakukan secara independen oleh Frontier Research. Survei ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami performa sebuah merek yang diukur dalam Mind Share, Market Share, dan Commitment Share.

Survei Top Brand Award Fase 2 sendiri melibatkan 12.000 responden yang tersebar di total 15 kota di Indonesia, baik pria maupun wanita yang berusia 15-65 tahun. Proses wawancaranya dilakukan secara tatap muka dan menggunakan kuesioner terstruktur yang didesain khusus untuk mengukur tiga parameter Top Brand, yaitu Top of Mind, Last Usage & Future Intentions.

Penjelasan dari ketiga parameter Top Brand tersebut, yang pertama adalah Top of Mind, untuk mengetahui apakah sebuah merek adalah merek pertama yang terucap oleh responden atau bukan; kedua Last Usage untuk mengetahui apakah merek yang disebutkan adalah merek terakhir yang digunakan atau dikonsumsi oleh responden atau bukan; dan yang ketiga Future Intention untuk mengetahui apakah responden memiliki keinginan untuk menggunakan atau mengonsumsi kembali merek tersebut di kemudian hari.

Setelah didapatkan datanya, kemudian ketiga nilai tersebut dihitung untuk masing-masing mereknya. Penghitungan tersebut kemudian menghasilkan nilai Top Brand Index (TBI) bagi masing-masing merek. TBI tersebut lah yang selanjutnya menentukan apakah sebuah merek dapat dimasukkan dalam deretan merek yang Top Brand atau bukan.

Top Brand Award kemudian diberikan kepada sebuah merek apabila merek tersebut memiliki dua kriteria, yakni memiliki nilai TBI minimal 10 persen, dan menempati posisi tiga teratas dalam kategori produk menurut hasil survei. Dua kriteria itu wajib terpenuhi oleh sebuah merek untuk dapat menyandang predikat Top Brand.

Dengan demikian, melalui riset dan penghargaan yang diberikan oleh Top Brand Award, dapat disimpulkan bahwa Dompet Dhuafa adalah salah satu Badan Zakat dan Amal terbaik dan dipercaya oleh masyarakat.

Shoecial Movement Dukung Semangat Belajar Anak-Anak Cianjur

Shoecial Movement Dukung Semangat Belajar Anak-Anak Cianjur

CIANJUR, JAWA BARAT – Dompet Dhuafa kembali menggelar kegiatan tahunan Shoecial Movement di tahun 2022. Namun, ada yang berbeda pada pelaksanaan Shoecial Movement tahun ini, di mana acara ini didedikasikan untuk para penyintas Gempa Cianjur, khususnya anak-anak yang terdampak. Sebanyak 1000 pasang sepatu akan didistribusikan melalui program ini.

Pada tahap pertama, Sabtu (7/1/2023), Dompet Dhuafa menggandeng Shopee dan Tokopedia untuk mendistribusikan sebanyak 125 pasang sepatu lengkap dengan tas, buku, dan alat tulis lainnya kepada anak-anak penyintas Gempa Cianjur di SD Negeri Girijaya, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Selain untuk mengembalikan semangat anak-anak, Shoecial Movement kali ini juga diadakan untuk menghibur mereka dengan cara menghias satu unit mobil dengan pita besar berwarna hijau, bak sebuah kado.

“Shoecial Movement adalah gerakan kemanusiaan Dompet Dhuafa yang kita inisiasi dari tahun ke tahun, kita membagikan school kit kepada anak-anak yang membutuhkan, terutama  yang saat ini tertimpa musibah tepatnya di Cianjur yang mana mereka sangat membutuhkan peralatan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar,” kata Hasairi Arnas, Tim Awareness Humanesia kepada Dompet Dhuafa. 

Melalui Shoecial Movement, Dompet Dhuafa turut mendukung dan membantu anak-anak penyintas Gempa Cianjur agar mereka lebih semangat belajar dengan perlengkapan sekolah yang layak dan memadai. 

Baca juga : https://dompetdhuafajatim.org/darling-bagikan-ratusan-peket-nasi-di-pengungsian-pengungsian/

Meski gempa telah meluluhlantakkan sekolah mereka, dan sekolah darurat yang ada hanya beralaskan tikar, berlangitkan terpal, dan perlengkapan sekolah pun hanya seadanya, namun hal itu tidak menjadi penghalang atapun penghambat anak-anak dalam menuntut ilmu. Bahkan mereka tetap semangat meski tak memiliki seragam, alat tulis, ataupun sepatu sebagai pelindung, karena semuanya telah lenyap oleh reruntuhan gempa.

“Banyak dari anak-anak kami peralatan sekolahnya, termasuk seragam dan sepatu mereka banyak yang tertimbun ya. Dengan puing-puing rumah mereka. Jadi kami para guru di sini sekarang kami itu tidak mewajibkan untuk menggunakan seragam sekolah, dan sepatu,” terang Hidayanti.

Lebih lanjut, Hidayanti menceritakan bahwa semangat belajar anak-anak sangatlah hebat, bahkan setelah kejadian yang begitu dahsyat terjadi. Pada awalnya beberapa di antara mereka masih merasa takut dan trauma jika melihat bangunan-bangunan yang telah hancur.

Baca Juga : https://dompetdhuafajatim.org/taman-ceria-rekahkan-semburat-senyum-penyintas-cilik-di-cianjur/

Namun kini, senyum mereka kembali merekah, berkat kolaborAksi Dompet Dhuafa dengan berbagai stakeholder. Uluran tangan dari berbagai pihak, sangat membantu anak-anak penyintas Gempa Cianjur untuk bisa mengembalikan semangat belajarnya. Saat tim Dompet Dhuafa berkunjung ke salah satu posko, tampak semangat dan antusias anak-anak sangat luar biasa.

Raut wajah semringah dan antusias terpancar dari wajah anak-anak dan warga yang terdampak Gempa Cianjur usai menerima paket school kit Shoecial Movement. Bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam, sepatu, tas, buku hingga alat tulis itu langsung digenggam dengan erat oleh anak-anak.

“Terima kasih Dompet Dhuafa, kami tambah semangat sekolahnya,” teriak anak-anak serentak. 

Mengusung Tema “Stop Bullying di Sekolah” DD Jatim Unit Banyuwangi Peringati Hari Disabilitas dalam kegiatan Roadshow Sedekah Dongeng.

Mengusung Tema “Stop Bullying di Sekolah” DD Jatim Unit Banyuwangi Peringati Hari Disabilitas dalam kegiatan Roadshow Sedekah Dongeng.

Kali kesekian Dompet Dhuafa Jawa Timur menyelenggarakan Roadshow Sedekah Dongeng. Sedikit berbeda, Roadshow Sedekah Dongeng kali ini spesial memperingati hari Disabilitas Internasional yang di motori Dompet Dhuafa Jawa Timur Unit Banyuwangi. Masih dalam rangka memperingati Hari Disabilitas, sebelumnya Dompet Dhuafa Jawa Timur juga menyelenggarakan kegiatan Cine Charity (nonton bareng film Tegar bersama anak Difabel, Yatim, dan Dhuafa) pada tanggal 26 November di Surabaya dan tanggal 4 Desember di Malang dalam.

Sesi Dongeng bersama Kak Hari

Roadshow Sedekah Dongeng kali ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 19 – 22 Desember bersama Kak Hari (Pendongeng) yang mengusung tema “Stop Bullying di Sekolah”. Total sebanyak 5 Sekolah yang tersebar di Banyuwangi berkolaborasi dalam Roadshow Sedekah Dongeng kali ini, diantaranya;
1. SDN Kebalenan
2. SDN 4 Penganjuran
3. SDN Model
4. SDN Kepatihan
5. SD Al Irsyad
Dari kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi anak didik tentang dampak negatif Bullying, serta menumbuhkan rasa empati antar sesama dan menstimulus anak didik agar terbiasa berbagi dengan orang yang membutuhkan.

Antusias anak-anak dalam mengikuti rangkaian acara
Sesi Dongeng di SDN Kepatihan Banyuwangi

Bu Alwiyah guru SD Al Irsyad mengatakan, “Terimaksih banyak, anak-anak ceria sekali mendengarkan dongengnya dan semoga anak-anak dapat mengambil manfaatnya”. Lebih lanjut bu Alwiyah juga menawarkan Sedekah Dongeng untuk menjadi kegiatan edukasi rutin setiap tahun di SD Al Irsyad.

“Meskipun gerah banget jadi Bang Sidiq (Maskot DD Jatim), tapi alhamdulillah ikut seneng bisa turut syiar Stop Bullying ke adik-adik, soalnya dulu saya sering dapat perilaku bully disekolah. Selain itu seneng juga bisa menghibur adik-adik, ngeliat senyum mereka capek jadi hilang.” Ucap Dito Relawan Roadshow Sedekah Dongeng

Baca Juga : https://dompetdhuafajatim.org/cegah-perundungan-antar-siswa-dompet-dhuafa-kemas-edukasi-menarik-untuk-anak-anak-melalui-dongeng-dan-praktek-berbagi/

Sesi Dongeng di SDN 4 Penganjuran Banyuwangi

“Terimakasih kami ucapkan untuk sekolah-sekolah yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semuanya dan semoga kita selalu diberi kesempatan dalam lingkaran kebaikan” ucap Danang selaku penanggung jawab Roadshow Sedekah Dongeng.

Sukses Gelar Sertifikasi Amil, Dompet Dhuafa Wisuda 174 Peserta CADP 2022

Sukses Gelar Sertifikasi Amil, Dompet Dhuafa Wisuda 174 Peserta CADP 2022

BOGOR – Dompet Dhuafa menggelar wisuda Certified Amil Development Programme (CADP) 2022 di Darmawan Park Sentul, Bogor pada Rabu (28/12/2022). CADP merupakan salah satu agenda peningkatkan kapasitas anggota Mitra Pengelola Zakat (MPZ) dan Zona Layanan Nasional (ZLN) Dompet Dhuafa.

CADP dibentuk oleh Dompet Dhuafa melalui Departemen MPZ dan ZLN di bawah divisi Aliansi Strategis dan Advokasi. Program ini memiliki tujuan membentuk amil yang hebat, kompeten, dan profesional. Profesional dalam arti, memahami fikih dan manajemen ZIS serta wakaf secara mendalam, mampu mengaplikasikannya dalam aktivitas penghimpunan dan pengelolaan ZIS sehari-hari, dan juga amanah.

“Di tahun 2022, Dompet Dhuafa melalui Departemen MPZ dan ZLN melaksanakan agenda CADP dengan harapan lebih fokus melahirkan para amil kompeten yang bisa meningkatkan produktifitas kinerja kemanusiaan di seluruh jejaring strategis Dompet Dhuafa,” ungkap GM Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Arif Rahmadi Haryono.

Selanjutnya, dari 190 peserta Ujian Akhir CADP, terpilih 174 peserta yang dinyatakan lulus Ujian Akhir CADP dan berhak untuk mengikuti Wisuda CADP yang dilaksanakan secara hybrid di Darmawan Park Sentul, Bogor. Sebanyak 105 peserta yang tersebar di wilayah Indonesia termasuk Padang, Sumatra Barat hingga Ternate, Maluku Utara, mengikuti wisuda secara tatap muka. Sementara sisanya, mengikuti Wisuda CADP secara online.

Acara Wisuda CADP Tahun 2022 dibuka dengan sambutan dari Penanggung Jawab Pelaksana CADP, yakni Ustaz Imam Alfaruq selaku Kepala Departemen MPZ dan ZLN Dompet Dhuafa, disusul sambutan dari Arif Rahmadi Haryono selaku Kepala Divisi Aliansi Strategis dan Advokasi Dompet Dhuafa, dan diakhiri oleh sambutan Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Rahmat Riyadi.

Seusai sambutan selesai, Wisuda CADP pun dibuka dengan dibacakannya doa oleh KH Wahfiuddin Sakam selalu Anggota Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa. Adapun acara inti dari prosesi Wisuda CADP 2022 ini adalah Kuliah Umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, MA disusul dengan penyerahan Sertifikat CADP 2022 serta kalung medali CADP 2022 bagi seluruh wisudawan.

Salah satu peserta CADP 2022 dari Semarang seusai diwisuda dan mendapatkan sertifikat CADP.

Pada kesempatan ini, hadir pula Amil Visioner, Jamil Azzaini yang juga seorang Motivator Nasional sekaligus Dewan Pengawas Yayasan Dompet Dhuafa serta Eri Sudewo sebagai salah satu Pendiri Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Keduanya hadir untuk memberi motivasi dan perbekalan bagi para peserta. Selain para peserta dan tamu undangan, para pemateri dan asesor yang menguji peserta dalam Ujian Akhir CADP 2022 juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Sebagai informasi, CADP 2022 merupakan gelaran CADP pertama setelah dua tahun sebelumnya Dompet Dhuafa sukses melaksanakan Amil Nadzir Development Program (ANDP). ANDP memiliki tujuan yang sama dengan CADP, yakni meningkatkan kapasitas para Amil Zakat dan Nazir Wakaf.

Para peserta CADP 2022 tampak sumringah seusai diwisuda.

Selanjutnya, CADP akan menjadi agenda rutin tahunan dengan harapan bisa melahirkan amil-amil hebat, profesional, dan kompeten, sehingga bisa mendukung program pemerintah dalam mengoptimalkan kemampuan serap kelola potensi dana zakat yang mendekati angkat 300 triliun setiap tahunnya.

Semoga kepercayaan publik, muzaki, dan donatur pada umumnya makin meningkat seiring meningkatnya kapasitas para pemangku kepentingan di lembaga filantropi Islam Indonesia. (IAL)

Gandeng Dompet Dhuafa Jatim, YBM BRILiaN RO Surabaya Resmikan EDUWISATA BRILiaN Farm

Gandeng Dompet Dhuafa Jatim, YBM BRILiaN RO Surabaya Resmikan EDUWISATA BRILiaN Farm

Mojokerto-Sebelum 2022 berakhir, Alhamdulillah launching BRILiaN Farm Mojokerto telah dilaksanakan pada 28/12.  BRILiaN Farm Mojokerto merupakan salah satu program kolaborasi Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur dengan YBM BRILiaN, dengan tujuan menjadikan sebagai sentra ternak dan juga eduwisata.

Pemotongan pita sebagai simbol peresmian BRILiaN Farm
Penandatangan batu peresmian
Penandatangan batu peresmian

Seperti yang kita ketahui beberapa waktu lalu, sebelum dilaunching, BRILiaN Farm sudah dikunjungi PAUD-TK Darmawanita Padusan untuk belajar sambil bermain dan juga berinteraksi dengan hewan domba yang ada. Dengan resmi dibuka atau di launching hari ini, diharapkan bisa mengubah ekonomi Masyarakat Padusan khususnya dalam sektor pertanian, peternakan, dan dari pariwisata.

Adik-adik dari PAUD-TK Darmawanita Padusan saat bermain sambil belajar di BRILiaN Farm

Pada launching ini, turut hadir Kepala Desa Padusan Ibu Iryani Muarrifah; Bapak Bustomi, Bu Amalia, Pak Mahmudin dari YBM Brillian RO Surabaya; Perwakilan Direktur Dompet Dhuafa Bapak Udi Trikurniawan; tokoh masyarakat Padusan, serta warga sekitar BRILiaN Farm. Pada launching kali ini juga memberikan santunan kepada 8 adik yatim dan juga 21 warga dhuafa.

Pak Bustomi menyampaikan, “semoga BRILiaN Farm ini menjadi tempat yang bisa menggerakan ekonomi Masyarakat Padusan. Coba bayangkan, jika pemasok daging domba terbesar dari Desa Padusan. Wah, itu dia, luar biasa”. Pernyataan itu diikuti tepuk tangan tamu undangan. Bu Iryani selaku Kepala Desa juga berharap agar program ini nantinya terus berkembang, karena alam dan masyarakat Desa Padusan sangat berpotensi berkembang apabila terus didampingi agar menjadi mandiri.

Semoga dengan kolaborAksi Dompet Dhuafa dengan YBM BRILiaN, memberikan kebermanfaatan khusus masyarakat Padusan baik dari ekonomi ataupun sosial.

 

(Dompet Dhuafa Jatim/Marcom/Nunik)

Ratusan Refugee Tiba di Aceh, Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Darurat Kesehatan dan Gulirkan Logistik

Ratusan Refugee Tiba di Aceh, Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Darurat Kesehatan dan Gulirkan Logistik

ACEH BESAR — Subuh tadi, Dompet Dhuafa Aceh mengerahkan Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) untuk membantu percepatan respon layanan kesehatan kepada refugee asal Rohingya pada Selasa (27/12/2022). Pasalnya, ratusan orang refugee asal Rohingya baru saja bersandar di wilayah pesisir Aceh Besar dan Pidie dalam waktu siang dan sore, pada hari sebelumnya.

Dalam pesan tertulis, dr. Fauzan selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, menjelaskan bahwa, terdapat 1 (satu) kapal berisikan 57 orang refugee asal Rohingya yang baru saja bersandar di pesisir Aceh Besar pada tanggal 26 Desember 2022, siang. Kemudian ada 1 kapal lagi yang bersandar di wilayah pesisir Pidie pada sore harinya.

“Di Aceh Besar ada 57 orang refugee, semuanya pria dewasa. Kemudian ada 1 kapal lagi dari Rohingya yang mendarat di Pidie, ada sekitar 70 orang refugee, itu ada pria, wanita, juga anak-anak,” jelas dr. Fauzan.

Terdiri dari Dokter dan Relawan Medis, Tim RDK turut berkolaborasi dengan IOM dalam aksi layanan kesehatan di Aceh Besar dan Lhokseumawe. Hingga tulisan ini dibuat, tim kesehatan gabungan masih terus melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Pidie, untuk turut membantu respon layanan kesehatan di sana.

“Selain menggelar layanan kesehatan, Tim RDK juga menggulirkan bantuan logistik makanan dan minuman. Insha Allah, aksi ini, akan terus kami gulirkan selama 4 (empat) hari ke depan untuk membantu para refugee Rohingya,” pungkas dr. Fauzan. (Dompet Dhuafa Jatim / Markom / Aldhi)

Efektif Nan Inovatif, Dompet Dhuafa Bongkar Kinerja Tahunan pada Hari Ke-Dua IGF 2022

Efektif Nan Inovatif, Dompet Dhuafa Bongkar Kinerja Tahunan pada Hari Ke-Dua IGF 2022

JAKARTA — Hadir dengan cara berbeda, Dompet Dhuafa memaparkan rangkaian kegiatan Annual Report 2022 pada ajang Indonesia Giving Fest (IGF) 2022 – Zakat Expo hari ke-dua, Sabtu (24/12/2022), di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Dalam suasana kemeriahan itu, Rahmad Riyadi selaku Ketua Pengurus Dompet Dhuafa membuka dengan keynote speech, kemudian Prima Hadi Putra selaku Direktur Bussines Operation Support (B.O.S.) Dompet Dhuafa resmi mengabarkan kinerja Yayasan Dompet Dhuafa Republika selama tahun 2022.

Rahmad Riyadi membuka sesi Annual Report 2022 pada hari ke-dua IGF 2022.

Membuka Annual Report 2022, Rahmad Riyadi mengatakan bahwa selama 29 tahun kiprahnya, Dompet Dhuafa berusaha terus mengembangkan layanannya dan semaksimal mungkin bisa membuat perubahan dalam pengelolaan dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) dalam perkembangan zaman. Pun perlu mempertahankan nilai-nilai kebaikan, sebab kiprah pemberdayaan tentu akan dinamis dengan pergerakan era digitalisasi.

“Dompet Dhuafa berusaha menyalurkan dana zakat secara efektif dan inovatif. Ini bisa dijadikan model pemberdayaan antar lembaga, sehingga saat kita menjumpai event seperti ini di tahun depan, kita akan menjumpai program-program pemberdayaan yang semakin inovatif lagi. Program yang kita rencanakan diusahakan agar sistimatikanya tersusun dan bisa dimengerti antar lembaga, sehingga memudahkan dan bisa berkolaborasi untuk menembangkannya secara lebih luas,” sebut Rahmad Riyadi.

Sesi Plenary Talkshow, Dompet Dhuafa menghadirkan testimoni 6 (enam) narasumber penerima manfaat program dan 3 (tiga) penanggap lintas profesi.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang terlibat, serta apresiasi kepada Forum Zakat (FOZ) atas inisiasi penyelenggaraan IGF 2022.

“Perkenankan kami ucapkan terima kasih atas seluruh pihak yang terlibat dan mendukung berlangsungnya rangkaian Annual Report Dompet Dhuafa 2022 kali ini. Juga kepada FOZ, yang telah berhasil menghadirkan IGF 2022 sebagai event tahunan zakat expose. Semoga pertemuan ini semakin menambah manfaat, semangat, dan kompak untuk kerja-kerja di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Simbolis MoU kerjasama bersama Yayasan Bahtera Maju Indonesia (YBMI) sebagai pengukuhan Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa.
Sesi Plenary Talkshow, Dompet Dhuafa menghadirkan testimoni 6 (enam) narasumber penerima manfaat program dan 3 (tiga) penanggap lintas profesi.

Dalam momentum tersebut, Dompet Dhuafa turut melaksanakan simbolis MoU sinergi kebaikan bersama jajaran perwakilan Yayasan Bahtera Maju Indonesia (YBMI), sebagai pengukuhan YBMI sebagai Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa. Selain itu, Dompet Dhuafa juga melangsungkan demo-mobile apps transaksi zakat secara live, sebagai simbolis MoU kerjasama dengan aplikasi digital DUITHAPE.

Kemudian selain meraih rentetan penghargaan dan apresiasi, Prima Hadi Putra dalam paparannya menyampaikan, bahwa di tahun 2022 ini Dompet Dhuafa turut terlibat dalam peristiwa penting di Indonesai antara lain menjadi motor dan pembicara aktif dalam C20 SDG’s and Humanitarian Working Group International Multistakeholders, juga Teken kerjasama Urban Risk Disaster dengan BNPB, puluhan Amil pun tersertifikasi Ahli Amil dan Nazhir Wakaf.

“Di tahun 2022, alhamdulillah, total penghimpunan Dompet Dhuafa mencapai Rp394,3 Miliar dan total penyaluran Rp377,14 Miliar. Dengan ratio penggunaan biaya operasional Rp45,7 Miliar atau 11,59%, maka kinerja penyaluran Dompet Dhuafa sangat efektif menurut Allocation to Collection Ratio, Zakat Core Prinsiple. Alhamdulillah, total penerima manfaat Dompet Dhuafa di tahun 2022 sejumlah 2,9 juta jiwa dan total penerima manfaat selama 29 tahun sejumlah 31,2 juta jiwa,” ungkap Prima Hadi Putra.

Sesi Plenary Talkshow, Dompet Dhuafa menghadirkan testimoni 6 (enam) narasumber penerima manfaat program dan 3 (tiga) penanggap lintas profesi.

Menutup rangkaian Annual Report 2022, sesi Plenary Talkshow Dompet Dhuafa menghadirkan testimoni 6 (enam) penerima manfaat program dan 3 (tiga) penanggap lintas profesi, semakin menguatkan manfaat pengelolaan ZISWAF. Kisah inspirasi dan apresiasi hadir dari para narasumber dan penanggap, turut menguatkan kerja-kerja Dompet Dhuafa dalam mengelola amanah donatur. (Dompet Dhuafa Jatim / Markom / Aldhi)

Belum dilaunching, BRILIAN FARM MOJOKERTO sudah ramai dikunjungi anak-anak PAUD dan TK sekitar

Belum dilaunching, BRILIAN FARM MOJOKERTO sudah ramai dikunjungi anak-anak PAUD dan TK sekitar

MOJOKERTO- Anak-anak sangat antusias bermain bersama domba dan bermain air di lokasi program kerjasama YBM BRILiaN Surabaya dan Dompet Dhuafa Jawa Timur.

Anak-anak PAUD-TK berinteraksi dengan domba

Program yang terletak di daerah wisata, Padusan, Pacet ini memang bertujuan sebagai eduwisata. Terdapat edukasi tentang peternakan dan pertanian. Terdapat kandang kapasitas 500 ekor, aula pelatihan, dan villa. Untuk Wisatanya, terdapat kolam renang, atraksi bersama domba dan wisata alam lainnya.

Domba di BRILiaN Farm

Program ini bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat dhuafa sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan agar ilmu peternakan dapat diterapkan oleh banyak orang. Dengan ekonomi yang kuat, diharapkan ibadah semakin baik.

Pengunjung sedang Menikmati Nata De Aloevera, produk pemberdayaan DDJatim

 

Baca juga: 

https://dompetdhuafajatim.org/jelajah-kandang-tebar-hewan-kurban-2022/

Program ini menjadi contoh kolaborasi dua lembaga zakat yang mempunyai visi dan misi yang sama.

Semoga kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi semua lembaga zakat lainnya.

 

(Dompet Dhuafa Jatim/Marcom/Nunik)

Gelar IVD Camp 2022, DDV Ajak Para Relawan Beraksi secara Inklusif

Gelar IVD Camp 2022, DDV Ajak Para Relawan Beraksi secara Inklusif

LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Relawan Sedunia, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) menggelar International Volunteer Day (IVD) Camp di Lampung. Bertajuk “Inclusive Volunteer in Action”, pertemuan nasional relawan se-Indonesia ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, pada Jumat – Minggu (16-18/12/2022), bertempat di Wira Garden, Bandar Lampung.

Setelah melalui proses seleksi nasional, sebanyak 130 relawan terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program capacity building dalam IVD Camp 2022. Kali ini, Dompet Dhuafa mengajak para relawannya untuk memperdalam pemahaman terkait program-program inklusif.

Arif R. Haryono selaku General Manager Aliansi Strategis Dompet Dhuafa menjelaskan, IVD Camp Dompet Dhuafa kali ini mengusung isu-isu keberagaman dan inklusi serta menghadirkan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Hal ini yang membedakan penyelenggaraan IVD Camp 2022 dengan tahun-tahun sebelumnya.

Para peserta dengan antusias menyimak setiap pemaparan dari pembicara.
Triana Rahmawati selaku Founder Griya Schizofren & Happyfam menyampaikan materi seminar berjudul “Inklusi & Komunikasi Empati”.

Lebih mengkerucut lagi, Inclusive Volunteer in Action ini berfokus sasarannya pada kelompok lanjut usia (lansia), difabel, dan Orang-orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“.” seru Arif.

Sebagai tuan rumah, Yogi Achmad Fajar selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung berharap hasil IVD Camp di Lampung ini dapat tertularkan kepada seluruh relawan di seluruh Indonesia. Kepada para relawan, ia berpesan bahwa para penyintas difabel itu butuh kesetaraan, buka kasihan.

“Kerap kali masyarakat melihat mereka (para penyandang disabilitas) adalah orang lemah yang perlu dibantu. Padahal sebenarnya yang mereka butuhkan adalah ruang kreasi, aspirasi, bukan melulu soal uang,” tegasnya.

Para peserta IVD Camp belajar berinteraksi langsung dengan anak-anak berkebutuhan khusus dari Yayasan Sahabat Difabel Lampung.
Salah satu peserta melontarkan pertanyaan kepada pemateri.

Guna memperdalam pemahaman tentang program inklusi, DDV menghadirkan sesi-sesi yang menggugah dengan narasumber-narasumber yang begitu kompeten di bidangnya. Di antaranya yaitu seminar “Inklusi & Komunikasi Empati” oleh Triana Rahmawati selaku Founder Griya Schizofren & Happyfam, workshop “Membuka Jalan untuk Mereka yang Spesial” oleh Sritje Habibie selaku pembina di Sekolah Pelita Hati, dan bedah film “Tegar” oleh Anggi Frisca selaku Sutradara dan penulis naskah Film Tegar.

Perempuan Tangguh di Jalur SAR Cianjur

Perempuan Tangguh di Jalur SAR Cianjur

CIANJUR, JAWA BARAT  — “Awalnya dari rasa takut. Jangankan evakuasi, dengar kata innalillahi aja tidurnya tidak nyenyak,” terang Erika Widianti (23).

Erika merupakan anggota Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Barat. Saat ini, ia sedang menjadi satu-satunya perempuan dalam tim pencarian dan pertolongan (SAR) Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa  dalam percepatan penanganan gempa bumi di Cianjur.

“Semenjak hari pertama, hanya saya sendiri perempuan dalam tim evakuasi,” terang Erika.

Perempuan asal Bandung ini memiliki seorang suami yang juga tergabung dalam lembaga kemanusiaan di Indonesia. Sang ibu juga merupakan relawan kemanusiaan yang bergerak di bidang kesehatan.

Sebelum menjadi tim SAR, ia merupakan relawan yang juga bergerak di bidang kesehatan. Tugasnya mengantarkan pasien yang tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak. Jumlah pasien yang ia jemput sudah tidak terhitung. Sehingga membuat dia berani menjadi tim SAR.

“Memang sudah terbiasa mengurusi jenazah,” lanjutnya.

Terhitung, ia sudah menekuni aksi SAR selama satu tahun. Sehingga kegiatan pencarian dan pertolongan seperti mengangkat puing-puing reruntuhan, mengangkat kantong jenazah dan lainnya sudah ia lakukan.

Erika menuturkan alasan ia tertarik bergabung karena rasa kemanusiaan. Ia mencoba membayangkan apabila ia berada di posisi korban yang sedang membutuhkan bantuan. Ia merasakan langsung duka yang dialami korban.

“Ketika melihat korban kecelakaan dan nggak ada yang menolong, di situ saya timbul rasa menolong. Walaupun rasa takut saat melihat korban tetap ada dan membuat saya susah tidur,” imbuhnya.

“Cukup membekas di ingatan saya ketika melakukan evakuasi korban anak kecil. Karena hal itu mengingatkan saya kepada anak dan adik saya di rumah: bagaimana jika korban tersebut adalah anak dan adik saya? Sehingga setiap melihat jenazah saya pasti merasa kehilangan juga walaupun jenazah itu orang lain,” pungkasnya.

Demi mengobati kerinduan, setiap kali memulai aksi, pada pagi hari ia akan melakukan video call group dengan keluarganya. Mengabari kondisi satu sama lain. Saling menyemangati dan mendoakan satu sama lain. Namun sesekali dalam beberapa kesempatan, ia bertemu dengan sang suami di lokasi pencarian korban bencana. Seperti belum lama ini ia bertemu dengan suami di salah satu titik pencarian korban gempa bumi di Cianjur.

“Walaupun beda lokasi, tapi kita saling mendoakan dan kita nggak saling ketemu. Sekalinya ketemu di lokasi lapangan,” tambahnya.

Meski demikian ia tetap berharap yang terbaik untuk penyintas bencana di mana pun berada. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bagi keluarga yang meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Serta anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan. Selama ia berada dalam aksi kemanusiaan ia sangat bersyukur bisa memberikan bantuan dan sumbangsih bagi penyintas maupun dunia kemanusiaan.

Alhamdulillah bisa bermanfaat untuk rekan dan saudara kita di tanah air,” tutup Erika. (Dompet Dhuafa / DMC / Fajar)