Header Dompet Dhuafa Jatim
Launching Program Yatim Ekselensia Scholarship

Launching Program Yatim Ekselensia Scholarship

Ahad(14/08), Telah berlangsung acara Launching Program Yatim Ekselensia Scholarship yang dilaksanakan secara hybrid di empat wilayah yaitu Yogyakarta, Medan, Padang, dan Surabaya. Kegiatan ini dihadiri oleh Sembilan peserta penerima manfaat dari Surabaya beserta orangtua nya.

Dalam sambutannya, Pak Budiyanto (LPI DD) menyampaikan bahwa “Yatim Ekselensia Scholarship merupakan program pengembangan SDM strategis, sebagai bentuk dukungan dalam mengembangkan potensi generasi muda usia produktif, agar nantinya dapat menjadi generasi penerus yang mempunyai akhlak baik dan ilmu pengetahuan yang luas sehingga dapat berdampak pada kemajuan Indonesia.”

Program ini diresmikan oleh Bapak Purwo Budi utomo selaku Senior Officer dan beliau juga menyampaikan bahwa semoga adanya program YES ini apat memberikan kebermanfaatan yang kontinyu untuk masa depan. Launching program Yatim Ekselensia Scholarship, menandakan bahwa dimulainya kegiatan pembinaan YES.

Adapun pesan yang disampaikan oleh Kholid Abdullah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jatim yaitu “Selamat kepada Adik-Adik yang sudah lolos seleksi Program Yatim Ekselensia Scholarship semoga bertanggung jawab dan amanah dalam melaksanakan program ini selama satu tahun. Dan terimakasih juga saya ucapkan kepada ibu-ibu yang sudah hadir mendampingi anak-anaknya untuk mengikuti program ini. Besar harapan kami semoga penerima manfaat Program Yatim Ekselensia Scholarship Dompet Dhuafa ini bermanfaat menjadikan adik-adik semua pemimpin yang berakhlak mulia. Aamiin

Kegiatan pembinaan program YES akan dikoordinir oleh masing- masing mentor di setiap wilayah yang meliputi wilayah Yogyakarta, Medan, Bantul, Padang dan Surabaya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian School kit dan uang saku untuk Penerima Manfaat Yatim Ekselensia Scholarship dan ditutup dengan doa.

Ikhtiar Memakmurkan Masjid, Dompet Dhuafa Volunteer Jatim Timur Bersama Remaja Masjid Al-Mubaarok Lakukan Kegiatan Yuk Rawat Masjid (YRM)

Ikhtiar Memakmurkan Masjid, Dompet Dhuafa Volunteer Jatim Timur Bersama Remaja Masjid Al-Mubaarok Lakukan Kegiatan Yuk Rawat Masjid (YRM)

Gresik – Jawa Timur. Pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2022, Tim Dompet Dhuafa Volunteer Jawa Timur berkolaborasi dengan Remas (Remaja Masjid) Al-Mubaarok dalam melakukan kegiatan YRM (Yuk Rawat Masjid) di Masjid Al-Mubaarok yang berlokasi di Dsn. Rejosari, Ds. Sumberame, Kec. Wringinanom, Kab. Gresik. YRM kali ini dilaksanakan pada waktu sekitar ba’da dhuhur hingga menjelang waktu ashar dan diikuti oleh 14 relawan Dompet Dhuafa Jawa Timur dan 5 personil Remas Al-Mubaarok. YRM atau Yuk Rawat Masjid merupakan sebuah ikhtiar yang dilakukan untuk merawat dan membersihkan masjid dengan tujuan untuk menghadirkan suasana masjid yang nyaman dan asri bagi warga-warga setempat sebagai tempat ibadahnya. Serangkaian kegiatan yang dilakukan pada YRM kali ini terdiri dari pembersihan kamar mandi dan tempat wudhu, menata mukenah dan Al-Qur’an, membersihkan kipas dan jendela kaca, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan debu-debu dengan alat penyedot debu, serta dilengkapi dengan tim dokumentasi. Dalam kesempatan kali ini, Alhamdulillaah juga telah tersalurkan beberapa logistik yang kedepannya dapat digunakan sebagai fasilitas masjid tersebut untuk menunjang aktivitas-aktivitas warga setempat di masjid tersebut, yang terdiri dari 3 buah sandal wudhu, 2 buah koset, 2 buah sapu lantai, 1 buah wiper, 1 buah sikat lantai, dan 5 buah stella pengharum ruangan.

Pak Subur selaku ketua takmir masjid Al-Mubaarok, menanggapi program YRM di masjid Al-Mubaarok kali ini dengan positif. “Saya sebagai Ta’mir masjid Al- Mubaarok dusun rejosari sangat berterima kasih atas kegiatan bersih bersih di masjid kami, mudah mudahan kegiatan ini menjadi berkah bagi saudara2 semua, aamiin.” ucap Pak Subur dalam kesempatannya.

Melalui program YRM kali ini, semoga para warga setempat dapat lebih nyaman dan khusyuk dalam beribadah di masjid mereka dan menghadirkan rasa betah dan ketenangan di dalamnya. Selain itu, dari program ini, diharapkan juga dapat meningkatkan rasa kecintaan dan kesediaan hati yang selalu terikat pada masjid, untuk para warga setempat dan juga sekaligus untuk para relawan Dompet Dhuafa Jawa Timur yang terlibat dalam program ini. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

RBDD Madiun Kunjungi Batik Ngangkrik, Sidomulyo

RBDD Madiun Kunjungi Batik Ngangkrik, Sidomulyo

Sabtu (30/07) Tampak suasana yang berbeda dari wajah adik-adik Rumh Belajar Dompet Dhuafa Rejosari, pasalnya mereka hari ini sedang diajak untuk belajar tentang budaya lokal (Local Wisdom) yang ada di Madiun. Salah satunya adalah Batik Ngangkrik yang berada di Sidomulyo Sawahan Madiun ini

Berawal dari salah satu pecinta batik tulis yang kemudian bisa mengembangkan sekaligus memberdayakan masyarkat melalui kerajinan batik. Bu Sri Lestari, tokoh hebat dibalik berdirinya batik Ngangkrik ini yang kemudian bisa menjadi partner Kolaborasi untuk belajar menelusuri budaya kali ini

Berawal dari membuat pola, mencanting hingga mewarnai kini telah adik-adik laksanakan dengan ceria. Tampak dari wajah adik-adik yang serius dalam mencanting dan mewarnai serta mendengarkan arahan dan bimbingan beliau Bu Sri menunjukkan bahwa belajar kali ini mampu menyimpan makna di diri adik-adik.

Semoga penanaman Nasionalisme dari hal yang sederhana ini bisa terus mengalir dan dilestarikan oleh semua pihak

Semangat Belajar TPQ Fathussalaam BMP

Semangat Belajar TPQ Fathussalaam BMP

Hari ini (20/07) TPQ Fathussalaam resmi di buka, yang di ikuti oleh 18 santri beserta walisantri masing-masing, hari pertama kalinya proses Belajar mengajar di laksanakan, setelah melaksanakan Beberapa musyawarah dengan takmir dan masyarakat sekitar, yang akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa, masyarakat sangat senang dan antusias karena di dukung penuh oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur dan juga masyarakat sangat berterimakasih sekali karena dengan adanya para donatur Dompet Dhuafa yang telah membiayai para ustadz/h yg bersertifikat ummi, akhirnya dapat mendirikan TPQ Fathussalaam yg bermetode ummi, dan juga yg telah memberikan 20 seragam gratis dan kitab ummi, semoga para donatur di beri keberkahan dan sehat  selalu.

Dan di antara wali murid juga ada yg ikut berpartisipasi siap membantu menginfestasikan dampar ngaji 10 buah, Alhamdulillah.

Dengan nuansa hati yang gembira, kegiatan hari ini lebih banyak diisi dengan kegiatan perkenalan-perkenalan baik sama ustadz/h nya maupun dengan santri & sesama santri, degan beberapa teknis yang menyenangkan. 

Harapannya sebagai pembuka langkah awal untuk para santri agar dapat saling mengenal dan juga sebagai pemanasan serta hiburan untuk merefresh mereka.

Bersama 8 Ustadzah ummi yang pada awal masuk Belajar TPQ ini juga semua ikut hadir untuk meramaikan pembukaan ini, semoga menjadi langkah baik untuk mewujudkan kreatifitas dan inovasi untuk para santri dan ustadz/h nya. (Ilham/DDJatim)

Tebar Hewan Kurban Hingga ke Desa Sono

Tebar Hewan Kurban Hingga ke Desa Sono

Daerah terpencil yang berada di dataran tinggi yang jauh dari kota,daerah ini adalah daerah yang rawan stunting dan desa ini berada di pelosok yang belum pernah ada kurban, ditahun sebelumnya menjadi salah satu prioritas Dompet Dhuafa Jatim dalam mendistribusikan daging kurban.

Salah satu desa penyaluran adalah, Desa Sono, Kec. Bandar, Kab. Pacitan. Untuk menuju kesana, jalan yang harus dilewati cukup terjal dan menanjak, dengan banyaknya jalan berbatu dan tanah berlumpur terlebih lagi jika hujan jalan akan licin dan sulit dilewati. Mayoritas penduduk disini kebanyakan bermata pencaharian petani, rumah mereka dari bambu dan berlantaikan tanah liat.

Tim sendiri bahkan sempat mengalami kendala saat perjalanan menuju ke lokasi pendistribusian, seperti jarak perjalanan jauh, ban mobil terselip karena akses jalan masih berbatu dan berlumpur. Namun tentunya, tak membuat semangat mereka surut. Daging kurban tetap harus diantarkan kepada yang membutuhkan.

Sahabat, Alhamdulillah, berkat kebaikan kurbanmu semakin banyak diamanhkan, semakin banyak pula penerima manfaat yang bisa kami jangkau dan berikan. Doakan ya, semoga kerjasama-kerjasama dengan berbagai pihak, terus dilakukan untuk kita bersama. #JadiManfaat untuk mereka yang membutuhkan.(Ilham/DDJatim)

Terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2.

Terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2.

Hari ini terlaksana Program Pelatihan Guru Hebat Dompet Dhuafa Jawa Timur Batch 2. 

Antusiasme Guru dalam mengikuti pembelajaran sangat tinggi, terbukti dari 20 Guru keseluruhnnya hadir semua untuk mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Ummi ini. 

Ditengah-tengah kesibukan masing-masing, para Guru tetap semangat dan serius dalam mengikuti bimbingan para Ustadz Ummi yang luar biasa.

Pelatihan kali ini sudah memasuki jilid 3. Semoga para Guru Hebat bisa mengikuti rangkaian pelatihan ini sampai selesai hingga mendapatkan sertifikat Ummi dan semoga progam ini diberkahi oleh Allah SWT, Aamiin.(Ilham/DompetDhuafaJatim)

Minim Akses, DD Jawa Timur Distribusikan Daging Via Jalur Laut ke Dusun Merak

Minim Akses, DD Jawa Timur Distribusikan Daging Via Jalur Laut ke Dusun Merak

SITUBONDO, JAWA TIMUR — Di hari penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 1443 bertepatan Minggu (10/7/2022), Tim Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa Jawa Timur mendistribusikan 50 hewan domba/kambing (doka) ke Dusun Merak, Sumberwaru, Kec. Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Untuk menuju ke lokasi tidaklah mudah, tim menuju Dusun Merak harus melalui jalur laut menggunakan perahu kecil. Pasalnya, Dusun Merak yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Baluran, Jawa timur tersebut lebih sulit dan lebih jauh jika ditempuh melalui jalur darat.

Kepala Unit Banyuwangi Dompet Dhuafa Jawa Timur, Achmad Efendi bersama rekan-rekannya setimnya menempuh jalur laut selama kurang lebih 2 (dua) jam. Atas dasar pertimbangan keselamatan, sebagian besar hewan kurban sudah terlebih dahulu disembelih dan dikuliti di Sentra Ternak Situbondo, program binaan Dompet Dhuafa Jawa Timur.

“Di sana (Dusun Merak) terbagi dalam beberapa lingkungan, total kurang lebih terdapat 400 kepala keluarga dan semuanya akan mendapat manfaat daging kurban,” jelas Pak Pepen, sapaan akrab Efendi.

Dengan menggunaan perahu dakwah dari YBM PLN, tim THK Dompet Dhuafa Situbondo mendistribusikan daging kurban ke Dusun Merak, Situbondo

Tebar Hewan Kurban akan menjangkau titik-titik wilayah yang kekurangan pasokan daging kurban, tidak hanya di Pulau Jawa tapi menjangkau seluruh pelosok di Indonesia. Di sisi lain, Dompet Dhuafa Papua mendistribusikan hewan dan daging kurban hingga ke perbatasan Papua Niugini. Sedangkan di bagian selatan, Dompet Dhuafa NTT mendistribusikan hewan dan daging hingga ke perbatasan Timor Leste. (Aldhiansyah-Dompet Dhuafa Jawa Timur)

Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

Jelajah Kandang Tebar Hewan Kurban 2022

JELAJAH KANDANG 2022, Melihat langsung persiapan hewan kurbanmu, virtual tour inisiasi @ddjatimorg live dari Kandang Sentra Ternak DD Farm Madiun Binaan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Ds. Jarisari, Geger, Madiun.

Alhamdulilah kemarin (25/6) acara Jelajah Kandang 2022 berjalan dengan seru dan lancar, terlihat dari astusias peserta yang hadir, dari mulai donatur, influencer dan beberapa media lokal ikut serta meramaikan acara tersebut.

Para peserta diajak langsung melihat persiapan hewan kurban dari mulai, riview kandang yang bersih, pengolahan makan ternak, penimbangan bobot hewan dan proses Quality Control yang lain, demi menjamin kualitas hewan yang maksimal sesuai syariat dan bebas dari PMK untuk dikurbankan di Hari Raya Idul Adha besok.

Terimakasih juga untuk seluruh peserta yang hadir. Semoga dapat memberi manfaat dan bisa berlanjut untuk event selanjutnya. (DompetDhuafaJatim/Ilham)

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Konferensi Pers DD Jatim Tebar Hewan Kurban 2022

Madiun – Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah akan tiba. Tapi Idul Adha tahun ini menghadapi tantangan pelik dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Diketahui wabah PMK dicirikan dengan lepuhan berisi cairan atau luka pada lidah, gusi, hidung, air liur berlebihan, luka dengan lepasnya kuku sehingga hewan tidak mampu berjalan atau pincang dan hilang nafsu makan.

Walaupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak menular pada manusia, akan tetapi wabah ini menular dari kepada hewan lain baik melalui kontak langsung ataupun kontak tidak langsung secara cepat. Wabah PMK juga memiliki dampak merugikan dengan penurunan produktivitas hingga angka kematian mendadak yang cukup tinggi.

Berpijak dari merebaknya PMK di Jawa Timur, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa (DD) Jatim, Kholid Abdillah menjelaskan untuk menjaga kualitas hewan kurban di tengah wabah PMK, DD menyiapkan bibit secara modern. “Bahkan kita memilih dan menyiapkan bibit unggul, sampai proses penggemukannya semua dilakukan secara mandiri di kandang milik Dompet Dhuafa atau Sentra Ternak DD Farm,” ujar Kholid Abdillah saat jumpa pers di kandang Sentra Ternak DD Farm yang berada di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (25/6/2022).

Masih menurut dia, wabah PMK ini menjadi kekhawatiran bagi banyak pihak termasuk DD. “Namun kami telah memiliki kandang sendiri yag tersentral. Dan telah melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai antisipasi. Seperti controlling hewan, pembatasan orang masuk, pengecekan rutin tenaga medis dan sebagainya,” jelasnya.

Tak hanya itu, sejak Januari 2022 hewan kurban telah disiapkan sebaik mungkin secara khusus sehingga dapat diketahui asal-usul bibit-bibit ternak tersebut. “Hal ini termasuk dalam rangka mengedepankan tatalaksana pencegahan penularan PMK,” katanya.

Selanjutnya menurut dia, DD juga sudah memiliki kandang plasma. “Artinya dalam proses pengadaan domba atau kambing-kambing di peternakan tidak diambil dari pasar secara umum. Tapi memang di kandang-kandang yang telah dikondisikan sehingga kita tau track recordnya, sekaligus memberdayakan peternak lokal. Dan memang jika tidak layak kurban tidak akan kita lepas,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kandang Sentra Ternak Dompet Dhuafa Farm di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Eko Aris Setyawan, di kandang Desa Jatisari saat ini tercatat sekitar 1000 hewan kurban domba. “Kami pastikan hewan domba tersebut dalam kondisi aman, sehat dan berkualitas. Kita berusaha memastikan hewan kurban yang akan dipotong itu bebas dari PMK, dan setiap hari kita beri vitamin dan nutrisi yang cukup sehingga kesehatan terjaga hingga nanti pada musim kurban,” papar Eko Aris Setyawan.

Lebih lanjut, Eko Aris Setyawan yang juga menjabat Kades Jatisari ini, kewaspadaan terhadap penyakit PMK yang menjangkiti hewan ternak pun terus ditingkatkan. “Meski sebelumnya ada yang sakit, tapi mayoritas tak ada yang bergejala berat dan sudah dalam kondisi baik semua,” imbuhnya.

Di wilayah Madiun, menurut dia, hewan ternak sudah memiliki kekebalan tubuh yang bagus, meskipun ternak sapi di desa ini ada yang sudah terjangkit PMK. “Kalau misal ada nanti yang terjangkit dengan gejala berat maka tidak akan kami distribusikan,” tandasnya.

Pun, dia juga menargetkan kenaikan berat badan domba setiap bulannya sehingga sesuai dengan yang dipersyaratkan Dompet Dhuafa. “Karena di Dompet Dhuafa ini masing-masing pemesan memiliki pilihannya sendiri, ada yang standar, medium dan premium. Makanya kita juga sesuaikan dengan standart para pemesan,” tutupnya.***(Muh Nurcholis)

Tunanetra Menagaji Quran Braille

Tunanetra Menagaji Quran Braille

Rabu, 22 Juni 2022. Dompet Dhuafa Jawa Timur bekerjasama dengan Kawan Netra, Urunan Kebaikan dan Titik Balik mengadakan kegiatan rutinan yaitu Tunanetra Mengaji Quran Braille di Warung Gratis Surabaya Jl. Ketintang Madya RK02 setiap hari Senin dan Rabu.

Kegiatan ini dihadiri oleh 15 orang terdiri dari 12 peserta, 3 guru ngaji dan 3 pendamping. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberantas buta huruf Quran Braille. Konsep tunanetra mengaji Quran Braille ini adalah satu guru tiga murid. Pembahasan nya adalah mulai dari pengenalan huruf hijaiyah dan hukum bacaan tajwid.

Kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille, Alhamdulillah berjalan dengan sukses dan lancar, peserta pun sangat khusu’ mengikuti kegiatan tersebut. Suasana yang tenang dan nyaman sangat mendukung proses kegiatan ini.

“Kami berterimakasih atas akses dan fasilitas terbaik yang diberikan demi kelancaran kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille ini, tutur Budianto, Guru Quran Braille”.

Semoga kegiatan Tunanetra Mengaji Quran Braille bermanfaat dunia dan akhirat, menjadikan inspirasi bagi setiap insan untuk lebih mencintai ilmu, khususnya Al-Quran. Apapun kondisinya, semoga kita bisa membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Quran sebagai pedoman kehidupan.
Aamiin Allahuma Aamiin (DompetDhuafaJatim/Ilham)