Header Dompet Dhuafa Jatim
Muliakan Anak Yatim, Petrogas bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur  Gelar Acara Kado Untuk Anak Yatim

Muliakan Anak Yatim, Petrogas bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur Gelar Acara Kado Untuk Anak Yatim

Ahad (10/4/2022) menjadi hari yang membahagiakan bagi anak anak yatim dari Shohibatul Yatim. Momen buka puasa bersama dan menerima hadiah berupa paket school kit dari Petrogas menjadi ajang luar biasa dalam berbagi kebahagiaan bersama melalui silaturahim di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Sebanyak 50 anak – anak dari Shohibul Yatim mengikuti kegiatan tersebut. Adapun kegiatan dimulai dengan pembagian hadiah berupa school kit dari Petrogas Jatim Utama Cendana untuk anak – anak Shohibul Yatim di lanjut mendengarkan dongeng Islami. Lalu kemudian tausiah dan doa berbuka puasa bersama.

Keceriaan dan kegembiraan terpancar dari wajah anak – anak, momen bersama teman – teman mereka saat mendengarkan dongeng Islami (persembahan dari Dompet Dhuafa Volunteer) dan menerima hadiah school kit dari Petrogas Jatim Utama Cendana menjadi pengiring mereka menunggu waktu berbuka puasa bersama.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Umar dekat dengan panti Shohibul Yatim. Anak – anak mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat antusias. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, mereka mengikuti setiap sesi acara dengan rasa senang gembira di dampingi beberapa Relawan Ramadhan dari Dompet Dhuafa Jatim.

Semoga kegiatan ini menjadi salah satu kebaikan dan kebahagiaan bersama di bulan Ramadhan tahun inj bagi anak anak Shohibul Yatim, Petrogas Jatim Utama Cendana, Dompet Dhuafa Jatim di dukung juga Dompet Dhuafa Volunteer yang selalu siaga membantu di setiap kegiatan.

Dompet Dhuafa Jatim Kembali Laksanakan Pelatihan Penguatan Sumber Daya Petani Belimbing

Dompet Dhuafa Jatim Kembali Laksanakan Pelatihan Penguatan Sumber Daya Petani Belimbing

Tulungagung, 29 Maret 2022. Dompet Dhuafa Jawa Timur kembali melaksanakan pelatihan penguatan SDM petani di wilayah Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dihadiri oleh 14 peserta yang semuanya petani muda. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani muda dalam mengembangkan budidaya belimbing organik di wilayah tulungagung.

Dari data yang dihimpun dari kelompok tani setempat, penyerapatan pasar buah belimbing melalui pengelolaan desa wisata per bulan mencapai 8 ton, akan tetapi saat ini masih terkendala kekurangan buah, sehingga sebagian petani mendatangkan belimbing dari tempat lain. Udin (47 th) ” ini PR kita semua, belimbing Tulungagung memiliki kekhasan sangat manis ini harus dijaga “. kata beliau selaku petani senior belimbing diwilayahnya.

Lanjut Udin, ” saya menyadari bahwa akan ada waktunya regenerasi petani, maka saya berharap melalui kegiatan pelatihan ini mampu melahirkan kader-kader petani muda yang handal. Melek teknologi dan tetap menjaga kelesetarian alam dengan menerapkan budidaya pertanian yang ramah lingkungan “.

Senada dengan pandangan Udin, Kholid Abdillah Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur berkata ” Jangan malu menjadi petani, kita harus bisa berinovasi dan kreatif. Dompet Dhuafa berkomitmen mendampingi para petani muda untuk berdaya dan harapannya setelah nanti berhasil, petani yang didampingi saat ini juga mampu mengajak petani muda lainya untuk berdaya dibidang pertanian, khususnya budidaya belimbing organik “.

Berkah Ramadan, Dompet Dhuafa Jatim Bagi-bagi Takjil

Berkah Ramadan, Dompet Dhuafa Jatim Bagi-bagi Takjil

SURABAYA – Menjelang waktu berbuka puasa sore kemarin sore (3/4), ada pemandangan yang tak biasa terjadi di Mer rungkut, Gunung Anyar Surabaya. Pemandangan tak biasa itu ternyata disebabkan tim Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa Jawa Timur melakukan aksi sebar takjil gratis di kawasan tersebut. Tim DD Jatim menyiapkan 100 Paket takjil amanah dari Donatur Dompet Dhuafa untuk dibagikan keseluruh pengguna jalan yang melintas.

Alhasil semua elemen masyarakat terjamah oleh takjil gratis yang telah disediakan. Tak ketinggalan, pedagang mainan bernama Joko, merasakan berkah Ramadan melalui sebar takjil dan Ia pun merasakan senang dengan adanya aksi tersebut.

“Alhamdulillah terima kasih sudah bagi-bagi takjil gratis. Kalau bisa lebih ditingkatkan lagi biar semua kebagian. Karena masih banyak orang yang butuh,” ungkap Joko.

Tak mau ketinggalan rekan dagang Joko yang berjualan assesoris juga memberikan tanggapannya terkait aksi tersebut. “Terima kasih buat Dompet Dhuafa, semoga sukses selalu. Harapannya semoga kedepannya lebih diperbanyak titik pembagian,” tandas Eko.

Selain menyampaikan komentar, para penerima takjil juga tak sungkan menyampaikan harapan kepada Dompet Dhuafa. Harapan itu sengaja mereka sampaikan agar kedepannya Dompet Dhuafa semakin baik lagi dalam hal melayani kaum dhuafa seperti yang dilakukan saat ini, yakni sebar takjil gratis.

“Harapannya, semoga Dompet Dhuafa makin baik lagi dan makin banyak lagi orang-orang kayak kita yang terbantu kayak takjil gratis ini. Kita diberi takjil aja udah merasa terbantu, jadi gak usah beli makanan buat buka,” kata Eko, kepada relawan Dompet Dhuafa. (Dompet Dhuafa Jawa Timur / Markom / Ilham)

Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar acara Tarhib Ramadan bertempat di Masjid agung Surabaya.

Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar acara Tarhib Ramadan bertempat di Masjid agung Surabaya.

Bulan Ramadhan sudah semakin dekat. Berbagai kegiatan dilakukan agar diri lebih siap menghadap bulan yang penuh berkah ini. Dompet Dhuafa Jawa Timur juga turut meyambut Ramadhan dengan menggelar Tarhib Ramadhan, di Kawasan Masjid Agung Surabaya, Minggu (27/3). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengingatkan Masyarkat agar dapat menghidupkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah.

Dompet Dhuafa Jawa Timur menggelar acara Tarhib Ramadan Pada Ahad (27/03) bertempat di Masjid agung Surabaya.

Tahrib Ramadan kali ini memiliki beberapa rangkaian acara di antaranya Pawai keliling masjid Agung Surabaya, bagi-bagi Jadwal Imsakiyah, Flash Mob dan Aksi Layanan Sehat untuk para masyarakat yang berkunjung , Selain itu acara ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan ramadhan dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat.

Mari kita sambut bulan Ramadan ini dengan keadaan yang gembira dan kita ekspresikan dalam bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala, memperbanyak amal sholeh, berdzikir, dan bersedekah atas nama iman dan semata-mata mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala,” ujar Najib selaku Koordinator Tarhib Ramadan, meskipun dalam kondisi puasa semangat agar terus dijaga dan juga kesehatan serta tetap menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik dan ikhlas.

Dompet Dhuafa Jatim Undang Donatur dan Influencer Lihat Langsung Program Wakaf Hingga Pemberdayaan

Dompet Dhuafa Jatim Undang Donatur dan Influencer Lihat Langsung Program Wakaf Hingga Pemberdayaan

Sabtu (26/3) Dompet Dhuafa Jatim gelar acara Care Visit mulai dari Jombang hingga ke Pujon, Batu. Acara ini merupakan event yang diadakan agar donatur dan masyarakat mengetahui secara langsung bagaimana dana zakat, infak/sedekah, wakaf disalurkan oleh Dompet Dhuafa. Donatur dan Influencer diajak untuk tour ke beberapa program di dua kota.

Tujuan pertamanya RS Hasyim Ashari Jombang. Rumah sakit ini dibangun dari dana wakaf di lahan seluas satu hektar dan akan memberikan layanan kesehatan gratis untuk Dhuafa. Selain menghadiri acara soft launching RS Hasyim Asy’ari, peserta Care Visit diajak untuk berkeliling melihat fasilitas yang ada di RS Hasyim Asy’ari.

Selanjutnya peserta berkunjung ke program pemberdayaan ekonomi UMKM Dela Muda. Dela Muda adalah rumah produksi beraneka ragam olahan keripik yang memberdayakan masyarakat dhuafa serta guru ngaji di Desa Sobo, Madiredo, Pujon Kota Batu. Di sini selain dapat bertanya dan berinteraksi langsung dengan penerima manfaat, peserta Care Visit juga dijelaskan dan praktek membuat camilan Carang Mas.

Terakhir peserta diajak untuk berkunjung ke kawasan Bumi Maringi Peni (BMP) Pujon. Kawasan yang dibangun di lahan Wakaf Produktif ini tidak hanya memiliki pesantren yatim tapi juga program zakat produktif, mulai dari Warung Sehat yang menjual berbagai kebutuhan pokok, pom mini, perkebunan aloevera dan sayuran lainya, kolam budidaya ikan, peternakan domba hingga rumah produksi minuman aloevera yang semua keuntungan nya dikembalikan untuk mustahik.

Selain berkunjung peserta Care Visit juga diajak menanam, memetik dan mengolah secara langsung tanaman aloevera hingga menjadi produk minuman yang memiliki daya jual.

“sungguh pengalaman yang sangat luar biasa sampe capeknya ndak terasa” ujar Binar Tika, Enterpreneur sekaligus Influencer Surabaya

Bukan hanya sekedar charity, Dompet Dhuafa membuat program-program penyaluran nya adalah program pemberdayaan, Dompet Dhuafa Jatim fokus memberikan kail agar masyarakat Dhuafa bisa berdaya dan mandiri.


Care visit ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan para donatur dan melibatkan mereka di program-program yang sedang berjalan. 

Penasaran dengan program lain? Nantikan Care Visit berikutnya ya.

Gelap Melihat Terang Memandang, Wagiyem Lantunkan Surat Al Anfal Gunakan Qur’an Braille

Gelap Melihat Terang Memandang, Wagiyem Lantunkan Surat Al Anfal Gunakan Qur’an Braille

SURABAYA, JAWA TIMUR — Keriput jemari Wagiyem (60), berupaya gigih meraba huruf demi huruf hijaiyah pada sebuah Al-Qur’an Braille. Getar jari-jemari Wagiyem, renta. Berlabuh dari lembar ke lembar. Mencari halaman sebelumnya agar dapat membaca ayat selanjutnya.

Kedua telapaknya menari ringan, menjamah susunan kalimat ayat suci agar ‘terbaca’ sempurna. Meski tertatih, ayat demi ayat ia lantunkan. Juz 10, Surat Al Anfal, ayat 46-51.

“Ya, kalau mengaji, hati saya itu terhibur, Nak,” aku Wagiyem pada kami.

Masya Allah.. Dalam gelap melihat, Wagiyem terang memandang. Dan izinkan kami sedikit mengungkapkan lagi, meski tertatih berjalan, hati Wagiyem riang menari.

“Tadi itu, alhamdulillah, saya baca Juz 10 ayat 46 sampai ayat 51 hari ini. Dari dulu, inginnya ya sampai khatam Qur’an, tapi semoga saya sempat ada umur,” harapnya.

Mungkin berlebihan rasanya jika kami, selaku Penulis artikel ini mengakui, bahwa kami tak mampu membendung buih air mata kami sendiri. Tamparan keras pada kami yang awas. Mendengar Wagiyem mengungkapkan asa mulia di usia senjanya. Wagiyem kini memang tidak melihat, pun tidak melihat keterbatasan pada dirinya.

Sore itu, Rabu (9/3/2022), kami hadir di Masjid Baitul Muslim di Ngagel, untuk silaturahmi sekaligus mendistribusikan amanah para Donatur Dompet Dhuafa berupa 30 Juz (satu set) Al-Qur’an Braille kepada komunitas Kawan Netra di Surabaya.

Disana, kami juga bertemu dengan Budi selaku Kepala Sekolah Tunanetra sekaligus Pengurus ITMI (Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia). Ia katakan, se-Indonesia, tunanetra yang bisa membaca Al-Qur’an Braille hanya berjumlah 5%.

“Keinginan mengaji teman-teman itu kuat. Hal ini jugalah yang mendasari kami untuk menggencarkan aksi tunanetra mengaji. Dengan proses yang tidak mudah, alhamdulillah, gerakan ini berkembang terus, pun dengan adanya upaya bantuan pendampingan-pendampingan dari komunitas juga lembaga seperti Kawan Netra dan Dompet Dhuafa,” terang Budi.

Namun, tidak semua tunanetra memiliki Iqra dan Al-Qur’an Braille sendiri-sendiri. Umumnya Al-Qur’an Braille memiliki ukuran cetakan yang lebih besar dan hanya 1 (satu) buku tiap Juz-nya. Harga jual pun cukup tinggi. Juga cetakan huruf Braille, akan rapuh tiap cetakan timbulnya, terlebih jika sering digunakan. Dan kebutuhan kami juga ada pada pendampingan. Akses transportasi dan tenaga pengajar dari yang awas juga.

“Kemudian kami cari permasalahan-permasalahan yang ada. Ternyata, bukan hanya jumlah Al-Qur’an Braille-nya. Namun, akses pada kami teman-teman tunanetra untuk menuju lokasi pengajian. Misalnya, kadang-kadang kami sulit untuk menggunakan transportasi umum. Sering tidak pas penurunan lokasinya, kami kan bingung ketika turun ada dimana? Belum lagi jika kami salah mengeluarkan uang, ada saja kelakuan orang yang bohong pada kami,” sebut Budi.

Sebelumnya, Dompet Dhuafa bersama Kawan Netra yang didukung oleh banyak pihak, hadir untuk mendampingi tunanetra yang tergabung dalam ITMI Kota Surabaya dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an Braille, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Festival Tunanetra Mengaji (FTM) di Surabaya pada Ahad, (24/10/2021) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 tunanetra dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, dan melibatkan sekitar 70 relawan pendamping.

“Alhamdulillah, terima kasih doa para donatur Dompet Dhuafa Jatim yang telah ikut mendukung banyak hal pada acara ini. Mulai dari donasi paket sembako sebagai hadiah untuk para peserta hingga transportasi antar jemput bagi para peserta tunanetra yang semangat untuk belajar Al-Quran Braille,” ucap Gusti, Pendiri Yayasan Urunan Kebaikan.

Tak hanya itu, Dompet Dhuafa Jawa Timur turut mendukung kebutuhan dakwah para Dai tunanetra dalam menyebarluaskan ilmu mengaji Al-Qur’an Braille. Bersama Yayasan Urunan Kebaikan juga beberapa komunitas di Surabaya, Dompet Dhuafa Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Qur’an Braille untuk Guru Ngaji Tunanetra. Gerakan tersebut berlangsung selama 4 hari, yaitu sejak 27-31 Maret 2021 di TPA Nurulhuda Surabaya.

Di ujung pembicaraan, Wagiyem bertutur, “Ibu sekarang makin terlihat tua ya? Tapi memang sudah nenek-nenek, cucu sudah tiga. Semoga anak-anak kalian juga rajin baca Al-Qur’an ya, Nak,” pungkas Wagiyem, melempar harap.

Hari itu pun, kami masih terngiang suara Ibu Wagiyem yang melantunkan 5 (lima) ayat dari Surat ke-delapan dalam Al-Qur’an. Berikut bunyi ayat tersebut:

اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَلَا تَنَازَعُوْا فَتَفْشَلُوْا وَتَذْهَبَ رِيْحُكُمْ وَاصْبِرُوْاۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَۚ – ٤٦

Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh, Allah beserta orang-orang sabar. (8-46)

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ خَرَجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ بَطَرًا وَّرِئَاۤءَ النَّاسِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ بِمَايَعْمَلُوْنَ مُحِيْطٌ – ٤٧

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang keluar dari kampung halamannya dengan rasa angkuh dan ingin dipuji orang (ria) serta menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Allah meliputi segala yang mereka kerjakan. (8-47)

Dompet Dhuafa Jawa Timur Kembali Menyalurkan Bantuan untuk Yatim

Dompet Dhuafa Jawa Timur Kembali Menyalurkan Bantuan untuk Yatim

Jum’at (11/3/2022) Dompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan program Peduli Yatim kepada anak yatim di Surabaya. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pangan yakni beras, gula, teh dll. 

Salah satu penerima manfaat bantuan pangan ini adalah anak dari ibu Ani berumur 6 tahun. Mereka tinggal di daerah Joyoboyo Surabaya. Sedangkan ayahnya meninggal dua tahun yang lalu karena sakit covid 19 dan ibunya bernama Ani memiliki penyakit kanker payudara stadium 2b sejak tahun 2020.

Kini mereka hanya tinggal bertiga. Untuk mecukupi kebutuhan sehari-hari keduanya, ibu Ani hanya mengandalkan jualan penyetan rumahan itupun jika ada tetangga yang meminta untuk dibuatkan. Hasilnyapun pas-pasan kadang juga kurang, penghasilan perhari ibu Ani 20 ribu, hanya cukup untuk makan dan sedikit sisa buat biaya sekolah.

“Alhamdulillah, dapat bantuan dari Dompet Dhuafa Jawa Timur mulai dari sembako dan lain sebagainya, semoga berkah, sukses dan bisa membantu bagi orang-orang yang membutuhkan aamiin. ” (Ani). dompet dhuafa jawa timur(ilham hidayatulloh)

Tingkatkan ketrampilan beternak, Dompet Dhuafa Jatim selenggarakan Sekolah Ternak

Tingkatkan ketrampilan beternak, Dompet Dhuafa Jatim selenggarakan Sekolah Ternak

Bidang peternakan menjadi salah satu sektor dalam mendukung kemandirian pangan. Untuk mewujudkan hal tersebut Dompet Dhuafa Jawa Timur melalui DD Farm Madiun mengadakan sekolah ternak. Sekolah ternak tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai pada hari Sabtu (19/3) di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Kegiatan perdana tersebut dibuka dengan pemotongan pita oleh Bapak Kholid Abdillah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur sebagai tanda dimulainya sekolah ternak DD Farm Madiun angkatan pertama.

17 peserta sekolah ternak mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat antusias. Adapun peserta dari sekolah ternak ini beragam, mulai dari kalangan praktisi hingga mustahiq.

 

“Sengaja kelas ini kita adakan di lingkungan kandang, agar para peserta bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat serta lebih mudah dalam merefleksikannya”, – Kholid Abdillah

Jaga transparansi, Dompet Dhuafa Jatim menyerahkan laporan tahunan kepada Kakanwil Kemenag Jatim

Jaga transparansi, Dompet Dhuafa Jatim menyerahkan laporan tahunan kepada Kakanwil Kemenag Jatim

Maret 2022, Dompet Dhuafa Cabang Jatim lakukan agenda kunjungan ke Kemenag Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa kepada pemerintah setempat. Sebagai organisasi zakat yang taat hukum negara, Dompet Dhuafa berkomitmen bersama regulator memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dhuafa.

 

“Silaturahmi ke Kakanwil Kemenag Jawa Timur sekaligus menyerahkan laporan tahunan 2021 ini adalah upaya kami menunjukkan bahwa kami adalah lembaga zakat yang taat hukum. Kami siap berkolaborasi dan mengikuti amanah-amanah yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka mengangkat harkat martabat kaum dhuafa “. Kata Kholid Abdillah Pimpinan DD Jatim.
Sementara itu, Kepala Kanwil Jatim, Husnul Maram sangat mengapresiasi Dompet Dhuafa atas semua kegiatan sosialnya dan menitip pesan agar menjaga moderasi Islam dalam semua aspek kegiatannya, “Semoga DD senantiasa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan menjaga moderasi Islam di negri ini.”

 

Peduli Terhadap Keamanan Pangan, Dompet Dhuafa Berikan Edukasi Tentang Pertanian Organik

Peduli Terhadap Keamanan Pangan, Dompet Dhuafa Berikan Edukasi Tentang Pertanian Organik

Tulungagung – Jawa Timur, Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur adakan sosialisasi program pengembangan budidaya belimbing organik kepada petani muda di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Alhamdulillah sebanyak 11 petani muda yang berasal dari Desa Bono, Waung dan Moyoketen mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkaian tahapan dari pelaksanaan program pengembangan pertanian belimbing yang rencananya akan terlaksana di Wilayah Tulungagung. Selain sosialisasi, dalam rangka untuk menguatkan komitmen bersama maka dilakukan juga proses penandatanganan kerjasama antara Dompet Dhuafa bersama petani muda binaan. ” Alhamdulillah kulo remen bianget, mugi-mugi usana bersama niki angsal kasil sae. Saget damel perantara lek kulo pado kasehteraan “. Kata Yopi (31 th) salah satu peserta program.

” Program pengembangan belimbing organik ini kita juga melibatkan praktisi yang sudah ahli dibidang pertanian organik, bersama kelompok tani Artha Mandiri yang dulunya juga adalah dampingan program Dompet Dhuafa kami komitmen berjuang bersama petani untuk meningkatkan pendapatan. Hal mendasar yang perlu kita benahi adalah SDM “. Kata Rizzqi (33 th) selaku koordinasi program Dompet Dhuafa Jatim.